web analytics
  

Pemerintah Dorong Masyarakat Melek Literasi Digital

Rabu, 24 Maret 2021 10:13 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Pemerintah Dorong Masyarakat Melek Literasi Digital, Literasi Digital,perpusnas

Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando (Ist)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando mengungkapkan beberapa permasalahan klasik masih terjadi terkait pengembangan perpustakaan. 

Ia mencontohkan seperti belum idealnya rasio ketercukupan koleksi,  tenaga perpustakaan, akses layanan perpustakaan yang belum merata, sarana prasarana perpustakaan yang ada belum sesuai standar nasional perpustakaan. 

Lalu pelibatan masyarakat dalam pembangunan perpustakaan yang belum optimal, keterbatasan anggaran pembangunan perpustakaan dan literasi masyarakat terbatas, serta belum optimalnya implementasi regulasi tentang perpustakaan oleh pemerintah daerah.

”Namun, dalam Rakornas ini pemerintah berupaya untuk mengurangi kesenjangan permasalahan tersebut, baik melalui pendanaan langsung dari APBN seperti penyaluran dana DAK, kegiatan dekonsentrasi, berbagai insentif dan bantuan  perpustakaan, serta melalui pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan sesuai dengan Standard Nasional Perpustakaan,” ujarnya saat penutupan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Perpustakaan Tahun 2021, Selasa (23/3/2021).

Acara diikuti peserta sebanyak 10.473 orang yang terdiri dari Perpustakaan Nasional, perpustakaan umum dari berbagai wilayah, bappeda, taman baca masyarakat  kementerian/lembaga, pegiat literasi, penerbit dan lainnya. 

Perpusnas optimis dengan jerih payah semua dan dukungan pemerintah daerah akan membawa kemajuan perpustakaan dalam upaya memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, utamanya dalam peningkatan budaya literasi, inovasi dan kreatifitas untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang berpengetahuan dan berkarakter.

”Kita semua patut bersyukur dan makin bersemangat, kita saksikan bersama bahwa dalam Rakornas ini, pengembangan perpustakaan di Indonesia mendapat dukungan yang positif dari semua nara sumber,” urai dia. 
Misalnya saja Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri  Bidang Pemerintahan melalui dukungan regulasinya ke daerah. Menteri Sosial yang menyemangati para pustakawan dan pegiat literasi sebagai profesi penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. 

Menteri PAN-RB mendorong ASN menjadi Agen Literasi. Kementerian PPN/Bappenas melalui dukungan-dukungan kebijakannya dalam bidang perpustakaan, Kementerian Pendidikan yang diwakili oleh Kabalitbang perbukuan yang akan mendukung pelaksanaan literasi di sekolah. 

Komisi X DPR-RI melalui dukungan legislatifnya, Gubernur Jawa Tengah yang siap mengembangkan perpustakaan di daerah untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di daerah agar lebih produktif. 

Bupati Magetan yang telah aktif dalam mengembangkan perpustakaan dan literasi khususnya gerakan menulis lokal konten.  Kementerian Keuangan melalui dukungan anggaran DAK Fisik untuk peningkatan kualitas layanan perpustakaan di daerah. Di samping itu juga  semua stakeholder melalui forum-forum perpustakaan serta juga dukungan dari para pegiat literasi dan media, yang tidak mengenal pamrih terus berupaya dan konsisten secara mandiri penuh keiklasan sungguh sangat berarti dalam turut serta peningkatan literasi masyarakat dalam mendukung SDM unggul menuju Indonesia maju.

Dari hasil Rakornas ini akan disusun laporan lengkap baik untuk sesi kebijakan, praktisi, dan sesi ruang konsultasi yang berjumlah 17 raung, dan hasil rekomendasi Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan Tahun 2021, sebagai bahan pengambilan kebijakan pembangunan perpustakaan ke depan.

Salah satu rekomendasi yang dihasilkan adalah Perpustakaan Nasional, Perpustaakaan Umum, Perpustakaan Perguruan Tinggi, Perpustakaan Sekolah, dan Perpustakaan Khusus, serta pemangku kepentingan bersinergi lintas Kementerian / Lembaga, Pemerintah Daerah, sektor swasta dan Masyarakat lembaga dalam mewujudkan peningkatan budaya literasi, inovasi dan kreativitas sebagai salah satu pilar untuk mewujudkan manusia Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing. 

Untuk itu sasaran strategis pembangunan nasional bidang perpustakaan tahun 2022 adalah Terwujudnya Pembangunan Literasi dan Kegemaran Membaca Masyarakat  dengan target nilai tingkat kegemaran membaca 63.3 (sedang) dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat 13 (cukup). 

