web analytics
  

Menyusuri Terowongan Sasaksaat di Bandung, Terpanjang dan Tertua di Indonesia

Kamis, 1 April 2021 12:24 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Ngamprah, Menyusuri Terowongan Sasaksaat di Bandung, Terpanjang dan Tertua di Indonesia, Terowongan Saaksaat,Terowongan Terpanjang di Indonesia,Terowongan Tertua di Indonesia,Jalur Rel Bandung-Jakarta,Stasion Maswati,Stasion Sasaksaat,Sejarah Terowongan Bandung,Berita Bandung Barat Hari Ini

Terowongan Sasaksaat merupakan terowongan tertua dan terpanjang di Indonesia (Suara.com)

CIPATAT, AYOBANDUNG.COM--Terowongan Sasaksaat namanya. Terowongan tersebut merupakan yang terpanjang dan aktif di Indonesia.

Terowongan ini terletak di KM 143+144, Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Panjangnya mencapai 949 meter.

Bukan hanya terowongan aktif terpanjang di Indonesia, terowongan tersebut yang membelah Perbukitan Cidepok yang terletak antara Stasion Maswati dengan Stasion Sasaksaat itu juga memiliki catatan sejarah yang cukup panjang.

Terowongan Sasaksaat mulai dibangun tahun 1902 oleh Staatsspoorwegen (SS), yang merupakan perusahaan kereta api negara. Terowongan dengan tinggi 4,31 meter dan lebar 3,92 meter itu dibangun siang malam.

Pekerjanya berasal dari warga pribumi, China dan Eropa. Orang Pribumi dan Cina kebanyakan bekerja sebagai kuli sedangkan orang Eropa sebagai kepala cabang, mandor pekerja, pemborong dan teknisi.

Adapun teknis pembangunan terowongan ini dengan cara melakukan penggalian di bagian sisi arah utara dan selatan yang dilakukan secara bersamaan menggunakan peralatan alakadarnya seperti balincong dan linggis.

Terowongan dengan nomor Bangunan Hikmat (BH) 503 itu dibangun dengan presisi yang tinggi, karena tingkat kesulitan tanah perbukitan di daerah tersebut. Paling tidak ada hitungan kemiringan dan kelokan 16-25 derajat.

Bagian tengah jalur rel pun dibuat agak menanjak dengan tujuan supaya air tanah dari perbukitan di atas terowongan bisa mengalir dan tidak merembes ke bantalan rel. Lantaran bisa menyebabkan besi dan kayu rel mengembang. Kemudian pada bagian atas dilapisi dengan penyemanan setebal 0,85 meter untuk mencegah rembesan.

"Dari cerita sesepuh di sini pembuatan Terowongan Sasaksaat pada zaman Belanda dikerjakan secara manual dengan alat seperti balincong dan linggis, uniknya jalan terowongan itu bisa presisi," ungkap Petugas Penjaga Terowongan Sasaksaat, Krisna Budirohman, Rabu (31/3/2021).

Di dalam terowongan, pemborong khusus dari Eropa membuat sleko atau tempat berlindung bagi pekerja saat mengecek terowongan. Total terdapat 35 sleko di dalam Terowongan Sasaksaat, terdiri dari 17 sleko di sisi kiri dan 18 sleko di sisi kanan terowongan.

Setelah selesai dibuat, awalnya terowongan tertua itu digunakan sebagai sarana penumpang serta pengangkutan komoditas ekspor seperti kopi, teh, beras serta pengangkutan hasil pertanian sehari-hari masyarakat di Wilayah Bandung.

Lalu kini terowongan yang berada di bawah Daerah Operasi II Bandung dilewati oleh kereta api jarak jauh seperti KA Argo Parahyangan, Harina, Ciremai, Serayu, kereta api lokal Cibatu-Purwakarta dan kereta angkutan barang. Begitupun Jakarta-Banjar.

Bantalan rel Terowongan Sasaksaat selalu dilakukan pengecekan oleh penjaganya setiap tiga jam sekali setelah atau sebelum kereta api lewat. Hal itu demi menjamin keamanan kereta saat melintas.

"Jalan dari ujung sini ke ujung satunya lagi dan bolak balik. Kadang ada bantalan yang bautnya longgar atau ada kerusakan apa ya langsung diperbaiki. Kalau di tengah tiba-tiba ada kereta ya kita langsung masuk ke sleko," ujar Krisna.

Krisna menyebut ia mengerjakan rutinitas menjaga terowongan bersejarah itu dengan sukarela. Meskipun belum lama, namun ia kerasan mengingat suasana di sekitar terowongan sangat tenang.

