web analytics
  

Butuh Kemauan dan Kreativitas Untuk Perubahan

Selasa, 9 Maret 2021 13:30 WIB Netizen Deffy Ruspiyandy
Netizen, Butuh Kemauan dan Kreativitas Untuk Perubahan, Kota Bandung,Kreativitas,Perubahan,Ayo Netizen

Ilustrasi nyala lampu sebagai analogi ide dan kreativitas. (Pixabay/Arek Socha)

Deffy Ruspiyandy

Penulis Artikel dan Penulis Ide Cerita di SCTV.

Sungguh sebuah hal menarik, ketika membaca dan melihat fenomena menarik yang terjadi di daerah Jalan Nana Rohana, Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, tentang relawan lingkungan yang mengubah kali yang kotor dan kumuh menjadi tempat indah untuk ber-selfie ria. Begitu pula yang terjadi di Kawasan Wargaluyu, jalan Asep Berlian, Cicadas, Kota Bandung, yang membuat jalan semakin indah dengan lukisan mural permainan anak-anak.

Hal ini bukan sebuah kebetulan belaka melainkan sebuah proses yang digagas secara baik. Fenomena ini menunjukkan jika warga kota ini ternyata memiliki satu kepedulian untuk memelihara kecantikan, keasrian, dan keindahan kotanya. Beberapa warga tampak menjadi inisiator dan memulai proses seperti ini hingga hasilnya dapat diarasakan oleh masyarakat banyak. Jika pada awalnya mungkin saja ternikmati oleh warga sekitarnya, namun lambat laun bisa jadi menjadi ketertarikan masyarakat di luar daerah tersebut. Bahkan tidak menutup kemungkinan hal ini menjadi inspirasi bagi masyarakat di luar kedua daerah tersebut.

Dengan melihat kenyataan yang terjadi di atas, dua hal tersebut menunjukkan kepada kita jika untuk membuat perubahan pada sebuah daerah yang tadinya kumuh atau tidak menarik menjadi indah dibutuhkan inisiatif yang kuat. Tentu saja hal ini dapat diartikan sesungguhnya ada peran aktif masyarakat di dalam membangun kotanya. Setidaknya dengan mampu melakukan hal-hal semacam ini tentunya paling tidak mampu menumbuhkan indeks kebahagiaan warga kota yang cukup baik. Betul apa yang dilakukan tidak mudah, namun manfaatnya akan dirasakan oleh banyak orang.

Ya, tidaklah mudah untuk mengubah sesuatu yang ada di depan mata. Butuh kemauan, butuh pembiayaan,butuh ketekunan dan butuh kontinuitas. Benar sekali, mengubah keadaan memang sebuah upaya kerja keras. Banyak sekali ide-ide dan gagasan terhadap sebuah daerah agar tampak indah dan menyenangkan. Namun jika sebatas ide dan gagasan semata tanpa ikhtiar hanyalah sebuah wacana. Hal tersebut harus diiringi tindakan nyata dengan segala keberanian dan keyakinan akan mampu mewujudkannya. Jika sesuatu yang ada di dalam kepala tidak segera diwujudkan maka sama saja dengan bermimpi yang tak pernah berakhir.

Jika demikian adanya, kondisi-kondisi sepert ini menyertai kehidupan masyarakat di Kota Bandung maka menunjukkan pertanda dinamika kehidupan berjalan secara baik. Nilai positif dari hal seperti ini adalah menyadarkan masyarakat jika siapa pun yang melakukan hal positif bagi masyarakat sekitarnya sama artinya dengan mengundang kebahagiaan. Sebuah daerah akan beruntung jika ada orang-orang yang peduli terhadap lingkungan kehidupannya. Orang-orang tersebut dapat diartikan sebagai agen perubahan untuk kebaikan hidup masyarakat. Memulai hal ini memang tidaklah mudah namun jika hal tersebut didorong dengan keinginan mulia maka lambat laun dukungan akan mengalir dari berbagai pihak.

Jika bermunculan orang-orang semacam ini maka sebenarnya Kota Bandung takkan kekurangan ide dan gagasan untuk memperindah atau mempercantik kotanya sendiri. Kreator-kreator sejati terkadang tak muncul dari orang besar saja tapi bisa muncul pula dari orang-orang sederhana. Hal ini menunjukkan kepada kita bersama bahwa siapa pun bisa berbuat jika mereka mau. Banyak tujuan yang hendak dicapai dalam hal ini. Namun yang terpenting adalah bagaimana menghadirkan realita untuk bisa menyenangkan masyarakat. Jika pada suatu daerah terlihat kumuh atau sehari-haridi suguhi dengan hal yang tidak indah maka masyarakat pun akan mendapati kehidupan yang menjemukan. Tetapi jika dalam kesehariannya mendapatkan hal-hal yang menarik, unik dan indah tentu saja hal ini akan membuat kehidupan semuanya menjadi menyenangkan dan membuat kehidupan jauh lebih bernilai positif.

Bisa jadi hal-hal semacam ini muncul dari ide-ide yang unik dan tampak sederhana. Namun demikian hal-hal seperti ini bukanlah hal yang sesederhana itu. Potensi besar pada masyarakat dalam berbagai bidang sudah saatnya untuk mendapatkan sokongan dari berbagai pihak. Jika hal ini dapat terwujud secara baik maka kondisi kehidupan masyarakat itu sendiri akan berkembang secara baik. Bukan saja mengubah keadaan namun lebih dari itu akan memberi nilai-nilai yang bermakna dalam berbagai hal.

