web analytics
  

Sering Disepelekan, Virus Corona 'Eek' Ternyata Lebih Berbahaya

Selasa, 6 April 2021 10:30 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Sering Disepelekan, Virus Corona 'Eek' Ternyata Lebih Berbahaya, Virus Corona 'Eek',E484K,Varian Baru Virus Corona,Michael Osterholm

Ilustrasi varian baru virus corona E484K, yang dijuluki 'Eek'. (covid19.go.id)

MINNESOTA, AYOBANDUNG.COM — Salah satu varian baru virus corona E484K, yang dijuluki 'Eek', jadi perhatian baru para ahli kesehatan di seluruh dunia.

Kasusnya ditemukan pada pasien rawat inap di Jepang dan virusnya diketahui kebal terhadap vaksin. Tak pelak, ahli epidemiologi seperti Michael Osterholm pun mengaku prihatin dengan temuan tersebut.

Pasalnya, varian baru corona yang menyebar ke seluruh dunia itu menyebabkan kecemasan bahwa pandemi berpotensi berlangsung semakin lama.

Osterholm, yang merupakan pakar kesehatan Amerika Serikat, pun mengatakan bahwa untuk melawannya membutuhkan respons global.

"Saya prihatin dengan semua variannya. Sebelum November, kami benar-benar tidak memahami bahwa virus ini akan bermutasi seperti itu, dan dalam mutasinya, ia dapat melakukan salah satu dari tiga hal," kata Osterholm, dikutip dari laman Eat This.

Pertama, mutasi membuat virus menjadi jauh lebih menular. Kedua, dapat menyebabkan lebih banyak lagi kasus penyakit parah. Ketiga, dalam beberapa kasus, mutasi benar-benar dapat menghindari perlindungan kekebalan dari vaksin.

Direktur Pusat Penelitian dan Kebijakan Penyakit Menular Universitas Minnesota itu mengaku cemas mengenai apa yang akan terjadi dalam beberapa tahun mendatang. Terutama, mengingat distribusi vaksin belum tersebar merata di seluruh dunia.

"10 negara telah menerima sekitar 80 persen vaksin. 30 negara bahkan belum menerima setetes pun. Jika virus ini menyebar ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, tidak menutup kemungkinan muncul varian baru selama tahun-tahun mendatang," ungkapnya.

Itu sebabnya bukan hanya upaya cepat tanggap pemerintah AS yang dibutuhkan, tetapi upaya global untuk membuat sebanyak mungkin penduduk dunia divaksin. Dengan begitu, kemampuan vaksin yang saat ini beredar tidak dipertaruhkan.

Menurut Osterholm, saat ini AS berada di awal gelombang keempat virus dengan status badai Kategori 5. Belum lama ini, Michigan melaporkan 8.400 kasus baru dan sang pakar mengatakan itu sebaiknya jadi peringatan bagi semua orang di AS.

Terjadi pula peningkatan jumlah kasus penyakit parah dan rawat inap ICU pada individu yang berusia antara 30 dan 50 tahun yang belum pernah dirawat. Dia menyarankan semua orang untuk segera menerima vaksin dan tetap waspada selama pandemi.

Pedoman umumnya, melakukan upaya pencegahan dengan mengenakan masker wajah, mencuci tangan secara teratur, dan mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh. Hindari keramaian dan lakukan tes jika merasa terjangkit virus corona. [*]

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Benarkah Pakai Masker Saat Puasa Bikin Mulut Lebih Bau?

Sehat Senin, 19 April 2021 | 13:38 WIB

Pakar kesehatan gigi mengingatkan penggunaan masker wajah dalam waktu lama selama puasa bisa menyebabkan bau mulut lebih...

Gaya Hidup - Sehat, Benarkah Pakai Masker Saat Puasa Bikin Mulut Lebih Bau?, Cara menghilangkan bau mulut saat puasa,Cara Menghilangkan Bau Mulut,Pakai Masker Saat Puasa Bikin Mulut Bau,penggunaan masker wajah lama,Bau Mulut,obat bau mulut,cara mengatasi bau mulut secara alami,Masker Wajah

Simak! Ini Gejala Pembekuan Darah Setelah Vaksinasi Covid-19

Sehat Senin, 19 April 2021 | 12:48 WIB

Untuk mengetahui lebih lanjut ihwal gejala yang mengarah pada pembekuan darah langka pasca vaksinasi Covid-19, berikut u...

Gaya Hidup - Sehat, Simak! Ini Gejala Pembekuan Darah Setelah Vaksinasi Covid-19, Gejala Pembekuan Darah,Gejala Pembekuan Darah Setelah Vaksinasi,Pembekuan Darah Vaksinasi Covid-19,Pembekuan Darah,risiko pembekuan darah,Vaksinasi Covid-19

Para Pria Wajib Tahu, Lima Makanan ini Mampu Jaga Stamina

Sehat Senin, 19 April 2021 | 12:12 WIB

Beberapa makanan berikut sering kali diabaikan oleh pria, sehingga mereka membutuhkan konsumsi lebih banyak.

Gaya Hidup - Sehat, Para Pria Wajib Tahu, Lima Makanan ini Mampu Jaga Stamina, Cara Jaga Stamina Pria,Bagaimana Jaga Stamina Pria,Konsumsi makanan sehat,Apa asupan yang perlu pria konsumsi,makanan sehat,sayuran hijau,kacang padat nutrisi,kandungan tinggi likopen,diet rendah karbohidrat,cara diet rendah karbohidrat

Virgin Coconut Oil Berpotensi Meringankan Covid-19

Sehat Senin, 19 April 2021 | 12:05 WIB

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa Virgin Coconut Oil (VCO) mungkin bisa membantu pasien Covid-19.

Gaya Hidup - Sehat, Virgin Coconut Oil Berpotensi Meringankan Covid-19, Virgin Coconut Oil,Manfaat virgin coconut oil,cara membuat virgin coconut oil,Cara Meringankan Covid-19,Bagaimana cara Meringankan Covid-19,Pasien Covid-19,gejala pasien Covid-19,Tanda pasien Covid-19

Cara Menjaga Kulit Sehat Selama Ramadan

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 14:21 WIB

Siapapun pasti menginginkan kulit sehat. Lalu bagaimana cara menjaga kulit sehat selama Ramadan?

Gaya Hidup - Sehat, Cara Menjaga Kulit Sehat Selama Ramadan, menjaga kulit sehat,Kulit Sehat,cara menjaga kulit sehat ramadan,cara menjaga kulit sehat

Tips Agar Anak Tak Pilih-pilih Makanan

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 13:22 WIB

'Picky Eater' membuat anak bisa kekurangan nutrisi lengkap.

Gaya Hidup - Sehat, Tips Agar Anak Tak Pilih-pilih Makanan, makanan sehat,Anak susah makan,picky eater

Hindari Kopi Saat Sahur, Dokter Tirta Ungkap Risikonya

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 09:08 WIB

Kopi adalah salah satu minuman yang tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi saat sahur. 

Gaya Hidup - Sehat, Hindari Kopi Saat Sahur, Dokter Tirta Ungkap Risikonya, Kopi,bahaya kopi,minum kopi saat sahur,Dr Tirta

Penderita Diabetes Tipe II Ingin Berpuasa? Simak Penjelasan Ahli

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 08:48 WIB

Berpuasa dapat menjadi terapi bagi penderita diabetes tipe II, di bawah bimbingan dan pengawasan dokter

Gaya Hidup - Sehat, Penderita Diabetes Tipe II Ingin Berpuasa? Simak Penjelasan Ahli, Diabetes,diabetes puasa,Puasa,Ramadan
dewanpers