web analytics
  

Jepang Jual Alat PCR Covid-19 di Vending Machine

Senin, 8 Maret 2021 22:16 WIB
Umum - Internasional, Jepang Jual Alat PCR Covid-19 di Vending Machine, Jepang,Alat PCR Covid-19,Vending Machine

Alat PCR Covid-19. (Pixabay)

TOKYO, AYOBANDUNG.COM -- Jepang menjual alat tes polymerase chain reaction (PCR) yang digunakan sebagai alat uji virus corona lewat vending machine. Direktur Klinik Hidung dan Tenggorokan Laketown Takenoko Hideki Takemura mengatakan, mesin penjual ini menawarkan pilihan kepada konsumen untuk melakukan tes virus corona lebih cepat dan menghindari antrian di klinik.

Pemerintah Jepang hanya melakukan 40 ribu tes PCR dalam sehari. Jumlah tersebut hanya menjangkau seperempat dari kapasitasnya untuk menghemat tenaga kerja dan sumber daya rumah sakit. Pemerintah hanya melakukan tes PCR kepada orang-orang yang bergejala atau melakukan kontak dengan pasien yang terinfeksi virus korona.

"Jepang melakukan tes PCR dalam jumlah yang sangat rendah dan akibatnya semakin banyak orang tidak tahu apakah mereka flu atau virus korona," kata Takemura.

“Tanpa tes PCR, tidak akan ada diagnosis, dan kami merasa harus berbuat lebih banyak agar orang dapat didiagnosis lebih awal dan mengisolasi diri lebih awal," ujar Takemura menambahkan.

Takemura telah memasang tujuh vending machine yang menjual alat tes PCR di wilayah Tokyo. Takemura mengatakan, ada tanggapan besar dari publik ketika mesin-mesin itu pertama kali digunakan. Bahkan pengosongan uang di beberapa vending machine dilakukan dua kali sehari.

Setiap mesin penjual otomatis menampung sekitar 60 alat uji yang dijual seharga 4.500 yen atau 40 dolar AS per buah. Pelanggan kemudian mengirimkan sampel air liur untuk diproses.

Penjualan alat tes PCR agak menurun ketika gelombang ketiga infeksi virus corona mereda di tengah keadaan darurat. Kasus baru di Tokyo rata-rata turun menjadi sekitar 250 selama tujuh hari terakhir, dibandingkan dengan awal Januari yang mencapai lebih dari 2.000 kasus.

“Sebagai tenaga medis, saya akan sangat senang jika jumlah tes menurun seiring dengan kasusnya,” kata Takemura.

Kini, penjualan alat tes PCR di Jepang semakin meluas, mulai dari toko obat hingga internet. Jepang memiliki sekitar 4,1 juta mesin penjual otomatis yang beroperasi dan menjadi yang terbanyak per kapita di dunia.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Pejabat Cina Bantah Ragukan Keampuhan Vaksin Buatan Sendiri

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 13:52 WIB

Untuk pertama kalinya pejabat tinggi Cina mengakui rendahnya keampuhan vaksin corona buatan dalam negeri.

Umum - Internasional, Pejabat Cina Bantah Ragukan Keampuhan Vaksin Buatan Sendiri, vaksin Cina,Efikasi vaksin Covid-19,Gao Fu,sinovac,Sinopharm,CanSino,vaksin Covid-19 Cina kurang ampuh,pejabat Cina vaksin Covid-19,Vaksin Covid-19

Kisah dan Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 13:36 WIB

Pemuda itu mengakui, sebelum berada di Brunei, persepsinya mengenai Islam adalah buruk, terutama terkait teroris ISIS.

Umum - Internasional, Kisah dan Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam, Kisah Pemuda Ateis Masuk Islam,Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam,Pemuda ateis terbuka soal Islam, Mualaf,pengalaman spiritual,tujuan hidup,masuk Islam,orang Jepang yang masuk Islam,Muslim di Jepang

Tulisan Anti-Muslim di Masjid Menuai Kecaman dari Menteri Prancis

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 09:40 WIB

Grafiti itu bertuliskan kata-kata hinaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad.

Umum - Internasional, Tulisan Anti-Muslim di Masjid Menuai Kecaman dari Menteri Prancis, Tulisan Anti-Muslim,Menteri Prancis,Nabi Muhammad SAW,hinaan terhadap Islam,Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin,Islam-fobia

India Jadi Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19, Siapa yang Pertama?

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 09:16 WIB

Pada Senin (12 April 2021) India telah mengonfirmasi rekor kasus baru Covid-19 dengan hampir 169 ribu kasus dalam sehari...

Umum - Internasional, India Jadi Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19, Siapa yang Pertama?, Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19,negara paling terdampak Covid-19,India,Brasil,Pandemi Covid-19,COVID-19

Cina Bikin Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Buruk?

Internasional Senin, 12 April 2021 | 15:35 WIB

Antony Blinken menilai kegagalan Cina bertanggung jawab atas pandemi Covid-19 yang lebih buruk daripada yang seharusnya.

Umum - Internasional, Cina Bikin Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Buruk?, Cina,Pandemi Covid-19,Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken,Amerika Serikat,Asal-usul Virus Corona

Tidak Ada Upacara Kenegaraan untuk Pangeran Philip, Ini Alasannya

Internasional Sabtu, 10 April 2021 | 07:42 WIB

Mendiang suami Ratu Inggris Elizabeth, Pangeran Philip, tidak akan dimakamkan dengan upacara kenegaraan karena pembatasa...

Umum - Internasional, Tidak Ada Upacara Kenegaraan untuk Pangeran Philip, Ini Alasannya, Pangeran Philip,Pangeran Philip meninggal,Ratu Inggris Elizabeth,Ratu Elizabeth II,Upacara Kenegaraan,Upacara Pemakaman Pangeran Philip,Kerajaan Inggris

Ini Profil Pangeran Philip, Suami Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Internasional Sabtu, 10 April 2021 | 06:32 WIB

Kabar duka datang dari Istana Buckingham Inggris, Pangeran Philip yang merupakan suami Ratu Elizabeth II meninggal dunia...

Umum - Internasional, Ini Profil Pangeran Philip, Suami Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Pangeran Philip meninggal,Profil Pangeran Philip,Biodata Pangeran Philip,Ratu Elizabeth II

Belanda Batasi Penggunaan Vaksin AstraZeneca untuk Lansia

Internasional Sabtu, 10 April 2021 | 05:30 WIB

Pembatasan penggunaan vaksin AstraZeneca dilakukan sejumlah negara dunia, usai ditemukannya efek samping langka pembekua...

Umum - Internasional, Belanda Batasi Penggunaan Vaksin AstraZeneca untuk Lansia, vaksin AstraZeneca,Belanda,Vaksinasi Lansia,Vaksin Covid-19

artikel terkait

dewanpers