web analytics
  

CEK FAKTA: Hoaks, Tidak Ada Bantuan Tunai Rp3.550.000 dari BPJS Kesehatan

Sabtu, 13 Maret 2021 18:48 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, CEK FAKTA: Hoaks, Tidak Ada Bantuan Tunai Rp3.550.000 dari BPJS Kesehatan, Hoaks Bantuan BPJS Kesehatan,BPJS Kesehatan,bantuan langsung tunai,Cek Fakta,Hoaks,pesan berantai whatsapp

Hoaks pesan berantai soal bantuan Rp3.550.000 dari BPJS Kesehatan (Turnbackhoax.id)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Beredar pesan berantai Whatsapp yang menyatakan adanya bantuan sebesar Rp3.550.00 kepada mereka yang bekerja antara tahun 2000 dan 2021.

Dalam pesan berantai tersebut terdapat tautan mengatasnamakan BPJS. Ketika dibuka, tautan itu akan muncul tampilan laman dengan logo BPJS Kesehatan.

Adapun, narasi pesan berantai tersebut sebagai berikut:

“Mereka yang bekerja antara tahun 2000 dan 2021 berhak menerima bantuan sosial finansial sebesar Rp 3.550.000. Periksa apakah nama Anda ada di daftar untuk menarik manfaat. Daftar lengkap. https//bpjs[dot]club/bantuan/?bpjs."

Berdasarkan hasil penelusuran seperti dikutip turnbaxkhoax.id, diketahui bahwa isi pesan berantai tersebut tidak benar dan sudah pernah diperiksa faktanya pada 28 Januari 2021 di turnbackhoax.id dengan judul artikel “[SALAH] Tautan Bantuan Sosial Finansial Rp3.550.000 untuk Pekerja tahun 2000-2021.”

Adapun, pihak BPJS Kesehatan sudah memberikan klarifikasinya pada 27 Januari 2021. Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf memastikan informasi bantuan sosial finansial sebesar Rp 3.550.00 dari BPJS Kesehatan adalah tidak benar alias hoaks. “Dapat kami pastikan itu hoaks, murni hoaks,” kata Iqbal.

Iqbal menjelaskan, pihaknya tidak pernah memberikan bantuan berupa bantuan finansial kepada para peserta BPJS Kesehatan, sebagaimana dinarasikan dalam unggahan tersebut.

BPJS Kesehatan tidak pernah memberikan bantuan-bantuan finansial seperti itu,” kata Iqbal.

Untuk mengetahui informasi resmi terkait BPJS Kesehatan, Iqbal mengimbau masyarakat untuk mengakses website resmi, akun media sosial resmi, atau nomor kontak resmi BPJS Kesehatan.

“Semua informasi terkait BPJS Kesehatan bisa diakses melalui care center 1500 400 atau ke akun medsos resmi BPJS kesehatan dan website resmi BPJS Kesehatan, bpjs-kesehatan.go.id,” kata Iqbal.

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka konten tersebut masuk ke dalam kategori konten tiruan.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Update Covid-19 Indonesia Bertambah 3.080 Kasus Baru

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 17:05 WIB

Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.739.750 kasus.

Umum - Nasional, Update Covid-19 Indonesia Bertambah 3.080 Kasus Baru, Update Covid-19 Indonesia,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),3.080 Kasus Baru,total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia,kasus harian Covid-19

Khawatir Bahaya, Distribusi Vaksin AstraZeneca Dihentikan Sementara

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 14:15 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memilih bersikap waspada dan menghentikan distribusi serta penggunaan batch CTMAV547.

Umum - Nasional, Khawatir Bahaya, Distribusi Vaksin AstraZeneca Dihentikan Sementara, vaksin AstraZeneca,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),vaksin AstraZeneca batch CTMAV547,Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI),Distribusi Vaksin AstraZeneca Dihentikan Sementara

Diserang Banjir, Warga di Kalimantan Utara Terpaksa Tinggalkan Rumah

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 14:05 WIB

Warga beberapa desa di Kalimantan Utara terpaksa harus mengungsi ke tempat sanak saudara untuk sementara waktu.

Umum - Nasional, Diserang Banjir, Warga di Kalimantan Utara Terpaksa Tinggalkan Rumah, Kalimantan Utara,Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB),Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),Kabupaten Malinau,Banjir

Buntut Kasus Antigen Bekas, Semua Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipe...

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 11:21 WIB

Langkah tegas diambil Kementerian BUMN yang memecat seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD). Langkah ini diambil s...

Umum - Nasional, Buntut Kasus Antigen Bekas, Semua Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat, Penggunaan alat rapid tes antigen bekas,alat rapid test antigen bekas,Kasus Alat Tes Antigen Bekas,Menteri BUMN Erick Thohir,PT Kimia Farma Diagnostika,Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat

Sederet Bukti Indonesia Tak Pernah Akui Israel sebagai Negara

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 11:05 WIB

Salah satunya saat timnas sepakbola Indonesia melewatkan kesempatan untuk lolos ke kompetisi internasional Piala Dunia p...

Umum - Nasional, Sederet Bukti Indonesia Tak Pernah Akui Israel sebagai Negara, Bela Palestina,Palestina,Israel Palestina,Israel Serang Palestina,Israel,Indonesia tak akui Israel

CEK FAKTA: Tes Sederhana Bebas Covid-19 dengan Tahan Napas 10 Detik

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 08:52 WIB

Beredar sebuah postingan di Facebook yang berisikan cara mendeteksi infeksi virus corona dengan mudah, sederhana, dan pr...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: Tes Sederhana Bebas Covid-19 dengan Tahan Napas 10 Detik, tes Covid-19 tahan napas 10 detik,Hoaks Covid-19,tahan napas 10 detik,Hoaks,Cek Fakta,Ayobandung cek fakta

Kakorlantas: 1,5 Juta Orang Akan Kembali ke Jabodetabek

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 06:57 WIB

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono mengatakan, diperkirakan 1,5 juta orang bakal kembali ke...

Umum - Nasional, Kakorlantas: 1,5 Juta Orang Akan Kembali ke Jabodetabek, Kakorlantas Polri,Kakorlantas Irjen Pol Istiono,pemudik Jabodetabek,Lebaran 2021,Rapid Test Antigen Acak,Jabodetabek

6 Tewas Usai Perahu Wisata Terbalik di Waduk Kedung Ombo

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 06:04 WIB

Koordinator Basarnas pos SAR Surakarta, Arif Sugiarto, mengatakan, penyebab terbaliknya perahu wisata tersebut lantaran...

Umum - Nasional, 6 Tewas Usai Perahu Wisata Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Waduk Kedung Ombo,perahu terbalik Waduk Kedung Ombo,wisatawan tewas Waduk Kedung Ombo,wisatawan tenggelam Waduk Kedung Ombo

artikel terkait

dewanpers