web analytics
  

Miliki Banyak Cabang, PT Pos Indonesia Berpotensi Jadi Kanal Penerimaan GNWU

Selasa, 16 Maret 2021 21:29 WIB Andri Ridwan Fauzi
Bisnis - Finansial, Miliki Banyak Cabang, PT Pos Indonesia Berpotensi Jadi Kanal Penerimaan GNWU, Wakil Presiden Maruf Amin,PT POS Indonesia,Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU)

Wakil Presiden (Wapres) KH Maruf Amin. (Dok PT Pos Indonesia)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) yang dicanangkan pemerintah menjadi salah satu fokus pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Dengan potensi yang mencapai 180 triliun per tahun, gerakan ini perlu didukung kanal-kanal penerima wakaf untuk mempermudah para pewakaf menyerahkan wakafnya.

Untuk itu, PT Pos Indonesia (Persero) yang memiliki banyak cabang di pelosok tanah air, sangat berpotensi menjadi kanal penerimaan wakaf uang yang efektif.

“PT Pos itu merupakan salah satu kanal yang sangat potensial karena (cabangnya) tersebar di seluruh Indonesia bahkan sampai di tingkat kecamatan dan kelurahan. Jadi saya kira ini merupakan kanal yang sangat efektif, sehingga masyarakat di mana-mana bisa berwakaf melalui PT Pos,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) K.H. Maruf Amin saat menerima audiensi jajaran Direksi PT Pos Indonesia (Persero) melalui konferensi video di Kediaman Resmi Wapres, Jl. Diponegoro No. 2, Jakarta Pusat.

Oleh sebab itu, Wapres meminta kepada Pos Indonesia untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) guna membahas kerjasama yang dapat dilakukan.

“Maka nanti saya minta PT Pos Indonesia untuk berkomunikasi dengan Badan Eksekutif KNEKS yang juga memang bekerjasama dengan Badan Wakaf Indonesia,” pintanya, dalam keterangan resmi, Selasa (16/3/2021).

Keterlibatan PT Pos Indonesia ini, kata Wapres, selain menjadi partisipasi yang sangat bermanfaat juga akan bernilai ibadah.

“Mudah-mudahan keikutsertaan Kantor Pos ini selain juga merupakan satu partisipasi yang sangat besar manfaatnya, mudah-mudahan juga menjadi ibadah,” ujar Wapres.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi melaporkan bahwa Pos Indonesia memiliki portofolio jasa keuangan serta kantor cabang dan agen di seluruh Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai titik pengumpulan wakaf uang.

“Jadi kami laporkan Pak Wapres, bahwa Pos Indonesia ini punya 4.850 cabang di seluruh Indonesia, kemudian kita punya agen untuk jasa keuangan sekitar 20 ribu agen yang juga tersebar di seluruh Indonesia,” paparnya.

Bahkan, kata Faizal, Pos Indonesia akan mempermudah para pewakaf dalam membayarkan wakafnya karena dapat dilakukan secara fisik dengan datang ke kantor pos atau dengan interaksi digital melalui aplikasi Pos Giro Mobile (PGM).

“Memang core system (sistem inti) kami di jasa keuangan ini menggunakan giro. Giro kami ini tidak sama dengan giro bank, karena giro pos tidak memberikan imbal jasa sebagaimana gironya bank,” paparnya.

Di samping itu, lanjut Faizal, PT Pos Indonesia (Persero) memiliki empat program bisnis syariah lain untuk mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

“Pertama kami merencanakan untuk bisa menerima setoran haji reguler,” ujarnya.

Adapun program kedua, lanjut Faizal, adalah kerjasama dengan travel haji untuk pengurusan umroh dan haji.

“Kantor-kantor pos kami dapat dijadikan sebagai kantor cabang travel umroh dan haji,” ungkapnya.

Selanjutnya, Faizal menyebutkan program ketiga adalah perdagangan emas digital melalui kerjasama dengan berbagai pihak termasuk Pegadaian. Sedangkan program keempat adalah pembiayaan haji dan umroh.

“Jadi ini empat hal, rencana strategis di bisnis syariah Pos Indonesia untuk melengkapi bisnis kami di jasa keuangan,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Faizal pada audiensi kali ini Direktur Keuangan Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman, Direktur Kelembagaan Nezar Patria, Direktur Kurir dan Logistik Hariadi, Direktur SDM dan Umum Tonggo Marbun, serta Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan Charles Sitorus.
Sementara, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, Staf Khusus Wapres Bambang Widianto, dan Juru Bicara Wapres Masduki Baidlow

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Ayo Ngabuburit di Acara Semarak bjb Bisa Jadi Berkah di Channel Youtub...

