web analytics
  

Pemerintah Tunggu MUI Uji Kehalalan Vaksin AstraZenaca

Minggu, 14 Maret 2021 12:22 WIB
Umum - Nasional, Pemerintah Tunggu MUI Uji Kehalalan Vaksin AstraZenaca, vaksin AstraZeneca,MUI,Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito,efek samping vaksin astrazaneca

[ilustrasi] Vaksin Covid-19 (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa penggunaan vaksin AstraZenaca untuk program vaksinasi nasional masih menunggu hasil uji kehalalan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Iya betul (tunggu uji halal MUI)," kata Wiku saat dihubungi, Minggu (14/3/2021).

Ia menjelaskan, vaksin AstraZeneca ini juga akan mengikuti proses alokasi yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan.

Sebelumnya, saat memberikan keterangan pers, Wiku juga menyampaikan pemerintah terus melakukan monitoring perkembangan isu vaksin AstraZeneca.

Salah satunya terkait laporan di beberapa negara Eropa yang menemukan adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berupa penggumpalan darah dari target vaksinasi akibat vaksin ini. Karena itu, sejumlah negara tersebut menghentikan pemakaian vaksin AstraZeneca.

Namun demikian, Wiku menegaskan, vaksin AstraZaneca ini aman untuk digunakan dan sesuai dengan pernyataan European Medicine Agency (EMA).

"Saat ini, tidak ada indikasi bahwa vaksinasi AstraZeneca menyebabkan pembekuan darah. Hal ini juga tidak terdaftar sebagai efek samping AstraZeneca," kata Wiku.

Berdasarkan fakta, lanjutnya, lebih dari 10 juta vaksin AstraZeneca yang telah digunakan tidak menunjukkan bukti risiko emboli paru atau trombosis vena dalam golongan usia, jenis kelamin, dan golongan lainnya di negara-negara yang menggunakannya.

Dari fakta itu menunjukan bahwa jumlah kejadian sejenis secara signifikan lebih rendah daripada penerima suntikan dibandingkan angka kejadian pada masyarakat umum.

Sebelumnya, BPOM sendiri telah menerbitkan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin AstraZeneca. Vaksin tersebut telah tiba di Indonesia pada Senin (8/3) sebanyak 1,1 juta dosis untuk pengiriman gelombang pertama.

Vaksin ini merupakan vaksin yang dikembangkan oleh Oxford University bekerja sama dengan AstraZeneca menggunakan platform non-replicating viral vector (ChAdOx 1).

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Ali Ngabalin Ungkap Alasan Jokowi Belum Diumumkan Reshuffle

Nasional Senin, 19 April 2021 | 13:54 WIB

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengungkap alasan Presiden Joko Widodo belum mengumum...

Umum - Nasional, Ali Ngabalin Ungkap Alasan Jokowi Belum Diumumkan Reshuffle, Reshuffle Kabinet,reshuffle menteri,Reshuffle kabinet Jokowi,Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin

Kabar Baik! Pencairan PKH Tahap II Ditargetkan Selesai April

Nasional Senin, 19 April 2021 | 13:47 WIB

Bansos tersebut menyasar 9.074.584 Keluarga Penerima Manfaat PKH di seluruh pelosok Tanah Air.

Umum - Nasional, Kabar Baik! Pencairan PKH Tahap II Ditargetkan Selesai April , Pencairan PKH Tahap II,Kapan Pencairan PKH Tahap II,Kementerian Sosial,Kemensos,Program Keluarga Harapan,Penerima Manfaat PKH,Pencairan bansos PKH

Mabes TNI: Vaksin Nusantara Bukan Program TNI, Beri Dukungan?

Nasional Senin, 19 April 2021 | 13:09 WIB

TNI menegaskan memiliki pedoman dalam mendukung inovasi vaksin Nusantara ini. Dukungan dengan catatan vaksin telah memen...

