web analytics
  

Tanaman Hias Masih Jadi Primadona di Purwakarta Selama Pandemi

Senin, 29 Maret 2021 17:32 WIB Dede Nurhasanudin
Umum - Regional, Tanaman Hias Masih Jadi Primadona di Purwakarta Selama Pandemi, Tanaman Hias,Kabupaten Purwakarta,pelaku usaha tanaman hias

Dedi Hermawan saat mengecek tanaman hias miliknya di Jalan Galudra, Desa Cijantung, Kecamatan Sukatani, Senin (29/3/2021). (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

SUKATANI, AYOBANDUNG.COM — Pemerintah menyarankan mengurangi aktivitas di luar rumah setelah merebaknya wabah virus corona. Uniknya, pembatasan selama pandemi ini kemudian menumbuhkan minat sebagian masyarakat terhadap tanaman hias.

Tak heran, para pelaku usaha tanaman hias inipun seakan kebanjiran order.

Salah seorang pelaku usaha tanaman hias di Kabupaten Purwakarta, Dedi Hermawan, mengaku merasakan peningkatan penjualan sejak beberapa bulan terakhir.

Hal itu membuat penghasilan setiap harinya meningkat dibandingkan sebelumnya.

"Peminat bunga meningkat hingga 100 persen," ujarnya saat ditemui di Greenhouse miliknya di Jalan Galudra, Desa Cijantung, Kecamatan Sukatani, Senin (29/3/2021).

Adapun tanaman hias milik Dedi beragam jenisnya, seperti aglonema, kaladium, anturium dan bonsai kelapa. Begitu pula harganya, berbeda-beda sesuai jenis.

"Kalau harga mulai dari Rp50.000 hingga jutaan rupiah. Jenis yang paling ngetren saat ini adalah aglonema, kaladium juga anturium" kata dia.

Untuk pemasaran sendiri, selain di lokasi Greenhouse, biasanya Dedi juga menjual di lapak milikinya berlokasi di Jalan Cikopo, Kecamatan Bungursari. 

"Bagi yang ingin berkonsultasi atau membutuhkan bunga bisa menghubungi  087778690494 atau bisa datang langsung ke lapak jual bunga di Bungursari," ujar Dedi menawarkan. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Menikmati Ngabuburit dengan Tadarus dan Belajar Tajwid di Masjid

Regional Minggu, 18 April 2021 | 20:30 WIB

Mereka menunggu berbuka puasa atau ngabuburit sambil bertadarus dan belajar ilmu tajwid di Masjid Pondok Pesantren Al-Mu...

Umum - Regional, Menikmati Ngabuburit dengan Tadarus dan Belajar Tajwid di Masjid, Ngabuburit,Tadarus,Belajar Tajwid,Pondok Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi

Ngabuburit Ekstrem di Jembatan Kereta Api Cisomang

Regional Minggu, 18 April 2021 | 18:44 WIB

Kebiasaan ini nyaris membahayakan keselamatan warga, karena tidak ada jarak aman dengan perlintasan rel kereta api aktif...

Umum - Regional, Ngabuburit Ekstrem di Jembatan Kereta Api Cisomang, Ngabuburit Ekstrem,Jembatan Kereta Api Cisomang,Kabupaten Purwakarta,Rel Kereta Api,Perbatasan Kabupaten Bandung Barat,Jembatan Cisomang

Objek Wisata di Kota Tasik Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Regional Minggu, 18 April 2021 | 17:47 WIB

Hal ini demi mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digencarkan Pemerintah Pusat.

Umum - Regional, Objek Wisata di Kota Tasik Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Objek Wisata Kota Tasik,Libur Lebaran,Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),Pemerintah Pusat,Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf,Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya

47 Orang Positif Covid-19 di Lapas Klas IIB Tasikmalaya

Regional Minggu, 18 April 2021 | 17:20 WIB

Dengan bertambahnya warga binaan yang terkonfirmasi positif Covid-19, total kasus di Lapas Klas IIB Tasikmalaya jadi seb...

Umum - Regional, 47 Orang Positif Covid-19 di Lapas Klas IIB Tasikmalaya, Positif Covid-19,Lembaga Pemasyarakatan (Lapas),Lapas Klas IIB Tasikmalaya,Kepala Lapas Klas IIB Tasikmalaya Davy Bartian,Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat,Warga Binaan,Kota Tasikmalaya

Ibu Pembuang Bayi Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Regional Minggu, 18 April 2021 | 16:00 WIB

Pelaku pun sempat diminta untuk menggugurkan kandungannya pada usia 5 bulan atau sekitar bulan Desember 2020.

Umum - Regional, Ibu Pembuang Bayi Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar, Ibu Pembuang Bayi,10 Tahun Penjara,Denda Rp1 Miliar,bayi laki-laki tanpa kaki,bayi laki-laki tanpa kaki,Mayat Bayi Laki-Laki Tanpa Kaki di Tasik,mayat bayi laki-laki dalam kantong keresek hitam,Mayat Bayi Digigit Anjing

Hasil Autopsi Bayi Laki-Laki Tanpa Kaki, Sempat Hidup Sebentar

Regional Minggu, 18 April 2021 | 14:55 WIB

Sebelum meninggal, bayi laki-laki itu pun sempat mengalami pernapasan dalam paru-paru.

Umum - Regional, Hasil Autopsi Bayi Laki-Laki Tanpa Kaki, Sempat Hidup Sebentar, Hasil Autopsi,Bayi Laki-Laki Tanpa Kaki,Mayat Bayi Digigit Anjing,Kabupaten Tasikmalaya,Kampung Sukahurip,Desa Cikondang,Kecamatan Cineam

Kades di Garut yang Korupsi demi Hidupi Dua Istri Menghilang dari Kedi...

Regional Minggu, 18 April 2021 | 10:45 WIB

Terdakwa diketahui telah mengajukan penangguhan penahanan kepada Pengadilan Negeri Bandung dengan menjadikan istri perta...

Umum - Regional, Kades di Garut yang Korupsi demi Hidupi Dua Istri Menghilang dari Kediamannya, Korupsi Kades Garut,Kades Garut korupsi dipenjara,Kades Garut korupsi kabur,Kades Bayongbong korupsi,Garut,Eri Susanto

Covid-19 Jabar: Tak Ada Zona Merah, Zona Kuning Bertambah

Regional Minggu, 18 April 2021 | 07:45 WIB

Dipantau di situs covid19.go.id/peta-risiko, Minggu, 18 April 2021, terdapat 19 kabupaten/kota yang masuk zona oranye at...

Umum - Regional, Covid-19 Jabar: Tak Ada Zona Merah, Zona Kuning Bertambah, Covid-19 Jabar,Positif Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar,Covid-19 Jawa Barat,Kasus Covid-19 Jawa Barat,Tambahan Kasus Covid-19 Jawa Barat,zona Covid-19 Jabar,zona covid-19 Jawa Barat

artikel terkait

dewanpers