web analytics
  

Fungsi Ganda Asteroid: Menyuburkan Hutan Memusnahkan Dinosaurus

Selasa, 6 April 2021 10:40 WIB
Umum - Pendidikan, Fungsi Ganda Asteroid: Menyuburkan Hutan Memusnahkan Dinosaurus, Asteroid,Dinosaurus,Hutan,66 juta tahun lalu itu,Chicxulub,Chicxulub,Penabrak Chicxulub

Ilustrasi asteroid yang menabrak Bumi. (Pixabay/mohamed Hassan )

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Bagaimana jadinya jika 66 juta tahun lalu tidak jatuh asteroid ke muka Bumi? Satu hal yang paling mungkin, kehidupan manusia akan berbeda dari saat ini.

Asteroid yang memusnahkan dinosaurus 66 juta tahun lalu itu ternyata tak hanya menghabisi hewan dengan ukuran raksasa. Benda luar angkasa itu dikatakan juga telah membuat hutan lebih subur dan lebat.

Hal itu terungkap dalam studi yang diterbitkan dalam jurnal akademis Science. Studi tersebut meneliti fosil serbuk sari dan daun di Kolombia untuk menentukan bagaimana dampak asteroid yang memusnahkan dinosaurus hingga mempengaruhi kehidupan.

Menurut The Washington Post, 45 persen dari semua tanaman lokal punah saat asteroid itu jatuh. Kemudian tanaman berbunga mengambil alih dan menjadikan hutan lebih lebat dari sebelumnya.

Bagaimana perubahan ini terjadi? 

Ada beberapa kemungkinan. Salah satu gagasan yang dilontarkan para peneliti adalah bahwa asteroid itu sendiri meninggalkan abu.  Abu ini mungkin bisa menyebabkan tanah menjadi subur yang bisa menghasilkan lingkungan yang lebih baik untuk tanaman berbunga.

Kemungkinan lainnya yang dipertimbangkan oleh para peneliti berkaitan dengan dinosaurus itu sendiri. Pohon seperti tumbuhan runjung diketahui telah menjadi sumber makanan utama bagi banyak dinosaurus herbivora. Dengan demikian, ada kemungkinan pola migrasi dinosaurus dan kebiasaan makan membantu mempertahankan struktur hutan yang sebelumnya terbuka.

Seperti diketahui, tabrakan asteroid memusnahkan lebih dari sekedar dinosaurus. Para ahli meyakini bahwa setidaknya 75 persen dari semua kehidupan di Bumi benar-benar musnah.

Asteroid itu secara umum dianggap sebagai penabrak Chicxulub" class="related-tag text-orange">Chicxulub, yang membentuk Kawah Chicxulub" class="related-tag text-orange">Chicxulub di Meksiko. Dampak tersebut belum pernah terjadi sebelumnya, dan menyebabkan peristiwa kepunahan yang meluas ini. Pada gilirannya, peristiwa ini membuka jalan bagi peluang evolusi baru yang mengubah dunia selamanya.

"Sebuah bencana global yang melibatkan kepunahan massal menghasilkan dunia yang berbeda," jelas peneliti. [*]

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021

Pendidikan Selasa, 13 April 2021 | 13:50 WIB

Terdapat dua negara pilihan untuk kuliah di Timur Tengah, yaitu Mesir dan Maroko.

Umum - Pendidikan, Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021, Mahasiswa Baru Timur Tengah tahun 2021,Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021,Kementerian Agama (Kemenag),Universitas Al Azhar Mesir,calon mahasiwa baru (CAMABA) Timur Tengah

Pentingnya Literasi Media Digital di Era Disrupsi Komunikasi

Pendidikan Jumat, 9 April 2021 | 18:49 WIB

Di era digital dengan kemudahan internet, penyebaran disinformasi yang ada di media sosial menjadi tak terbendung.

Umum - Pendidikan, Pentingnya Literasi Media Digital di Era Disrupsi Komunikasi, Era digital,Literasi Media Digital,Era Disrupsi Komunikasi,penyebaran disinformasi,Media Sosial,Literasi Digital,tren bermedia sosial,masyarakat Indonesia,elaborasi data dan fakta

Lima Syarat Ikut UTBK SBMPTN 2021

Pendidikan Kamis, 8 April 2021 | 12:15 WIB

Calon mahasiswa/i Indonesia yang tidak lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan kembali berjua...

Umum - Pendidikan, Lima Syarat Ikut UTBK SBMPTN 2021, syarat UTBK SBMPTN,Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2021,peserta pendaftaran UTBK,Pendaftaran UTBK,Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK),UTBK

Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability

Pendidikan Kamis, 8 April 2021 | 09:10 WIB

Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability

Umum - Pendidikan, Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability, Sustainability,Pendidikan

Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santr...

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 16:34 WIB

Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santri

Umum - Pendidikan, Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santri, pesantren Tasikmalaya,pesantren Nurul Wafa Tasikmalaya,fasilitas pesantren Nurul Wafa,Nurul Wafa

Robert Koch Jadi Tokoh Sejarah Populer Saat Pandemi, Siapa Dia?

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 13:33 WIB

Robert Koch menjadi orang pertama yang dicatat sejarah berhasil mengidentifikasi mikroorganisme penyebab penyakit.

Umum - Pendidikan, Robert Koch Jadi Tokoh Sejarah Populer Saat Pandemi, Siapa Dia?, Robert Koch,Sejarah, Pandemi Covid-19,Hadiah Nobel Kedokteran,Robert Koch Institut,mikroorganisme,Mikroba

Fungsi Ganda Asteroid: Menyuburkan Hutan Memusnahkan Dinosaurus

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 10:40 WIB

Setelah asteroid itu jatuh, huutan jadi lebih lebat dari sebelumnya.

Umum - Pendidikan, Fungsi Ganda Asteroid: Menyuburkan Hutan Memusnahkan Dinosaurus, Asteroid,Dinosaurus,Hutan,66 juta tahun lalu itu,Chicxulub,Chicxulub,Penabrak Chicxulub

Dituding Menyekap Petinggi Kampus, Aliansi Mahasiswa STIE: Buktikan de...

Pendidikan Senin, 5 April 2021 | 18:52 WIB

20 mahasiswa STIE INABA membantah tuduhan soal penyekapan terhadap ketua yayasan kampus pada saat aliansi mahasiswa meng...

Umum - Pendidikan, Dituding Menyekap Petinggi Kampus, Aliansi Mahasiswa STIE: Buktikan dengan Mediasi, mahasiswa STIE Inaba diskorsing,STIE INABA,skorsing mahasiswa STIE Inaba,gugatan Mahasiswa STIE Inaba,petinggi kampus STIE INABA,kampus STIE INABA

artikel terkait

dewanpers