”Sebagai pimpinan dan penanggung jawab di bidang Perpustakaan, apa yang telah  dikerjakan dan menjadi komitmen bersama dalam forum penting ini dapat kita tindaklanjuti sebagai landasan operasional dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di bidang perpustakaan dan kepustakawanan,” tutup Syarif Bando.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 14:41 WIB

PT Jasa Marga mencatat 462.560 unit kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-7 sampai H-2 Lebaran (6-12 Mei 2021...

Umum - Nasional, 462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek, Larangan Mudik,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021,Kendaraan keluar tol jabodetabek,kendaraan keluar jabodetabek,Idulfitri 2021,Lebaran Idul fitri 2021

121.026 Narapidana Muslim Dapat Remisi Lebaran

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 14:36 WIB

Sebanyak 121.026 narapidana muslim di seluruh lapas Indonesia menerima pengurangan masa pidana atau Remisi Khusus (RK)...

Umum - Nasional, 121.026 Narapidana Muslim Dapat Remisi Lebaran , Remisi Lebaran,remisi idulfitri,remisi idulfitri 2021,Idul fitri 20210,Lebaran Idul fitri 2021

Pimpinan Hamas Kirim Surat ke Jokowi, Begini Isinya

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 14:31 WIB

Kepala Hamas Palestina, Ismail Haniyeh, mengirimkan salam dan perhargaan melalui suratnya bagi Presiden Jokowi dan warga...

Umum - Nasional, Pimpinan Hamas Kirim Surat ke Jokowi, Begini Isinya, Hamas,pimpinan hamas,Palestina,Israel Palestina,Warga Palestina,serangan israel

Masa Libur Lebaran, Jangan Sampai Lepas Masker !

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 14:25 WIB

Di masa libur lebaran kali ini masyarakat disarankan tetap waspada dengan memakai masker setiap saat.

Umum - Nasional, Masa Libur Lebaran, Jangan Sampai Lepas Masker !, Libur Lebaran,masker,Masker Covid-19,masker saat libur lebaran,Lebaran 2021,Idul Fitri 2021,lebaran  idul fitri 2021

Masyarakat Harus Tahu, Ini Syarat Debt Collector saat Tarik Kendaraan

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 12:31 WIB

Polda Metro Jaya terus membasmi aksi premanisme yang berada di Jakarta, salah satunya aksi premanisme yang dilakukan ole...

Umum - Nasional, Masyarakat Harus Tahu, Ini Syarat Debt Collector saat Tarik Kendaraan, debt collector,sertifikasi debt collector,Polda Metro Jaya,debt collector ambil kendaraan,syarat ambil kendaraan

BLT UMKM 2021 Katanya Cair Hari Ini, Cek Namanu di BRI dan BNI Secara...

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 10:44 WIB

Hingga saat ini pemerintah masih menyalurkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepa...

Umum - Nasional, BLT UMKM 2021 Katanya Cair Hari Ini, Cek Namanu di BRI dan BNI Secara Online, BLT UMKM,BLT UMKM Rp1,2,Syarat BLT UMKM,BLT UMKM kapan cair,BLT UMKM Tahap 2,Cara Daftar BLT UMKM Tahap 2,Syarat Dapat BLT UMKM Tahap 2

Akankah BLT UMKM Tahap 2 Cair Sebelum Lebaran? Cek Nama di BRI dan BNI...

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 09:20 WIB

Untuk mencairkannya, pemerintah hanya tinggal melengkapi data penerima BLT UMKM.

Umum - Nasional, Akankah BLT UMKM Tahap 2 Cair Sebelum Lebaran? Cek Nama di BRI dan BNI Secara Online!, BLT UMKM Tahap 2,Syarat BLT UMKM,BLT UMKM Rp1,2 Juta,cek BLT UMKM,cek blt UMKM BRI,cek BLT UMKM BNI

Ini Prediksi Tanggal Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 17 Dibuka

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 08:49 WIB

Gelombang 17 Kartu Prakerja kemungkinan besar akan dibuka. Hal ini mengingat terdapat 44.000 orang dari gelombang 12 hin...

Umum - Nasional, Ini Prediksi Tanggal Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 17 Dibuka, Kapan Prakerja Gelombang 17 Dibuka,Pendaftaran Prakerja Gelombang 17,Prakerja Gelombang 17,Pembukaan Gelombang 17 Kartu Prakerja,cara mendaftar Kartu Prakerja gelombang 17,Prakerja
dewanpers