web analytics
  

Upah Dipangkas THR Dicicil, Buruh CV Sandang Sari Layangkan Tuntutan

Rabu, 10 Maret 2021 18:54 WIB Idham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Bandung, Upah Dipangkas THR Dicicil, Buruh CV Sandang Sari Layangkan Tuntutan, Pengadilan Negeri Bandung,CV Sandang Sari,demo buruh

Buruh dari Federasi Serikat Buruh Militan memadati Pengadilan Negeri Bandung IA. (Ayobandung.com/Idham Nur Indrajaya)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Pada hari Selasa (9/3/2021), Pengadilan Negeri Bandung IA dipadati orang-orang dengan pakaian merah menyala. Mereka adalah anggota Federasi Serikat Buruh Militan atau yang lebih dikenal dengan F-Sebumi.

Pada saat itu, mereka sedang menantikan sidang putusan atas kasus Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dituduhkan kepada para buruh CV. Sandang Sari. Mereka didakwa karena dianggap telah melakukan aksi yang merugikan perusahaan. 

Pada tanggal 3, 4, dan 6 April 2020, para buruh CV. Sandang Sari melakukan aksi unjuk rasa yang menuntut hak-hak mereka. 

Adapun tuntutan yang mereka layangkan berkenaan dengan aturan ketenagakerjaan soal upah dan Tunjangan Hari Raya (THR) yang kebijakannya dikeluarkan perusahaan secara sepihak. 

Upah yang dipangkas dan THR yang dibayar dengan cara mencicil pada gilirannya memancing perlawanan dari para buruh yang merasa telah direnggut hak-haknya tanpa ada musyawarah. 

Setelah buruh melakukan unjuk rasa, sempat ada pertemuan antara anggota-anggota serikat buruh, pihak personalia perusahaan, dan mediator dari perangkat pemerintahan. 

Berhubung unjuk rasa dan negosiasi tersebut tidak membuahkan kesepakatan, para buruh melakukan aksi mogok kerja pada 12, 13, dan 14 Mei 2020 di pabrik. 

Pada aksi tersebut, CV Sandang Sari mengaku mengalami kerugian sebesar Rp12 miliar. Kerugian yang menurut perusahaan dipicu matinya enam puluh mesin pabrik pada saat mogok kerja berlangsung. 

Perusahaan mengklaim mesin itu sengaja dimatikan buruh yang melakukan aksi. Sementara itu, para buruh menegaskan bahwa mesin-mesin pabrik itu memang sudah mati. Buruh sama sekali tidak tahu-menahu soal itu. 

Perusahaan pun menuntut para buruh karena aksi-aksi mereka berimbas kepada kegagalan produksi dan pembatalan pembelian oleh klien. Perusahaan pun menuntut atas aksi para buruh yang tidak mengantongi izin. 

Tuntutan dilayangkan kepada para buruh yang keseluruhannya berjumlah 210 orang. Mereka pun diharuskan membayar uang sanksi atas aksi yang dianggap telah melanggar hukum itu. 

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Ridwan Kamil Minta KBB dan Kota Tasikmalaya Kerja Keras Turunkan Kasus...

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 23:19 WIB

Memasuki PPKM Mikro tahap ketujuh 4-17 Mei 2021, Jawa Barat memiliki dua zona merah yaitu Kabupaten Bandung Barat dan Ko...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Minta KBB dan Kota Tasikmalaya Kerja Keras Turunkan Kasus Covid, Gubernur Jabar Ridwan Kamil,Kasus Covid-19 di Jabar,Zona merah di Jawa Barat,KBB Zona Merah,Kota Tasikmalaya Zona Merah

Pemkot Bandung Bertekad Perbaiki Peringkat Smart City Dunia

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 22:10 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bertekad mempetahankan status smart city yang telah dipegangnya. Bahkan Pemkot Bandung...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Bertekad Perbaiki Peringkat Smart City Dunia, Pemkot Bandung,Smart City,Eden Strategy Institute

Hari Kedua Larangan Mudik, Ridwan Kamil: 22.000 Kendaraan Diputarbalik...

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 22:04 WIB

Selama dua hari penyekatan pada masa pelarangan mudik 6-17 Mei 2021, petugas gabungan kabupaten/kota berhasil memutar ba...

Bandung Raya - Bandung, Hari Kedua Larangan Mudik, Ridwan Kamil: 22.000 Kendaraan Diputarbalikkan , Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Hari Kedua Larangan Mudik,Kendaraan Diputarbalikkan,Larangan Mudik di Jabar,Mudik Aglomerasi Dilarang,mudik lokal dilarang

Tingkatkan PAD Sektor Pajak, Oded Minta Lurah dan Camat Edukasi Warga

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 21:53 WIB

Pemerintah Kota Bandung memberikan penghargaan kepada camat dan lurah berprestasi dalam pemungutan pembayaran Pajak Bumi...

Bandung Raya - Bandung, Tingkatkan PAD Sektor Pajak, Oded Minta Lurah dan Camat Edukasi Warga, Pemkot Bandung,PAD Kota Bandung,pajak kota bandung,PBB Kota Bandung

Orang Sunda Diimbau Tidak Terjebak Romantisme Masa Lalu

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 18:44 WIB

Ketua Umum Sundawani Wirabuana, Robby Maulana Zulkarnaen, mengimbau kepada masyarakat Sunda di Indonesia untuk beradapta...

Bandung Raya - Bandung, Orang Sunda Diimbau Tidak Terjebak Romantisme Masa Lalu, Sunda Nusantara,Romantisme Masa Lalu,Sundawani Wirabuana,Orang Sunda,masyarakat Sunda

Ramai Pengunjung, Beberapa Toko di Kings Kena Sanksi Prokes

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 18:35 WIB

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagin), Elly Wasliah memprediksi akan terjadi lonjakan pengunjung mal k...

Bandung Raya - Bandung, Ramai Pengunjung, Beberapa Toko di Kings Kena Sanksi Prokes, Kings Shopping Center,Pengunjung Memadati Kings,Kings Ramai Pengunjung

Paguyuban Sunda: Kekaisaran Sunda Nusantara Halusinasi

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 16:39 WIB

Menurut Robby, kasus fenomena Sunda Nusantara kurang-lebih memiliki persamaan dengan Sunda Empire yang sempat menggegerk...

Bandung Raya - Bandung, Paguyuban Sunda: Kekaisaran Sunda Nusantara Halusinasi, Negara Kekaisaran Sunda Nusantara,plat nomor Kekaisaran Sunda,STNK kekaisaran Sunda,SIM kekaisaran Sunda,kekaisaran sunda nusantara,Sunda Empire

Kendaraan Selain Plat D Curi Waktu saat Petugas Istirahat di GT Pasteu...

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 14:51 WIB

Di antara kendaraan dengan pelat nomor selain D yang lolos pemeriksaan, kendaraan dengan pelat nomor B adalah yang palin...

Bandung Raya - Bandung, Kendaraan Selain Plat D Curi Waktu saat Petugas Istirahat di GT Pasteur, pos penyekatan Pasteur,pos penyekatan Bandung,Larangan Mudik Lebaran 2021,larangan mudik Bandung,pemudik masuk Bandung,Bandung

artikel terkait

dewanpers