web analytics
  

Sekolah Tatap Muka Bakal Dimulai Juli 2021

Rabu, 31 Maret 2021 06:25 WIB
Umum - Nasional, Sekolah Tatap Muka Bakal Dimulai Juli 2021, sekolah tatap  muka,Belajar Tatap Muka,tatap muka,kapan sekolah tatap muka,kapan sekolah dibuka,jadwal sekolah tatap muka,protokol kesehatan sekolah tatap muka

Ilustrasi -- Belajar Tatap Muka Siswa SMP. (Istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Wacana pembelajaran sekolah tatap muka yang rencananya dimulai pada Juli 2021 telah disepakati oleh pemerintah. Hal tersebut seiring dikeluarkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

SKB Empat Menteri itu ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem A Makarim, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri Kesehatan Budi G Sadikin.

“Melalui SKB ini kita harapkan anak-anak bisa terpenuhi hak-haknya dalam memperoleh pendidikan. Kita harus akui PJJ (pembelajaran jarak jauh) selama ini tidak dapat disamakan dengan pembelajaran tatap muka (PTM)," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat mengumumkan SKB tersebut, Selasa (30/3).

Menurutnya, kesuksesan implementasi SKB Empat Menteri terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka tidak lepas dari komitmen dan sinergitas seluruh pemangku kepentingan. Peranan tersebut tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan aktif seluruh warga sekolah termasuk penanaman disiplin protokol kesehatan mulai dari rumah hingga selama berada di sekolah.  

Penutupan sekolah-sekolah di Indonesia dimulai di DKI Jakarta pada 14 Maret 2020, hampir dua pekan setelah penularan Covid-19 perdana di Tanah Air diumumkan. Setelah itu, penutupan di seluruh dilayah Indonesia menyusul.

Terus melonjaknya angka penularan membuat rencana pembukaan pada Juli tahun lalu, kemudian pada Januari 2021 ditunda. Meski begitu, sejumlah sekolah di berbagai daerah sejak awal tahun mulai mengujicobakan PTM. Sejauh ini, jumlahnya mencapai sekitar 48 ribu unit sekolah.

Merujuk data pemerintah, sejauh ini anak dan remaja (0-18 tahun) meliputi 12,2 persen dari total 1.501.093 kasus Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia. Sedangkan dari 40.581 total yang meninggal, sebanyak 1,2 persen dari golongan anak dan remaja.

Mendikbud Nadiem Makarim menyatakan, PTM secara terbatas bisa mulai dilaksanakan bagi sekolah-sekolah yang seluruh guru dan tenaga kependidikannya sudah menjalani vaksinasi Covid-19. "Latihannya mulai dari sekarang. Ini bukan eksperimen baru karena sudah 22 persen sekolah yang melakukan PTM," ujar dia, kemarin.

Selain syarat vaksinasi itu, Nadiem menegaskan, sekolah harus tetap menyediakan pilihan pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran di dalam kelas juga harus dilakukan dengan kapasitas maksimal 50 persen menggunakan sistem rotasi. "Ujung-ujungnya, anak ke sekolah itu keputusan orang tua. Tapi, sekolah wajib memberikan pilihan tatap muka terbatas jika vaksinasinya sudah rampung," kata.

Ia menambahkan, sekolah diberikan kebebasan menentukan jumlah pelaksanaan PTM dalam sepekan. Kegiatan pembelajaran tatap muka harus dihentikan jika terdapat kasus positif di sekolah tersebut. Untuk sementara kegiatan di luar kelas seperti kantin, ekstrakurikuler, olah raga tidak diperbolehkan.

Mendibud juga kemarin memaparkan, penutupan sekolah selama pendemi memiliki banyak dampak buruk. Di antaranya meningkatnya anak putus sekolah, menurunnya capaian belajar, dan terjadinya kekerasan pada anak.

Ia juga mengkhawatirkan pendidikan anak-anak Indonesia akan tertinggal dari negara-negara lain yang sebagian besar telah membuka sekolah. "Kita harus ambil tindakan tegas agar tidak menjadi dampak permanen dan satu generasi, jadi terbelakang atau tertahan perkembangan dan kesehatannya," kata Mendikbud.

Pakar epidemiologi dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan pemerintah harus mengatur strategi pencegahan semaksimal dan sepraktis mungkin terkait kebijakan sekolah tatap muka. "Riset menemukan adanya hubungan antara insiden Covid-19, penularan di lingkungan sekolah dan tingkat penularan komunitas," katanya saat dihubungi Republika, Selasa (30/3).

Pemerintah harus punya starategi pencegahan penyebaran virus tersebut dan memiliki rencana lain jika banyak yang tertular dari sekolah nantinya. Ia melanjutkan, beberapa kluster sekolah telah muncul dan menyebabkan penutupan. Dalam hal ini harus ada peraturan di lingkungan sekolah. Ia mencontohkan, misalnya dibuat peraturan jarak antar siswa itu dua meter.

