web analytics
  

Vaksinasi Nasional Ditargetkan Selesai Akhir Tahun

Selasa, 9 Maret 2021 14:07 WIB
Umum - Nasional, Vaksinasi Nasional Ditargetkan Selesai Akhir Tahun, Target Vaksinasi Nasional,vaksinasi nasional,Vaksin Covid-19,vaksin corona

Ilustrasi--Petugas pelayanan publik melakukan vaksinasi Covid-19 di Hotel El Royale, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Selasa (9/3/2021). Sebanyak 1.100 orang melakukan vaksinasi Covid-19 dosis pertama pada tahap kedua yang diperuntukan bagi petugas pelayanan publik, pelaku pariwisata, budayawan dan seniman, serta pelaku ekonomi kreatif. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan pemerintah menargetkan program vaksinasi nasional akan selesai pada akhir tahun 2021.

"Targetnya hingga akhir tahun ini, 182 juta masyarakat bisa divaksinasi," ujar Airlangga dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021 di Jakarta, Selasa (9/3).

Ia mengemukakan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, vaksinasi itu menargetkan 182 juta masyarakat di luar usia 19 tahun ke bawah. Menurut dia, vaksinasi merupakan hal yang sangat penting, terutama bagi masyarakat yang sehat untuk mencapai imunitas keseluruhan atau herd immunity.

"Sementara untuk masyarakat yang sakit diberikan treatment dengan baik. Dan, kita mendorong agar penanganannya secara nasional itu relatif punya standar lebih baik," ucapnya.

Untuk mencapai herd immunity, Menko Airlangga mengatakan secara bertahap pemerintah akan meningkatkan jumlah orang yang divaksinasi. "Sekarang sekitar 160 ribu-an per hari, target berikutnya dinaikkan menjadi 500 ribu-an per hari, lalu satu juta per hari. Tentu vaksinasi ini juga harus seimbang antara kesiapan vaksinator dan ketersediaan vaksin," kata Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN).

Pada tahun ini, katanya, anggaran klaster kesehatan dalam pagu anggaran KPC PEN 2021 meningkat hampir 300 persen dibandingkan tahun sebelumnya. "Dengan kenaikan anggaran itu, artinya 3T (testing, tracing, treatment) dan vaksinasi dimasukkan dalam anggaran," katanya.

Dalam kesempatan itu, Airlangga juga menyampaikan anggaran KPCPEN pada 2021 sebesar Rp 699,43 triliun atau naik 21 persen dari realisasi tahun lalu Rp 579 triliun. Anggaran KPCPEN itu terdiri dari anggaran kesehatan sebesar Rp 176,40 triliun, perlindungan sosial sebesar Rp 157,41 triliun.

Kemudian, dukungan UMKM dan korporasi Rp 184,83 triliun, program prioritas Rp 122,42 triliun, dan insentif usaha sebesar Rp 58,47 triliun. "Tahun ini kita menaikkan anggarannya mendekati Rp 700 triliun," kata Airlangga.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Sempat Ngaku-ngaku Anggota, Polisi Abal-abal Pukul Perawat

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 22:46 WIB

Pria pelaku penganiayaan perawat di RS Siloam Palembang, Kamis, 15 April 2021, dengan mengaku polisi ternyata bukan seor...

Umum - Nasional, Sempat Ngaku-ngaku Anggota, Polisi Abal-abal Pukul Perawat, Pemukulan Terhadap Perawat,Polisi Abal-abal,Polisi Palsu,Penganiayaan Perawat,RS Siloam Palembang

Ini Permintaan Maaf Jokowi Karena Larang Mudik Lebaran

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 20:47 WIB

Ramadan dan Idulfitri 1442 Hijriah/2021 masih dilalui umat muslim di tengah pandemi sehingga upaya pencegahan penyebaran...

Umum - Nasional, Ini Permintaan Maaf Jokowi Karena Larang Mudik Lebaran, Presiden Joko Widodo (Jokowi),jokowi,jokowi mudik,Larangan Mudik,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,mudik,mudik,Mudik Lebaran,COVID-19

Covid-19 di Indonesia Bertambah 5.363 Kasus Baru

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 20:25 WIB

Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.594.722 kasus.

Umum - Nasional, Covid-19 di Indonesia Bertambah 5.363 Kasus Baru, kasus baru Covid-19,total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia,Pandemi Covid-19,Indonesia

Jumlah UMKM Naik Kelas Masih Sangat Kecil

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 17:02 WIB

Jumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang naik kelas masih sangat kecil. Sebab itu, pemerintah tengah berusaha...

Umum - Nasional, Jumlah UMKM Naik Kelas Masih Sangat Kecil, UMKM Naik Kelas,Menkop UKM Teten Masduki,UMKM,KUR

BPOM Tak Beri Izin Uji Klinis Lanjutan Vaksin Nusantara

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 16:48 WIB

BPOM Tak Beri Izin Uji Klinis Lanjutan Vaksin Nusantara

Umum - Nasional, BPOM Tak Beri Izin Uji Klinis Lanjutan Vaksin Nusantara, vaksin nusantara,vaksin nusantara terawan,vaksin nusantara dihentikan,penelitian vaksin nusantara,penelitian vaksin nusantara dihentikan,Kepala BPOM RI Penny K. Lukito,BPOM

Target Vaksin 70 Juta Jiwa Sampai Juli Dianggap Tidak Realistis

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 15:18 WIB

Pakar Epidemiologi dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menilai target Presiden Joko Widodo (Jokowi) memva...

Umum - Nasional, Target Vaksin 70 Juta Jiwa Sampai Juli Dianggap Tidak Realistis, Target Vaksinasi Nasional,target vaksinasi,Target Vaksinasi Covid-19,Presiden Jokowi,Target vaksinasi jokowi,target vaksin,Vaksin Covid-19,vaksin corona,Vaksinasi Covid-19

Habib Rizieq Selesaikan Pendidikan Doktor dari Balik Penjara

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 13:22 WIB

Habib Rizieq Shihab (HRS) akhirnya menyelesaikan Program Doktoral di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dari balik j...

Umum - Nasional, Habib Rizieq Selesaikan Pendidikan Doktor dari Balik Penjara, Habib Rizieq Shihab,Habib Rizieq Shihab Pendidikan Doktoral,Pendidikan Doktor Habib Rizieq Shihab,Habib Rizieq

Pakar Wanti-wanti Masyarakat yang Maksa Mudik

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 13:11 WIB

Pelarangan mudik saat pandemi Covid-19 dinilai sebagai langkah yang tepat. Pasalnya, jika memaksakan mudik di saat kondi...

Umum - Nasional, Pakar Wanti-wanti Masyarakat yang Maksa Mudik, memaksakan mudik,pelarangan mudik,kebijakan pelarangan mudik lebaran,Pandemi Covid-19,lonjakan kasus positif,Penularan Covid-19,potensi penularan covid-19,memaksakan diri untuk mudik

artikel terkait

dewanpers