web analytics
  

Beredar Meterai Palsu, Negara Rugi Rp37 Miliar

Rabu, 17 Maret 2021 19:47 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Beredar Meterai Palsu, Negara Rugi Rp37 Miliar, Direktorat Jenderal Pajak (DJP),Meterai Palsu,pemalsuan meterai

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) mengungkap praktik pemalsuan meterai. (Dok Humas DJP Jabar I)

TANGERANG, AYOBANDUNG.COM -- Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) mengungkap praktik pemalsuan meterai. Tindakan pelanggaran hukum ini menimbulkan potensi kerugian pendapatan negara sebesar Rp37 miliar.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak, Neilmaldrin Noor, mengatakan kementerian Keuangan, dalam hal ini DJP, memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Republik Indonesia dan Perum Peruri atas kerja samanya mengungkap dugaan tindak pidana pemalsuan meterai.

"Bea Meterai merupakan pajak atas dokumen yang merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan penyelenggaraan negara. Pemalsuan meterai merupakan 
tindakan yang merugikan keuangan negara sekaligus seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya, Rabu (17/3/2021).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus mengungkapkan modus yang dilakukan para tersangka adalah mencetak dan menjual meterai palsu nominal Rp6.000 dan Rp10.000.

Berdasarkan barang bukti yang ditemukan Polresta Bandara Soekarno-Hatta, potensi kerugian negara diperikirakan sebesar Rp12,5 miliar. Lebih lanjut Yusri menjelaskan kelompok tersangka yang terdiri dari enam orang ini telah melakukan kegiatan pemalsuan meterai sejak tiga setengah tahun yang lalu. Jika diakumulasikan, maka potensi kerugian negara bisa mencapai sekitar Rp37 miliar.

Atas kejahatan tersebut, tersangka diancam dengan pasal berlapis yakni tidak pidana pemalsuan benda meterai dan tindak pidana pencucian uang. Berdasarkan pasal 24 dan 25 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, tersangka diancam pidana penjara paling lama 7 tahun dan pidana denda paling banyak Rp500 juta.

Di samping itu, sanksi bagi pelaku tindak pidana pencucian uang adalah hukuman penjara paling lama 20 tahun dengan denda paling banyak Rp10 miliar. Masyarakat perlu mengetahui ciri meterai asli melalui tiga indikator.

Direktur Operasi Peruri, Saiful Bahri, menyatakan meterai asli dapat diketahui dengan dilihat, diraba, dan digoyang. Jika dilihat, meterai asli memiliki tiga bentuk perforasi (lubang) yakni bulat, oval, dan bintang. Teknologi cetak dari Peruri juga menjadikan angka 6.000 dan 10.000 pada meterai terasa kasar jika diraba. Saat meterai digoyang, akan terjadi color shifting (perubahan warna).

Terkait dengan dokumen yang menggunakan meterai palsu, berdasarkan PMK-04/2021, salah satu syarat keabsahan pembayaran bea meterai adalah menggunakan meterai tempel yang sah, berlaku, dan belum pernah digunakan. Dengan demikian, apabila dokumen dibubuhi oleh meterai palsu maka pembayaran bea meterai tidak sah dan dokumen dianggap tidak dibubuhi meterai.

Masyarakat dapat melakukan pemeteraian kemudian terhadap dokumen yang sudah terlanjur dibubuhi meterai yang tidak sah.

DJP mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada akan meterai tempel palsu dan meterai tempel bekas pakai (rekondisi). Masyarakat diimbau untuk meneliti kualitas dan memperoleh meterai tempel dari penjual yang terpercaya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

BLT UMKM atau BPUM BRI Mei 2021 Sudah Cair, Cek di Sini, Jangan Lupa B...

Nasional Minggu, 9 Mei 2021 | 16:00 WIB

BLT UMKM atau BPUM periode Mei 2021 senilai Rp1,2 juta dikabarkan sudah cair ke rekening penerima.

Umum - Nasional, BLT UMKM atau BPUM BRI Mei 2021 Sudah Cair, Cek di Sini, Jangan Lupa Bawa KTP, BLT UMKM,BPUM BRI,BLT UMKM kapan cair,cara mengecek blt umkm,cek BLT UMKM

Hore! Pencairan BLT UMKM Rp1,2 Juta Tunggu Verifikasi Kementerian Kope...