Selain itu, ventilasi yang baik merupakan komponen penting yang harus dijaga, juga penggunaan masker yang benar. Harus dilakukan juga program testing untuk mengidentifikasi individu dengan infeksi Covid-19 untuk guru dan staf memberikan lapisan tambahan perlindungan Covid-19 di sekolah.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Mengundurkan Diri Sebelum Lebaran, Masih Bisa Dapat THR?

Nasional Senin, 19 April 2021 | 11:45 WIB

Lebaran Idulfitri tinggal menghitung hari. Tunjangan Hari Raya bagi pekerja yang berhak mendapatkannya pun akan segera...

Umum - Nasional, Mengundurkan Diri Sebelum Lebaran, Masih Bisa Dapat THR?, THR,Pekerja Mengundurkan Diri,perjanjian kerja waktu tidak tertentu,THR Lebaran,Besaran THR Lebaran 2021,Mengundurkan Diri,resign sbelum lebaran,pekerja,Aturan THR,Aturan THR 2021,BIsa dapat THR

8.000 Orang Gagal Kartu Prakerja Gelombang 14! Ada Kesempatan Emas di...

Nasional Senin, 19 April 2021 | 11:04 WIB

Kartu Prakerja gelombang 14 resmi ditutup pada 15 April 2021. Terdapat sejumlah pencabutan status kepersertaan di gelomb...

Umum - Nasional, 8.000 Orang Gagal Kartu Prakerja Gelombang 14! Ada Kesempatan Emas di Gelombang 17!, Program Kartu Prakerja,Kartu Prakerja gelombang 14,Prakerja Gelombang 17,Insentif Kartu Prakerja,Kartu Prakerja

Cara dan Syarat Perpanjang Masa Berlaku SKCK Terlengkap!

Nasional Senin, 19 April 2021 | 10:49 WIB

Masyarakat seringkali membutuhkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai syarat administrasi melamar pekerja...

Umum - Nasional, Cara dan Syarat Perpanjang Masa Berlaku SKCK Terlengkap!, cara bikin skck,Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK),syarat skck,SKCK,gimana bikin skck

BLT UMKM Sudah Cair, Segera Cek Nama Anda di eform.bri.co.id/bpum

Nasional Senin, 19 April 2021 | 08:55 WIB

Bantuan langsung tunai (BLT) usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sudah cair dan segera cek di eform.bri.co.id/bpum unt...

Umum - Nasional, BLT UMKM Sudah Cair, Segera Cek Nama Anda di eform.bri.co.id/bpum, BLT UMKM,Bantuan Langsung Tunai (BLT),Update BLT Hari Ini,pencairan BPUM,eform.bri.co.id/bpum,BPUM,bantuan produktif usaha mikro,Syarat BLT UMKM,syarat blt umkm 2021

27,6 Juta Orang Akan Nekat Mudik, Daerah Tunggu Kepastian Pusat

Nasional Senin, 19 April 2021 | 08:23 WIB

Daerah masih menunggu aturan teknis dari pemerintah pusat terkait larangan mudik pada Lebaran Idulfitri 2021.

Umum - Nasional,  27,6 Juta Orang Akan Nekat Mudik, Daerah Tunggu Kepastian Pusat, Larangan Mudik,Larangan Mudik 2021,Aturan Larangan Mudik,Larangan Mudik Lebaran 2021,aturan mudik 2021,aturan mudik

Ini Jozeph Paul Zhang, Penghina Nabi Muhammad dan Islam

Nasional Senin, 19 April 2021 | 03:45 WIB

Nama Jozeph Paul Zhang mendadak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Umum - Nasional, Ini Jozeph Paul Zhang, Penghina Nabi Muhammad dan Islam, Jozeph Paul Zhang,penistaan agama,Menghina Nabi Muhammad,YouTuber hina nabi Muhammad,YouTuber hina Islam

Untuk Kebutuhan Puasa dan Sahur, Bansos Tahap II Cair Rp6,53 Triliun

Nasional Minggu, 18 April 2021 | 15:25 WIB

Kementerian Sosial (Kemensos) mengeklaim telah mentransfer bantuan sosial (Bansos) sejak awal Ramadan.

Umum - Nasional, Untuk Kebutuhan Puasa dan Sahur, Bansos Tahap II Cair Rp6,53 Triliun, Kebutuhan Puasa dan Sahur,Bansos Tahap II,Kementerian Sosial (Kemensos),Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini,Keluarga penerima manfaat (KPM),Program Keluarga Harapan (PKH)

Siklon Tropis Surigae Jadi Taifun, Cuaca Ekstrem Ancam Wilayah Ini

Nasional Minggu, 18 April 2021 | 14:20 WIB

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan, Siklon Tropis Surigae saat ini meningkat menjadi t...

Umum - Nasional, Siklon Tropis Surigae Jadi Taifun, Cuaca Ekstrem Ancam Wilayah Ini, Cuaca Ekstrem,Siklon Tropis Surigae,Taifun,Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati,hujan lebat disertai kilat petir,banjir,tanah longsor,banjir bandang,pohon tumbang

artikel terkait

dewanpers