Banyak sekali nilai yang kita dapatkan jika mampu mewujudkan hal seperti ini. Kebersamaan akan terjalin secara akrab, masyarakat akan mencintai lingkungannya, berupaya akan selalu menjaga keindahan dan kecantikan di wilayahnya, memiliki hiburan tersendiri, mampu menghadirkan sebuah kebahagiaan serta bisa menjadi media untuk bersyukur terhadap nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Tentu saja sudah semestinya, aparat setempat, seperti Lurah, camat, bahkan wali kota sekalipun untuk bisa mengapresiasi setiap Langkah yang dilakukan warganya. Apresiasi yang diberikan bisa dalam berbaga ihal. Mengapa hal ini perlu dilakukan? Sebab dengan kepedulian yang diberikan oleh aparat setempat akan memungkinkan muncul ide-ide kreatif lainnya di daerah lain. Bukankah hal ini akan lebih menambah keindahan kota Bandung ini sendiri?

Di sini butuh kebersamaan dalam bergerak sehingga apa yang dilakukan bisa seragam. Hal ini begitu membuktikan jika keindahan kota adalah milik bersama dan yang menjaga serta memeliharanya tetap saja warga itu sendiri. Semakin warga peduli dan mencintai kotanya maka sudah tentu semakin hari ikota ini akan terpelihara dan membuat nyaman serta betah warganya yang tinggal di kota ini.

Kegiatan seperti ini semoga saja berjalan secara kontinyu sehingga semakin hari semakin banyak masyarakat yang peduli kotanya. Dengan kepedulian itu semoga saja Kota Bandung menjadi makin indah dan yang terpenting ada kemauan dan kerja keras dalam hal ini agar Kota Bandung tetap indah dan ramah untuk siapapun. [*]

 

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Menilik Tradisi Tahlilan dari Perspektif Sosiologis

Netizen Selasa, 20 April 2021 | 14:23 WIB

Tahlil berasal dari kata hallala-yuhallilu, yang artinya membaca kalimat "laailaaha illallah".

Netizen, Menilik Tradisi Tahlilan dari Perspektif Sosiologis, Tradisi Tahlilan,Tradisi,Tahlilan,Nahdhatul Ulama

Momen Ramadan Semasa Kecil yang Selalu Dirindukan Generasi Z

Netizen Selasa, 20 April 2021 | 13:12 WIB

Hadir satu kali dalam setiap tahun, kedatangan bulan Ramadan selalu ditunggu oleh umat Muslim.

Netizen, Momen Ramadan Semasa Kecil yang Selalu Dirindukan Generasi Z, Ramadan,Muslim,generasi z

Menikah Bukan Kompetisi Ibadah

Netizen Selasa, 20 April 2021 | 11:42 WIB

Menikah merupakan ibadah terlama yang akan dijalan oleh dua insan. Jadi, persiapkan dengan baik.

Netizen, Menikah Bukan Kompetisi Ibadah, Menikah,Islam,Anjuran Menikah,Menikah menurut empat ulama mazhab,Alasan Utama Menikah,Ibadah

Daftar Terbaru Badan / Lembaga Penerima Zakat yang Diakui Ditjen Pajak

Netizen Senin, 19 April 2021 | 19:02 WIB

Direktorat Jenderal Pajak telah menetapkan Badan/Lembaga sebagai penerima zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya w...

Netizen, Daftar Terbaru Badan / Lembaga Penerima Zakat yang Diakui Ditjen Pajak, Ditjen Pajak,Lembaga Penerima Zakat,Badan Penerima Zakat,Penitipan Zakat

Menakar Geliat Ekonomi di Bulan Ramadan 2021

Netizen Senin, 19 April 2021 | 11:32 WIB

Pandemi Covid-19 sudah setahun lebih membayang banyangi kehidupan kita

Netizen, Menakar Geliat Ekonomi di Bulan Ramadan 2021, Ekonomi,COVID-19,BPS

Bapak Ideologi Muhammadiyah Itu Menjadikan Puasa sebagai 'Kanopi Diri'

Netizen Minggu, 18 April 2021 | 19:10 WIB

Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si., Ketua Umum PP. Muhammadiyah, adalah kader otentik Muhammadiyah yang tidak ada irisa...

Netizen, Bapak Ideologi Muhammadiyah Itu Menjadikan Puasa sebagai 'Kanopi Diri', Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si.,Bapak Ideologi Muhammadiyah,Muhammadiyah

Merenungi Hikmah Puasa Ramadan

Netizen Jumat, 16 April 2021 | 10:35 WIB

Puasa akan melahirkan rasa cinta, kasih sayang, dan kelembutan kepada orang miskin.

Netizen, Merenungi Hikmah Puasa Ramadan, Puasa,Ramadan,Salat Tarawih,Hikmah Puasa,Merenungi Hikmah Puasa,puasa ramadan

Mengubah Peringatan Waspada Menjadi Rencana Tindakan

Netizen Jumat, 16 April 2021 | 09:16 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Rabu, 14 April 2021 sudah mengingatkan kepada masyarakat untuk...

Netizen, Mengubah Peringatan Waspada Menjadi Rencana Tindakan, BMKG,Cuaca ekstrem,cekungan bandung,Bencana Alam

artikel terkait

dewanpers