Finansial Kamis, 6 Mei 2021 | 18:16 WIB

Dalam memperingati bulan suci Ramadan 1442 Hijriyah, bank bjb akan menggelar Acara Semarak Bisa Jadi Berkah pada Rabu 5...

Bisnis - Finansial, Ayo Ngabuburit di Acara Semarak bjb Bisa Jadi Berkah di Channel Youtube bank bjb, Semarak bjb,Acara Semarak bjb,Channel Youtube bank bjb,Ayo Ngabuburit,bank bjb,bjb DigiCash

Perluas Kemitraan, bank bjb Jalin Kerja Sama dengan PT Dilar Lintas Ra...

Finansial Kamis, 6 Mei 2021 | 14:40 WIB

bank bjb kembali memperluas jalinan kerja samanya dengan berbagai perusahaan. Salah satunya yang teranyar adalah kolabor...

Bisnis - Finansial, Perluas Kemitraan, bank bjb Jalin Kerja Sama dengan PT Dilar Lintas Raya Tasikmalaya, bank bjb,bank bjb kantor cabang Tasikmalaya,PT Dilar Lintas Raya,kerja sama bank bjb dan PT Dilar Lintas Raya,UMKM

Harga Emas Antam H-7 Lebaran Rp926.000 per Gram

Finansial Kamis, 6 Mei 2021 | 10:30 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp926.000 per gram pada Kamis, 6 Mei 2021, atau naik Rp4.00...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam H-7 Lebaran Rp926.000 per Gram, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga Emas Hari ini,Harga emas Antam Bandung,Emas

Masuk 10 Terbaik Nasional, Pertumbuhan Mobile Banking bank bjb Tercata...

Finansial Kamis, 6 Mei 2021 | 10:14 WIB

Dalam riset Infobank per awal Mei 2021, bank bjb menduduki urutan ke-8 dari 10 bank nasional yang menerapkan layanan mob...

Bisnis - Finansial, Masuk 10 Terbaik Nasional, Pertumbuhan Mobile Banking bank bjb Tercatat Paling Pesat, bank bjb,mobile banking bank bjb,bjb DIGI,Performa 10 Terbaik Mobile Banking,Infobank

Sekarang Saat yang Tepat Membeli Emas

Finansial Kamis, 6 Mei 2021 | 08:57 WIB

Terkadang kita bertanya-tanya kapan waktu yang tepat untuk membeli emas?

Bisnis - Finansial, Sekarang Saat yang Tepat Membeli Emas, Emas,Investasi Emas,membeli emas,Harga Emas,kapan beli emas

Masyarakat Diingatkan Waspada Investasi Ilegal, OJK Minta Lakukan Hal...

Finansial Rabu, 5 Mei 2021 | 21:48 WIB

OJK Ingatkan Masyarakat Waspada Investasi Ilegal, Segera Lakukan Hal Ini

Bisnis - Finansial, Masyarakat Diingatkan Waspada Investasi Ilegal, OJK Minta Lakukan Hal Ini, ojk,investasi ilegal,ojk jabar

Ekonomi Indonesia Kuartal I 2021 Minus 0,74%, Masih Resesi

Finansial Rabu, 5 Mei 2021 | 11:39 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi 0,74% year on year (yoy) pada kuartal I 202...

Bisnis - Finansial,  Ekonomi Indonesia Kuartal I 2021 Minus 0,74%, Masih Resesi, resesi indonesia,Ekonomi Indonesia,Pertumbuhan Ekonomi Indonesia,ekonomi indonesia kuartal 1,ekonomi indonesia kuartal 1 2021

Anjlok Lagi, Harga Emas Antam Kembali Rp922.000 per Gram

Finansial Rabu, 5 Mei 2021 | 11:17 WIB

Harga emas Antam tersebut berlaku di Butik Emas Logam Mulia Antam di Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bandung.

Bisnis - Finansial, Anjlok Lagi, Harga Emas Antam Kembali Rp922.000 per Gram, Harga Emas,Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga Emas Hari ini,Harga emas Antam Bandung,Emas

artikel terkait

dewanpers