web analytics
  

Cerita WNI Korban Sandera Teroris: Tak Makan Tiga Hari, Berenang di Laut Lepas

Senin, 5 April 2021 12:10 WIB Icheiko Ramadhanty
Umum - Internasional, Cerita WNI Korban Sandera Teroris: Tak Makan Tiga Hari, Berenang di Laut Lepas, Cerita WNI Korban Sandera Teroris,Abu Sayyaf Group (ASG),WNI (Warga Negara Indonesia),Kementerian Luar Negeri

Proses penyerahan korban sandera ke pihak keluarga di Kementerian Luar Negeri. (Kemenlu)

TEBET, AYOBANDUNG.COM — Kementerian Luar Negeri baru saja berhasil membebaskan empat WNI korban penyanderaan kelompok militan bersenjata yang berafiliasi dengan teroris asal Filipina, Abu Sayyaf Group (ASG).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan empat WNI yang diketahui bernama Arsyad, Arizal, Riswanto, dan Kairudin, telah menjadi korban sandera selama 427 hari atau lebih dari 1 tahun 3 bulan.

Salah satu sandera, Arizal, menceritakan kronologi dan keadaannya bersama tiga orang temannya ketika ASG mulai melakukan penyanderaan. Arizal mengungkap, dia dan tiga orang WNI lainnya bahkan harus menahan lapar selama dua hingga tiga hari.

Kejadian bermula pada 15 Januari 2020 tepat jam tujuh malam waktu setempat. Saat itu, keempat nelayan yang bekerja di kapal ikan milik Malaysia itu sedang menggulung pukat ikan di atas kapal yang sedang berlayar.

“Tiba-tiba Kelompok Abu Sayyaf naik ke atas kapal kami. Kami semua lari. Lalu kami semua dikumpulkan di depan kapal,” jelas Arizal di Kementerian Luar Negeri setelah melakukan prosesi penyerahan korban sandera ke keluarga masing-masing, Senin 5 April 2021.

Menurut penjelasan Arizal, ada total 7 orang dari kelompok senjata tersebut yang naik ke kapal ikan tempatnya bekerja. Lima orang anggota ASG berada di atas kapal, dan dua orang lainnya berada di boat kapal.

Setelah disandera, mereka dibawa ke suatu pulau yang terletak di Sulawesi Utara pada jam 8 malam waktu setempat dan sampai di sana pada pukul 3 subuh. Selain menceritakan situasi mencekam, Arizal juga membeberkan cerita tentang bagaimana dia dan tiga orang lainnya bisa kabur dari para perompak.

Suatu hari, ASG berencana untuk memindahkan empat WNI sebagai anak buah kapal itu ke Pulau Taytay yang berada di Filipina. Mereka berangkat dari Maimbung Filipina, pulau yang ditengarai sebagai markas ASG.

“Berangkat dari Maimbung jam 11 malam kami melakukan perjalanan menuju Pulau Taytay,” kata Arizal.

Namun, sebuah kecelakaan menerpa perjalanan empat nelayan bersama ASG ke Pulau Taytay. Kapal yang mereka tumpangi terbalik karena terjangan ombak di tengah perjalanan.

Kecelakaan tersebut lalu dimanfaatkan keempat WNI tersebut untuk melarikan diri.

“Ada pulau di dekat-dekat sana. Kami berenang. Sampai jam 4 sore (waktu setempat) baru ada pertolongan,” jelasnya.

Sejak tahun 2016 hingga saat ini, Menlu Retno mencatat ada 44 WNI yang menjadi korban penyanderaan Kelompok Abu Sayyaf. Dengan pembebasan ini, maka tidak ada lagi WNI yang saat ini menjadi korban penyanderaan.

Dia menuturkan ke depannya, Pemerintah Indonesia harus memperkuat aspek pencegahan, meningkatkan pengamanan di perairan Sabah oleh Otoritas Malaysia, dan kerja sama dari Indonesia dan Otoritas Filipina.

“Selain itu kehati-hatian nelayan kita yang bekerja di kapal ikan Malaysia juga penting untuk terus ditingkatkan. Kita juga akan melakukan komunikasi yang lebih intensif kepada pemilik kapal di Malaysia. Dan tentunya pengembangan ekonomi di daerah asal juga penting untuk terus dikembangkan,” tegas Retno. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Honduras Kena Semprot Turki, Gara-Gara Mendukung Ekspansi Israel

Internasional Jumat, 25 Juni 2021 | 12:50 WIB

Status Yerusalem telah masuk dalam resolusi PBB tentang solusi perdamaian antara Israel dan Palestina. 