"Kalau saya pribadi sudah betah jaga terowongan ini, ya enak aja suasananya. Kadang ada yang ke sini untuk tugas kuliah atau foto-foto, bisa menjelaskan juga sedikit-sedikit," pungkasnya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Disetujui Pusat, KBB Siapkan 4.774 Formasi Rekrutmen CPNS dan PPPK 4.7...

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 18:34 WIB

Sebanyak 4.774 formasi bakal dibuka dalam rekrutmen CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 202...

Bandung Raya - Ngamprah, Disetujui Pusat, KBB Siapkan 4.774 Formasi Rekrutmen CPNS dan PPPK 4.774, CPNS KBB,PPPK KBB,CPNS Bandung Barat,PPPK Bandung Barat,Formasi CPNS Pemkab Bandung Barat

Wisata ke Kebun Binatang Bandung, 2 Warga Padalarang Positif Covid-19

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 17:00 WIB

Pada periode liburan Lebaran mulai 12-16 Mei 2021, angka kunjungan ke Kebun Binatang Bandung mengalami lonjakan.

Bandung Raya - Ngamprah, Wisata ke Kebun Binatang Bandung, 2 Warga Padalarang Positif Covid-19, Kebun Binatang Bandung,Kabupaten Bandung Barat (KBB),Padalarang,Bandung Zoological Garden,Positif Covid-19,Rapid Test Antigen Acak,kebun binatang bandung hari ini,COVID-19

Penutupan Wisata Akibat Pengunjung Membludak Harus Jadi Pelajaran

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 16:15 WIB

Pelaku wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus memetik pelajaran dari penutupan wisata.

Bandung Raya - Ngamprah, Penutupan Wisata Akibat Pengunjung Membludak Harus Jadi Pelajaran, Penutupan Wisata,Kabupaten Bandung Barat (KBB),Pelaku wisata,Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB Heri Pratomo,Kasus Covid-19

Heboh! Warga Citatah Temukan Hewan Langka Mirip Kukang Jawa

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 15:54 WIB

Penampakan hewan langka mirip kukang Jawa membuat heboh warga Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (...

Bandung Raya - Ngamprah, Heboh! Warga Citatah Temukan Hewan Langka Mirip Kukang Jawa, Kukang Jawa,kukang jawa citatah,kukang jawa bandung,warga citatah lihat kukang jawa,Hewan Langka

Resmi! Aa Umbara Dicopot dari DPD Nasdem Bandung Barat

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 12:12 WIB

Partai Nasdem resmi mencopot Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara Sutisna dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpina...

Bandung Raya - Ngamprah, Resmi! Aa Umbara Dicopot dari DPD Nasdem Bandung Barat, Aa Umbara dicopot Partai Nasdem,aa umbara tersangka korupsi,KPK Tetapkan Aa Umbara Tersangka,Aa Umbara Tersangka,aa umbara korupsi,Aa Umbara korupsi bansos,Aa Umbara,Partai NasDem

Fantastis! Omzet Jembatan Apung Waduk Saguling Capai Rp100 Juta per Bu...

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 06:38 WIB

Ada empat jembatan berbahan kayu yang mengapung di perairan Waduk Saguling, yang menghubungKan beberapa wilayah di Bandu...

Bandung Raya - Ngamprah, Fantastis! Omzet Jembatan Apung Waduk Saguling Capai Rp100 Juta per Bulan, Waduk Saguling,jembatan Waduk Saguling,Jembatan Jubang,Jembatan Sasak Bodas,Jembatan Bucin,Jembatan Surapatin

Meski Libur Lebaran, Okupansi Hotel di KBB Masih Terlalu Rendah

Ngamprah Senin, 17 Mei 2021 | 17:15 WIB

Bahkan selama periode libur Lebaran mulai 12-16 Mei 2021, okupansi hotel KBB masih lesu. 

Bandung Raya - Ngamprah, Meski Libur Lebaran, Okupansi Hotel di KBB Masih Terlalu Rendah, Libur Lebaran,Okupansi Hotel,Kabupaten Bandung Barat (KBB),Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud),penyekatan wilayah

2 Pemudik Positif Covid-19 Ditemukan di Cimahi

Ngamprah Senin, 17 Mei 2021 | 16:20 WIB

Kedua orang pemudik tersebut hendak melakukan perjalanan ke Bandung Raya.

Bandung Raya - Ngamprah, 2 Pemudik Positif Covid-19 Ditemukan di Cimahi, Pemerintah Kota Cimahi,Pemudik Positif Covid-19,Rapid Test Antigen,Rest Area KM 125 Tol Purbaleunyi,Bandung Raya,Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana,Pelaksana Tugas (Plt),Kota Cimahi
dewanpers