Nasional Minggu, 9 Mei 2021 | 15:04 WIB

Sebanyak 77.911 calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), dari program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) masih men...

Umum - Nasional, Hore! Pencairan BLT UMKM Rp1,2 Juta Tunggu Verifikasi Kementerian Koperasi, BLT UMKM,Pencairan BLT UMKM,pencairan blt umkm kapan,pencairan BPUM,eform.bri.co.id/bpum

Ketersediaan Pasokan dan Harga Daging Sapi untuk Lebaran Aman

Nasional Minggu, 9 Mei 2021 | 05:38 WIB

Tercatat dari hasil pantauan ketersediaan daging sapi berada pada kondisi aman

Umum - Nasional, Ketersediaan Pasokan dan Harga Daging Sapi untuk Lebaran Aman, Daging Sapi,Harga Daging sapi,Stok Daging Sapi,stok daging sapi nasional,stok daging sapi untuk lebaran

Muhammadiyah Tetapkan Lebaran Idulfitri Kamis 13 Mei 2021

Nasional Minggu, 9 Mei 2021 | 04:03 WIB

Muhammadiyah Tetapkan Lebaran Idulfitri Kamis 13 Mei 2021

Umum - Nasional, Muhammadiyah Tetapkan Lebaran Idulfitri Kamis 13 Mei 2021, muhammadiyah lebaran,lebaran muhammadiyah,Lebaran 2021,Idulfitri 2021,lebaran idulfitri jatuh pada,lebaran jatuh pada,idulfitri jatuh pada,Muhammadiyah

Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Segera Dibuka, Catat Jadwalnya

Nasional Minggu, 9 Mei 2021 | 03:37 WIB

Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Segera Dibuka, Catat Jadwalnya

Umum - Nasional, Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Segera Dibuka, Catat Jadwalnya, Pendaftaran CPNS,Pendaftaran CPNS 2021,CPNS,rekrutmen PPPK,pendaftaran PPPK 2021,cpns guru,pppk guru,kemenpan rb cpns

MUI Minta Istana Klarifikasi soal Kegaduhan Bipang Ambawang

Nasional Sabtu, 8 Mei 2021 | 21:58 WIB

MUI Minta Istana Klarifikasi soal Kegaduhan Bipang Ambawang

Umum - Nasional, MUI Minta Istana Klarifikasi soal Kegaduhan Bipang Ambawang, Bipang Ambawang,Bipang,MUI,Babi Panggang,Bipang Ambawang Adalah,Bipang Ambawang Halal,Bipang Ambawang Haram,Bipang Ambawang Jokowi

Kuota Gratis Kemendikbud Mei 2021 Cair Minggu Ini, Catat Tanggalnya!

Nasional Sabtu, 8 Mei 2021 | 18:47 WIB

Kapan kuota gratis Kemendikbud bulan Mei untuk para siswa, guru, mahasiswa, dan dosen cair? Berdasarkan ketentuan, kuota...

Umum - Nasional, Kuota Gratis Kemendikbud Mei 2021 Cair Minggu Ini, Catat Tanggalnya!, Kuota Gratis Kemendikbud Mei 2021,Kuota Gratis Kemendikbud,Cara Mendapatkan Kuota Gratis Kemendikbud,Kapan kuota gratis Kemendikbud Cair,Tanggal Cair kuota gratis Kemendikbud,Cara Mendapatkan Kuota Gratis,Syarat Dapat Kuota Gratis Kemendikbud

Ketum MUI: Muslim Boleh Masuk Gereja Selama Bisa Jaga Aqidah

Nasional Sabtu, 8 Mei 2021 | 14:38 WIB

Pernyataannya itu menindaklanjuti sejumlah ulama berbeda pendapat terkait boleh tidaknya seorang muslim masuk ke Gereja.

Umum - Nasional, Ketum MUI: Muslim Boleh Masuk Gereja Selama Bisa Jaga Aqidah, Ketum MUI,Jaga Aqidah,Majelis Ulama Indonesia,mat Muslim masuk rumah ibadah agama lain,Umat Muslim masuk gereja,Perbedaan pandangan antarulama,Hukum umat Muslim masuk gereja,muslim masuk gereja,muslim,gereja
dewanpers