web analytics
  

Waspadai Obesitas selama Pandemi Covid-19

Rabu, 24 Maret 2021 13:50 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Waspadai Obesitas selama Pandemi Covid-19, Obesitas,penyakit obesitas,Pandemi Covid-19,peningkatan pola makan,Pasien Covid-19,Bekerja dari rumah,WFH,risiko penyakit serius

[ilustrasi] Penumpukan lemak berlebih di masa pandemi Covid-19 diakibatkan oleh peningkatan pola makan. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Dokter gizi dari Himpunan Studi Obesitas Indonesia (HISOBI), dr Dicky Levenus Tahapary, Sp.PD, PhD mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyakit obesitas saat pandemi. Penumpukan lemak berlebih di masa pandemi Covid-19 diakibatkan oleh peningkatan pola makan.

"Sekitar 60 persen pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) memiliki komorbid dan obesitas," katanya dalam acara temu media secara virtual dalam rangka Hari Obesitas se-Dunia 2021 yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Rabu (24/3).

Ia mengatakan orang dewasa dan usia anak menjadi jarang beraktivitas selama pandemi. Salah satunya karena faktor bekerja dari rumah (WFH).

Karena itu, kata dia, konsumsi karbohidrat secara berlebih serta jarang berolahraga menjadi salah satu pemicu seseorang mengalami peningkatan massa tubuh. Hasil studi yang dilakukan HISOBI, kata dia, menyimpulkan pasien COVID-19 dengan penyakit obesitas cenderung memiliki risiko penyakit serius dari pasien dengan berat badan ideal.

"Harus melakukan kegiatan fisik dan olahraga. Makanan penting sekali bagi anak dan dewasa, namun camilan selama WFH itu harus dihindari," kata Dicky Levenus Tahapary.

Pembicara dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr I Gusti Lanang Sidiartha mengatakan konsumsi lebih dari satu gelas sehari dapat memicu 3,2 kali risiko obesitas. Konsumsi cemilan meningkatkan risiko obesitas 1,5 kali.

"Lemak tubuh berkorelasi negatif dengan kegiatan olahraga dan berkorelasi positif dengan kegiatan nonton TV," katanya.

Yang perlu diwaspadai selama pandemi, kata dia, adalah aktivitas yang kurang disertai konsumsi makanan yang berlebihan. Antara jam makan siang dan makan malam, di sela itu diberikan air putih atau buah.

"Selama COVID-19 ini jangan siapkan makanan ringan dan softdrink di kulkas, tapi perbanyak buah dan air putih," katanya.

Direktur Kesehatan Keluarga (Kesga) Kementerian Kesehatan, dr Erna Mulati, M.Sc menambahkan saat pandemi perhatian orang tua lebih pada peningkatan nutrisi pada anak untuk peningkatan gizi. Namun aktivitas belajar anak usia sekolah secara online di rumah perlu mewaspadai penyediaan makanan siap saji yang berisiko terhadap obesitas.

"Peningkatan kapasitas orang tua dan pendidik terhadap nutrisi berimbang anak perlu ditingkatkan dan tinjau kembali makanan siap saji yang ada di rumah," kata Erna Muliati.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

5 Gejala Diabetes yang Wajib Diketahui

Sehat Minggu, 16 Mei 2021 | 12:14 WIB

Namun, sebelum tes gula darah, kamu juga bisa tes secara mandiri mengenai gejala diabetes tersebut. Berikut ini gejala-g...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Gejala Diabetes yang Wajib Diketahui, Gejala Diabetes,Diabetes,Bahaya Diabetes,cara deteksi diabetes

Bahayakah Benjolan di Vagina? Yuk Kenali Jenisnya

Sehat Minggu, 16 Mei 2021 | 06:13 WIB

Besar kemungkinan bagi wanita untuk menemukan benjolan atau bintil di labia majora atau lipatan luar vulva serta gunduka...

Gaya Hidup - Sehat, Bahayakah Benjolan di Vagina? Yuk Kenali Jenisnya, Skin tag,Fordyce spots,Kista Vagina,Kutil kelamin,benjolan di vagina,Vagina,penyakit vagina,Kesehatan Vagina,bibir Vagina

5 Langkah Penting Cegah Stroke, Termasuk Berhenti Merokok

Sehat Sabtu, 15 Mei 2021 | 08:34 WIB

5 langkah pelihara kondisi tubuh untuk cegah stroke.

Gaya Hidup - Sehat, 5 Langkah Penting Cegah Stroke, Termasuk Berhenti Merokok, cegah stroke,makanan cegah stroke,kegiatan cegah stroke

5 Makanan Ini Bisa Bikin Bahagia

Sehat Sabtu, 15 Mei 2021 | 08:01 WIB

Mengonsumsi makanan tertentu bisa meningkatkan suasana hati.

Gaya Hidup - Sehat, 5 Makanan Ini Bisa Bikin Bahagia, makanan sehat,makanan tingatkan mood

Hati-hati, Ini Penyakit Pascalebaran yang Mengintai

Sehat Sabtu, 15 Mei 2021 | 07:07 WIB

Pastikan setelah Lebaran makan kembali dijaga sehat.

Gaya Hidup - Sehat, Hati-hati, Ini Penyakit Pascalebaran yang Mengintai, Maag,penyakit pascalebaran,cara turunkan kolesterol,terlalu banyak makan santan,Lebaran 2021,Tips Turunkan Berat Badan

Bolehkah Ibu Hamil Minum Kopi? Ini Penjelasan Dokter

Sehat Sabtu, 15 Mei 2021 | 06:46 WIB

Video dari akun TikTok @dokterkopi memberikan jawabannya.

Gaya Hidup - Sehat, Bolehkah Ibu Hamil Minum Kopi? Ini Penjelasan Dokter, bolehkah ibu hamil minum kopi?,ibu hamil minum kopi,bahaya kopi,Manfaat Kopi

Kenali Gejala Nyeri Haid yang Tak Normal

Sehat Sabtu, 15 Mei 2021 | 06:33 WIB

Nyeri haid tak normal salah satunya disebabkan endometriosis.

Gaya Hidup - Sehat, Kenali Gejala Nyeri Haid yang Tak Normal, Nyeri Haid,nyeri haid tak normal,gejala nyeri haid,penyebab nyeri haid

5 Cara Agar Kolesterol Tidak Naik Setelah Lebaran

Sehat Jumat, 14 Mei 2021 | 17:19 WIB

kebanyakan kolesterol justru bisa memicu munculnya penyakit kardiovaskular.

Gaya Hidup - Sehat, 5 Cara Agar Kolesterol Tidak Naik Setelah Lebaran, Cara Menurunkan Kolesterol,kolesterol tinggi,jaga kolesterol saat lebaran,Lebaran,makanan kolesterol,makanan kolesterol tinggi,Kolesterol

artikel terkait

dewanpers