Umum - Nasional, Mabes TNI: Vaksin Nusantara Bukan Program TNI, Beri Dukungan?, TNI,vaksin nusantara,Polemik Vaksin Nusantara,Badan Pengawas Obat dan Makanan,BPOM,Mabes TNI,Vaksin Nusantara Bukan Program TNI,program vaksin Nusantara

Vaksin Nusantara Tuai Polemik, Ini Kata Legislator

Nasional Senin, 19 April 2021 | 12:56 WIB

Aksi dukung-mendukung terhadap lembaga tertentu dalam polemik vaksin Nusantara dinilai tidak tepat. Apalagi, orang-orang...

Umum - Nasional, Vaksin Nusantara Tuai Polemik, Ini Kata Legislator, Vaksin Nusantara Tuai Polemik,Polemik Vaksin Nusantara,vaksin nusantara,Badan Pengawas Obat dan Makanan,BPOM,persoalan vaksin nusantara,ketersediaan vaksin Covid-19,pengadaan vaksin,pro kontra vaksin nusantara

Kartu Prakerja : Pencairan Insentif 3 Hari Lagi, Segera Ikuti Langkah...

Nasional Senin, 19 April 2021 | 12:48 WIB

Peserta Kartu Prakerja di gelombang 15 hanya memiliki sisa waktu 3 hari lagi untuk membeli pelatihan pertama. Hal ini di...

Umum - Nasional, Kartu Prakerja : Pencairan Insentif 3 Hari Lagi, Segera Ikuti Langkah Ini, Program Kartu Prakerja,Prakerja Gelombang 15,Insentif Kartu Prakerja,Insentif kartu prakerja gelombang 15,Kartu Prakerja,Pelatihan Kartu Prakerja

Jadi Relawan Vaksin Nusantara, Dahlan Iskan Berikan Sampel Darah

Nasional Senin, 19 April 2021 | 12:40 WIB

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyerahkan sampel darahnya kepada tim peneliti Vaksin Nusantara untuk menjalani uji kl...

Umum - Nasional, Jadi Relawan Vaksin Nusantara, Dahlan Iskan Berikan Sampel Darah, relawan vaksin nusantara,vaksin nusantara,Dahlan Iskan,Mantan Menteri BUMN,BPOM,uji klinis fase II Vaksin Nusantara,Dahlan Iskan Berikan Sampel Darah

Simak! Ini Persyaratan Daftar IPDN 2021

Nasional Senin, 19 April 2021 | 12:31 WIB

Berdasarkan informasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), IPDN hingga Kamis (15/4/2021) telah menerima menerima lebih d...

Umum - Nasional, Simak! Ini Persyaratan Daftar IPDN 2021 , Persyaratan Daftar IPDN 2021,Syarat Daftar IPDN 2021,Apa Syarat Daftar IPDN 2021,Daftar IPDN 2021,Cara Daftar IPDN 2021,Bagaimana Cara Daftar IPDN 2021,Institut Pemerintahan Dalam Negeri,IPDN,Cara Masuk IPDN,Syarat Masuk IPDN

BLT UMKM Masih Bisa Diakses, Bagaimana BLT BPJS Ketenagakerjaan ?

Nasional Senin, 19 April 2021 | 12:10 WIB

Berbeda dengan BLT BPJS Ketenagakerjaan yang sudah dihentikan, BLT UMKM masih akan disalurkan oleh pemerintah kepada mas...

Umum - Nasional, BLT UMKM Masih Bisa Diakses, Bagaimana BLT BPJS Ketenagakerjaan ?, blt,BLT BPJS Ketenagakerjaan,BLT UMKM,Bantuan Langsung Tunai bpjs ketenagakerjaan,BLT Ketenagakerjaan,BLT BPJS ketenagakerjaan cair,Syarat BLT UMKM,blt bpjs ketenagakerjaan 2021,blt bpjs,update blt pekerja,UPDATE BLT BPJS KETENAGAKERJAAN

artikel terkait

dewanpers