Umum - Internasional, Honduras Kena Semprot Turki, Gara-Gara Mendukung Ekspansi Israel, Honduras,Turki,Israel,Palestina,Yerusalem

Siap-siap! Arab Saudi Umumkan Jamaah Haji Tahun Ini

Internasional Jumat, 25 Juni 2021 | 11:44 WIB

Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi akan mengumumkan nama-nama dari 60.000 jamaah yang terpilih menunaikan haji tahun...

Umum - Internasional, Siap-siap! Arab Saudi Umumkan Jamaah Haji Tahun Ini, Jamaah Haji,Jamaah haji 2021,Kuota Jamaah Haji 2021,Pengumuman Kuota Jamaah Haji 2021,Pendaftaran Jamaah Haji 2021

Oxford Uji Klinis Ivermectin Demi Lihat Potensi Obat Covid-19

Internasional Kamis, 24 Juni 2021 | 20:42 WIB

University of Oxford di Inggris menambah Ivermectin ke uji klinis skala besar untuk melihat potensi obat Covid-19 bagi p...

Umum - Internasional, Oxford Uji Klinis Ivermectin Demi Lihat Potensi Obat Covid-19, Ivermectin,obat covid-19,Oxford

Sempat Dihapus, Peneliti Temukan File Genetik Covid-19 di Wuhan

Internasional Kamis, 24 Juni 2021 | 13:41 WIB

Sebelumnya para peneliti masih kesulitan menemukan kisah asal usul SARS-CoV-2, virus corona yang bertanggung jawab atas...

Umum - Internasional, Sempat Dihapus, Peneliti Temukan File Genetik Covid-19 di Wuhan, File Genetik Covid-19,File Genetik Covid-19 Ditemukan,Pengungkapan File Genetik Covid-19,Penemuan File Genetik Covid-19,Kasus  awal COVID-19,Sumber awal COVID-19,Sumber SARS-CoV-2,Asal usul SARS-CoV-2

Varian Baru Covid-19 Kembali Muncul di India, Namanya Delta Plus

Internasional Rabu, 23 Juni 2021 | 14:43 WIB

Otoritas Kesehatan India baru saja menyatakan munculnya varian baru delta di . Kali ini varian baru itu bernama ‘Delta P...

Umum - Internasional, Varian Baru Covid-19 Kembali Muncul di India, Namanya Delta Plus, Bahaya varian Delta Plus,Delta Plus,varian Covid-19 baru,varian Covid-19,COVID-19

Bikin Kaget, Gajah Jebol Dapur Warga dan Makan Sekarung Beras

Internasional Selasa, 22 Juni 2021 | 13:55 WIB

Seekor gajah di Thailand menjebol dinding dapur milik seorang warga hingga hancur untuk mencari makanan yang ada di temp...

Umum - Internasional, Bikin Kaget, Gajah Jebol Dapur Warga dan Makan Sekarung Beras, Gajah Thailand,Gajah masuk dapur,Gajah makan beras,Thailand

WHO: Varian Covid-19 Delta Dominasi Infeksi secara Global

Internasional Sabtu, 19 Juni 2021 | 12:39 WIB

Varian Covid-29 Delta, yang awalnya muncul di India, menjadi varian dominan secara global. Keterangan ini disampaikan WH...

Umum - Internasional, WHO: Varian Covid-19 Delta Dominasi Infeksi secara Global, Varian Covid-19 Delta,Varian Covid-19 Delta WHO,akses vaksin Covid-19,Varian Delta,lonjakan kasus Covid-19,lonjakan tajam infeksi varian Delta,Virus Corona Covid-19 Strain Delta

Israel Bakal Kirim 1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Palestina

Internasional Jumat, 18 Juni 2021 | 22:26 WIB

Israel akan mengirim sedikitnya 1 juta dosis vaksin COVID-19 ke Otoritas Palestina (PA) di bawah kesepakatan berbagi sun...

Umum - Internasional, Israel Bakal Kirim 1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Palestina, Israel,Palestina,Perdana Menteri Israel Naftali Bennett,Vaksin Covid-19
dewanpers