web analytics
  

Kasus Pemotongan Bansos Provinsi Jabar Masih Didalami

Selasa, 16 Maret 2021 21:00 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Kasus Pemotongan Bansos Provinsi Jabar Masih Didalami, Kasus Pemotongan Bansos Provinsi Jabar,anggaran pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2020,Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Hario Prasetiyo Seno,Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya,Kepala Seksi Intelejen Kejaksan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Donni Roy Har

Ilustrasi pemotongan bansos yang bersumber dari anggaran pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2020. (Pixabay/Mohamad Trilaksono )

SINGAPARNA, AYOBANDUNG.COM — Kasus pemotongan dana hibah bantuan sosial (Bansos) yang dialami ratusan lembaga pendidikan dan keagamaan di Kabupaten Tasikmalaya saat ini masih didalami dua Aparat Penegak Hukum (APH) yakni Kejaksaan dan Kepolisian.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya dan Kepolisian Polres Tasikmalaya terus melakukan pemanggilan sejumlah saksi dan korban pemotongan bansos yang bersumber dari anggaran pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2020 tersebut.

Pemanggilan saksi dan korban ini diyakini sebagai upaya proses pengumpulan alat bukti sebelum kasus tersebut naik ke tahapan lebih tinggi. Namun, kedua lembaga yang menanggani kasus tersebut masih belum membuka informasi. Mereka belum membuka secara detail tentang sejauh mana proses penyidikan dan penyelidikan yang tengah dilakukan.

"Kita belum bisa berbicara apa-apa. Nanti saja kalau prosesnya selesai baru kita buka," jelas Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Hario Prasetiyo Seno, Selasa (16/3/2021).

Pihak kepolisian ini tengah melakukan pendalaman terhadap laporan 7 lembaga keagamaan di Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya. Setelah di kecamatan ini, kabarnya polisi pun meminta keterangan dari sejumlah lembaga penerima bantuan lainnya di kecamatan berbeda.

Hal yang sama dilalukan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya. Mereka belum bisa mengungkapkan sejauh mana proses penyidikan yang dilakukannya.

Sejak ditetapkan, kasus ini naik dari tingkat Penyelidikan ke Penyidikan pada Rabu 24 Februari 2021 lalu. Hingga kini kejaksaan pun masih belum bisa membuka sejauh mana proses yang mereka kerjakan. Namun yang pasti, pihak Kejaksaan sudah memanggil puluhan saksi guna mendalami kasus ini.

"Kita masih terus melakukan pemeriksaan dan memanggil sejumlah saksi. Ditunggu saja ya. Belum selesai," jelas Kepala Seksi Intelejen Kejaksan Negeri Kabupaten Tasikmalaya, Donni Roy Hardi.

Ditambahkan Donni, pihaknya dalam waktu dekat ini bakalan membuka proses dan tahapan yang telah dilakukannya guna membongar kasus pemotongan hibah bansos tersebut.

Sementara itu, Ketua LBH Ansor Kabupaten Tasikmalaya, Asep Abdul Ropik menjelaskan, pihaknya akan terus mengawal dan mendorong proses hukum yang dilakukan dua lembaga ini hingga mampu mengusut tuntas aktor utama tragedi yang dialami lembaga pendidikan dan  keagamaan di Kabupaten Tasikmalaya.

Ia pun sangat berharap beterbukaan dari aparat penegak hukum dalam penanganan kasusnya, sehingga masyarakat juga serta merta bisa ikut mengawasinya.

"Kami akan kawal terus hingga tuntas. Jangan sampai menguap ditengah jalan. Kami pun sangat mengapresisi dan mendukung kinerja aparat penegak hukum," tegas Asep. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Lebaran Tanpa Mudik, Bentuk Pengorbanan Selama (Masih) Pandemi

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 21:44 WIB

Pemerintah mengakui tak mungkin menahan laju pemudik dengan sempurna. Namun, pengorbanan dibutuhkan demi kepentingan leb...

Umum - Regional, Lebaran Tanpa Mudik, Bentuk Pengorbanan Selama (Masih) Pandemi, Lebaran Tanpa Mudik,Larangan Mudik 2021,penyekatan pemudik,penyekatan pemudik di Kota Cirebon

Ini Modus Pemudik Untuk Kelabui Petugas Pos Penyekatan

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 21:17 WIB

Modus pemudik untuk melewati pos penyekatan sangat beraneka ragam. Mereka akan berusaha atau mengupayakan segala cara ag...

Umum - Regional, Ini Modus Pemudik Untuk Kelabui Petugas Pos Penyekatan, Modus Pemudik,penyekatan pemudik di Tasik,Larangan Mudik di Tasik,Polres Tasikmalaya Kota

2 Hari Penyekatan, 407 Kendaraan di Majalengka Diputarbalikan

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 20:11 WIB

Sepanjang 2 hari penyekatan Operasi Ketupat Lodaya 2021, sedikitnya 407 kendaraan yang hendak melintasi Kabupaten Majale...

Umum - Regional, 2 Hari Penyekatan, 407 Kendaraan di Majalengka Diputarbalikan, Operasi Ketupat Lodaya 2021,Penyekatan larangan mudik,Pemudik Bandel,pemudik,Penyebaran Covid-19

Forkopimda dan PWI Cianjur Perkuat Kemitraan, Ini Alasannya

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 19:54 WIB

Meningkatkan kemitraan dengan rekan-rekan wartawan ini menyikapi adanya dugaan kekerasan terhadap wartawan majalah Tempo...

Umum - Regional, Forkopimda dan PWI Cianjur Perkuat Kemitraan, Ini Alasannya, Forkopimda,PWI Cianjur,Kekerasan terhadap Wartawan

Malam Hari, Waktu Rawan Pemudik Melintas

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 19:25 WIB

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Herman Junaedi mengatakan, malam hari merupakan waktu yang sering dimanfaatkan oleh...

Umum - Regional, Malam Hari, Waktu Rawan Pemudik Melintas, Penyekatan Pemudik Malam,Polres Tasikmalaya,Pemudik Melintas Malam Hari

Uniknya Desain Masjid Raya Seribu Bulan di Banyumas Karya Ridwan Kamil

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 18:12 WIB

Gagasannya dari lailatul qadar, malam turunnya Al Quran.

Umum - Regional, Uniknya Desain Masjid Raya Seribu Bulan di Banyumas Karya Ridwan Kamil, Masjid Seribu Bulan,Desain Masjid Ridwan Kamil,Masjid Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo

Puluhan Warga dari 3 Kampung di Cianjur Keracunan Kulit Goreng

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 17:29 WIB

Puluhan Warga dari 3 Kampung di Cianjur Keracunan Kulit Goreng

Umum - Regional, Puluhan Warga dari 3 Kampung di Cianjur Keracunan Kulit Goreng, keracunan makanan Cianjur,keracunan kulit goreng Cianjur,Cianjur,keracunan Makanan

Wisata Pangandaran Tetap Dibuka Saat Lebaran

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 17:13 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran berencana akan tetap membuka desntinasi wisata saat Lebaran 1442 H. Hanya saja...

Umum - Regional, Wisata Pangandaran Tetap Dibuka Saat Lebaran, Pantai Pangandaran,Wisata Pangandaran,wisata pangandaran lebaran,Pangandaran
dewanpers