web analytics
  

CEK FAKTA: Lama Gunakan Masker Sebabkan Kematian Akibat Racun Karbondioksida

Minggu, 14 Maret 2021 12:13 WIB Gelar Aldi S
Umum - Nasional, CEK FAKTA: Lama Gunakan Masker Sebabkan Kematian Akibat Racun Karbondioksida, Hoaks,Ayobandung cek fakta,Cek Fakta,World Health Organization (WHO),gunakan masker kelamaan sebabkan kematian,lama menggunakan masker sebabkan kematian,karbondioksida pada masker

Hoaks bersumber dari pesan berantai WhatsApp. (Ayobandung.com/Aldi Gelar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Hoaks lama yang beredar kembali ialah mengenai hoaks menggunakan masker terlalu lama dapat menyebabkan kematian akibat keracunan karbondioksida (CO2).

World Health Organization (WHO) menegaskan, penggunaan masker medis tidak menyebabkan keracunan karbon dioksida atau kekurangan oksigen.

WHO menyarankan saat mengenakan masker medis, pastikan ukurannya pas dan cukup kencang agar dapat bernapas secara normal. Jangan menggunakan kembali masker sekali pakai dan selalu menggantinya sesegera mungkin setelah lembap.

Dokter spesialis paru RSA UGM, Siswanto menambahkan, pemakaian masker aman bahkan saat berolahraga. Memakai masker saat berolahraga aman bagi kesehatan dan tidak menganggu fungsi paru-paru. Sebab, dari sisi fisiologis kapasitas paru-paru manusia jauh lebih tinggi hingga 200 kali dari kapasitas jantung dan pembuluh darah.

"Penggunaan masker dapat menurunkan risiko tertular Covid-19 dan tidak ada perbedaan dampak negatif pada fungsi paru maupun parameter metabolik," terangnya, dikutip dari ugm.ac.id.

Hoaks ini Ayobandung.com dapatkan dalam bentuk pesan berantai di WhatsApp. Sebelumnya, hoaks ini pernah ramai di Facebook pada Oktober 2020 lalu. Tapi, kini hoaks tersebut diubah pada bentuk kalimatnya dan banyak disebarkan melalui pesan berantai di WhatsApp.

Berikut narasi tentang hoaks mengenai menggunakan masker terlalu lama dapat menyebabkan kematian akibat keracunan karbondioksida (CO2) yang pernah beredar pada Oktober 2020 lalu:

“OH.. TERNYATA AKTIVIS ANTI MASKER DIA INI.
Hayoolah .. kita buat gerakan yang sama sebagai aktivis anti Masker, agar kita tidak ketergantungan dan menyelamatkan banyak nyawa Manusia dari dampak terlalu lama dan terlalu Sering menggunakan Masker, yang bisa mengakibatkan HYPOXIA dan MATI karna fungsi paru” tidak lagi Normal dan keracunan CO2 kita sendiri.
buat gerakan anti Masker agar kita tidak mudah di kontrol dan di kendalikan seperti Robot.
Orang Sehat .. Gunakan OTAK.”

Hirup CO2 bunuh diri

Hirup CO2 Bunuh Diri Massal fitnah corona

CO2"

Dan terdapat yang serupa yang berbunyi:

"MEGA PROJECK DUNIA Yang Di Rancang Oleh Yahudi,Amerika dan China**UNTUK MEMBENAMKAN : KEBANGKITAN ISLAM YANG MENDUNIA* *CORONA_YG_MENIPU*(Copas + Edit)*Bismillah...**PROGRAM BUNUH DIRI MASAL, AGAR MASYARAKAT DUNIA* *MENGHIRUP CO2**Karna Dengan Berlebihan Menghirup CO2, Manusia Tidak akan Hidup lama alias Bunuh Diri Massal* *Yang Dibutuhkan Oleh Tubuh Kita Seharusnya Menghirup O2 ( Oksigen )**tetapi karena CO2 (Karbon Dioksida) nya tertahan di masker, maka mau tidak mau harus kita hirup lagi)....... Inilah Program Pertama Mereka ( Yahudi Cs )**MAKA TERJAWABLAH SUDAH SIAPA SEBENARNYA CORONA....... YANG MEREKA CIPTAKAN."

Jadi, berdasarkan hasil penelusuran Ayobandung.com, pesan berantai mengenai menggunakan masker terlalu lama dapat menyebabkan kematian akibat keracunan karbondioksida (CO2) adalah hoaks. Dan fakta lainnya adalah, pesan berantai tersebut merupakan hoaks lama yang kembali beredar.

