web analytics
  

Anak dari Orang Tua Migran Seharusnya Diperhatikan Pemerintah

Minggu, 21 Maret 2021 22:20 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Anak dari Orang Tua Migran Seharusnya Diperhatikan Pemerintah, Orang Tua Migran,Tenaga Kerja Wanita (TKW),TKI (Tenaga Kerja Indonesia),Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A),Pekerjaan Migran Indonesian (PMI)

Ilustrasi anak dari trang tua Migran. (Pixabay/Free-Photos)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM —  Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur, meminta anak-anak yang ditinggalkan orang tua karena menjadi Pekerjaan Migran Indonesian (PMI) harus mendapat perhatian lebih dalam pendidikan juga kesejahteraan.

“Di saat ditinggalkan ayah atau ibunya untuk bekerja di luar negeri, sudah banyak contoh kasus anak yang kurang mendapatkan kasih sayang dan pendidikan yang layak,” terang Ketua Harian Pusat P2TP2A Kabupaten Cianjur, Lidya Indayani Umar, Minggu (21/3/2021).

Berdasarkan data dan informasi saat ini, pekerja yang menjadi PMI kebanyakan adalah perempuan. Sudah pasti sosok ayah yang menjadi orang tua tunggal untuk mengurusi anaknya, baik dalam memberikan kasih sayang maupun dalam hal pendidikan.

“Pengasuhan yang diberikan seorang ibu akan berbeda dengan ayahnya, terutama yang tidak bekerja. Terutama soal kasih sayang dan juga respek dari anak,” katanya.

Ada beberapa contoh kasus, misalnya kebanyakan saat ibunya bekerja di luar negeri, biasanya ayahnya tidak bekerja. Bahkan, tidak sedikit yang menitipkan anaknya kepada neneknya.

“Kalau dititipkan pada neneknya, tentu tidak akan maksimal dalam memberikan kasih sayang dan juga kesehariannya, karena sudah jelas berbeda,” jelasnya.

Sudah selayaknya pemerintah daerah bersikap secepatnya berkenaan dengan nasib anak-anak yang orang tuanya bekerja di luar negeri, karena mereka juga punyak hak yang dijamjn negar untuk mendapatkan pendidikan yang layak. 

“Kita siap bersama pemerintah daerah untuk menyelamatkan anak-anak ini sebagai penerus bangsa,” tandasnya.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Update Covid-19 Jabar 24 Juni 2021: Depok Masih Tertinggi

Regional Kamis, 24 Juni 2021 | 11:44 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) telah menyentuh angka 353.629 setelah bertambah 2.910 kasus pada Rabu, 23 Juni 2021...

Umum - Regional, Update Covid-19 Jabar 24 Juni 2021: Depok Masih Tertinggi, Covid-19 Jabar,Data covid-19 jabar,Update Covid-19 Jabar,Update Covid-19 di Jabar,Update covid-19 Jabar terbaru,kasus covid-19 jabar hari ini

Pemkab Bogor Siap Ubah Energi Panas Bumi Jadi Penghasil Listrik

Regional Kamis, 24 Juni 2021 | 09:24 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, mendukung rencana Star Energy Geothermal Salak (SEGS), yang akan mengembangkan ener...

Umum - Regional, Pemkab Bogor Siap Ubah Energi Panas Bumi Jadi Penghasil Listrik, Pemkab Bogor,Energi Panas Bumi,Listrik,SEGS

Angka Keterisian Rumah Sakit di Kota Bogor Kian Mengkhawatirkan

Regional Kamis, 24 Juni 2021 | 09:13 WIB

Penambahan kasus harian Covid-19 di Kota Bogor lagi lagi menyentuh angka tertinggi.

Umum - Regional, Angka Keterisian Rumah Sakit di Kota Bogor Kian Mengkhawatirkan, Covid-19 Kota Bogor,BOR Kota Bogor,Berita Kota Bogor,Kota Bogor,Corona di Kota Bogor

Kematian Meningkat, Petugas Pemakaman Covid-19 Kehabisan APD

Regional Rabu, 23 Juni 2021 | 22:09 WIB

Beberapa pekan terakhir ini kasus kematian pasien akibat Covid-19 di Kota Tasikmalaya meningkat pesat. Sejak awal Juni h...

Umum - Regional, Kematian Meningkat, Petugas Pemakaman Covid-19 Kehabisan APD, Petugas Pemakaman Kehabisan APD,Petugas Pemakaman Covid-19,Angka kematian Covid-19,Kasus Covid-19 Kota Tasikmalaya

Miris, Pasien Covid-19 Meninggal di Ambulans saat Perjalanan ke RS

Regional Rabu, 23 Juni 2021 | 21:21 WIB

Seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya meninggal dunia di dalam mobil ambulans saat dalam per...

Umum - Regional, Miris, Pasien Covid-19 Meninggal di Ambulans saat Perjalanan ke RS, Pasien Covid-19 Meninggal di Ambulans,Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Tasikmalaya,Kasus Covid-19 Kota Tasikmalaya,Tingkat Kematian Akibat Covid-19

67 Warga Tasik Meninggal Akibat Covid-19 Sejak Awal Juni 2021

Regional Rabu, 23 Juni 2021 | 20:15 WIB

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf mengatakan, kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Tasikmalay...

Umum - Regional, 67 Warga Tasik Meninggal Akibat Covid-19 Sejak Awal Juni 2021, Kasus Covid-19 Kota Tasikmalaya,Angka Kematian Covid-19 Kota Tasikmalaya,plt wali kota tasikmalaya muhammad yusuf,Kasus Kematian Akibat Covid-19 Kota Tasikmalaya

10 Pegawai Positif Covid, Tidak Ada Sidang di PN Cianjur

Regional Rabu, 23 Juni 2021 | 19:48 WIB

Tidak ada persidangan yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Cianjur selama dua pekan kedepan karena 10 pegawai terkonfirma...

Umum - Regional, 10 Pegawai Positif Covid, Tidak Ada Sidang di PN Cianjur, Pengadilan Negeri Cianjur,PN Cianjur,Pegawai PN Cianjur Positif Covid-19,Kasus Covid-19 Cianjur,PN Cianjur Ditutup

Jasad Penuh Luka, Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Tukang R...

Regional Rabu, 23 Juni 2021 | 15:20 WIB

Berdasarkan keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian bahwa terjadi perkelahian terlebih dahulu antara korban de...

Umum - Regional, Jasad Penuh Luka, Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Tukang Rongsok, Pembunuhan Tukang Rongsok,Pembunuhan di Tasikmalaya,Kejahatan di Tasikmalaya,Korban kekerasan,Berita Tasik hari ini
dewanpers