Sumber hoaks: tangkapan layar dari pesan berantai di WhatsApp

Link counter hoaks:

https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public/myth-busters#oxygen

https://www.kompas.com/tren/read/2020/10/23/073000365/-hoaks-pakai-masker-sebabkan-pengurangan-kadar-o2-dan-keracunan-co2?page=all

https://www.republika.co.id/berita/qeylos409/dokter-bantah-pakai-masker-bisa-berakibat-keracunan-co2

https://ugm.ac.id/id/berita/19874-dokter-rsa-ugm-pakai-masker-tidak-sebabkan-keracunan-karbondioksida-dan-hipoksia

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Kegiatan Ini Diizinkan di Masa Larangan Mudik Lokal Aglomerasi

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 20:27 WIB

Pemerintah kembali menegaskan mudik lokal dalam satu wilayah aglomerasi tetap dilarang karena termasuk aturan larangan m...

Umum - Nasional, Kegiatan Ini Diizinkan di Masa Larangan Mudik Lokal Aglomerasi, Larangan Mudik Lokal Aglomerasi,mudik lokal,mudik lokal dilarang,Aturan Larangan Mudik,peniadaan mudik,wilayah aglomerasi,kawasan aglomerasi tanpa perlu SIKM

Mudik Aglomerasi Dilarang, Bagaimana Nasib Moda Transportasi?

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 20:17 WIB

Pemerintah melarang kegiatan mudik masyarakat, termasuk di wilayah aglomerasi. Kendati demikian, aktivitas transportasi...

Umum - Nasional, Mudik Aglomerasi Dilarang, Bagaimana Nasib Moda Transportasi?, Mudik Aglomerasi Dilarang,Nasib Moda Transportasi,aktivitas transportasi,aglomerasi,Kementerian Perhubungan,Pembatasan Jam Operasional,pengetatan prokes

Ini Jadwal Pengumuman Hasil UTBK-SBMPTN 2021, Catat Tanggalnya!

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 20:07 WIB

Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau UTBK-SBMPTN 2021 telah sele...

Umum - Nasional, Ini Jadwal Pengumuman Hasil UTBK-SBMPTN 2021, Catat Tanggalnya!, Pengumuman Hasil UTBK-SBMPTN 2021,Cara Cek Pengumuman Hasil UTBK SBMPTN 2021,Hasil UTBK-SBMPTN 2021,UTBK-SBMPTN 2021,apan pengumuman hasil UTBK-SBMPTN 2021

Jadwal, Syarat, dan Panduan Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 17:15 WIB

Pendaftaran beasiswa LPDP 2021 secara online telah dibuka pada 4 Mei-1 Juni 2021.

Umum - Nasional, Jadwal, Syarat, dan Panduan Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021, Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021,Jadwal LPDP 2021,Syarat Pendaftaran LPDP 2021,Panduan Pendaftaran LPDP 2021,Pendaftaran beasiswa LPDP 2021,Jadwal Beasiswa LPDP 2021,Syarat Beasiswa LPDP 2021

Kemendikbud Ristek Batalkan SKB Seragam, Ada Apa?

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 16:16 WIB

MA telah resmi membatalkan SKB Tiga Menteri tentang Pakaian Seragam dan Atribut para Peserta Didik, Pendidik, dan Tenaga...

Umum - Nasional, Kemendikbud Ristek Batalkan SKB Seragam, Ada Apa?, SKB Seragam,SKB Seragam Sekolah,Kemendikbud Ristek,SKB Tiga Menteri tentang Pakaian Seragam,atribut keagamaan,karakter peserta didik,toleransi beragama,Kemendikbud Ristek Batalkan SKB Seragam

Komnas HAM Curiga Pelabelan Teroris TPNPB OPM Bentuk Putus Asa Jokowi

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 15:58 WIB

Komnas HAM curiga penyematan label teroris untuk Tentara Pembebasan Negara Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-O...

Umum - Nasional, Komnas HAM Curiga Pelabelan Teroris TPNPB OPM Bentuk Putus Asa Jokowi, Komnas HAM,Pelabelan Teroris TPNPB OPM,Jokowi,penyematan label teroris,TPNPB-OPM,Presiden Joko Widodo,pemerintahan Jokowi

Duh! Pertanyaan Tes Alih Status Pegawai KPK Lecehkan Perempuan

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 15:11 WIB

Tes alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menjadi ASN atau aparatur sipil negara, terus menuai keca...

Umum - Nasional, Duh! Pertanyaan Tes Alih Status Pegawai KPK Lecehkan Perempuan, Tes alis status pegawai KPK,Pegawai KPK,Pegawai KPK jadi ASN,Pertanyaan tes alih status pegawai KPK

Doni Monardo: Kasus Covid-19 Bisa Meledak Jika Tak Hati-hati

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 14:25 WIB

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo menegaskan, upaya penanganan dan pengendalian Co...

Umum - Nasional, Doni Monardo: Kasus Covid-19 Bisa Meledak Jika Tak Hati-hati, Doni Munardo,Kasus Covid-19,Satgas Covid-19,Virus Corona
dewanpers