web analytics
  

Asal-usul Hari Perempuan Internasional, Adakah Hari untuk Pria?

Senin, 8 Maret 2021 14:00 WIB Aris Abdulsalam
Umum - Internasional, Asal-usul Hari Perempuan Internasional, Adakah Hari untuk Pria?, Hari Perempuan Internasional,8 Maret,Sejarah Hari Ini,Hari Pria Internasional,Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),Clara Zetkin

Ilustrasi Hari Perempuan Internasiona. (Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay )

SEJARAH HARI INI, AYOBANDUNG.COM — Tanggal 8 Maret senantiasa dirayakan sebagai hari istimewa bagi wanita. Orang-orang menyebutnya sebagai International Women's Day (IWD); dan berbagai media pun turut mengapresiasinya.

Tetapi untuk apa selebrasi ini sebenarnya? Ada banyak pertanyaan yang menyelimutinya. Mungkin Anda menganggapnya bermula dari protes, atau mungkin benar-benar perayaan? Lantas, kenapa jarang terdengar lantang tentang Hari Pria Internasional, agar kita semua setara?

Asal-usul Hari Perempuan Internasional

Secara garis besar, Hari Perempuan Internasional tumbuh dari gerakan buruh menjadi acara tahunan yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Tunasnya mulai ditanam pada tahun 1908, ketika 15.000 wanita berbaris melalui New York, Amerika Serikat, dan menuntut jam kerja yang lebih pendek. Mereka juga mendesak gaji yang lebih baik dan hak untuk memilih dalam pemilu. Satu tahun kemudian, untuk mengakomodasi kebutuhan berpolitik, Partai Sosialis Amerika mendeklarasikan Hari Perempuan Nasional yang pertama. 

Setelah dilantangkan oleh oleh partai itu, ide pendeklarasian Hari Perempuan Internasional kemudian makin disebarluaskan oleh seorang wanita bernama Clara Zetkin. Ia menyarankan idenya pada tahun 1910, dalam Konferensi Internasional Wanita Pekerja di Kopenhagen, Denmark. Ada 100 wanita di sana, dari 17 negara, dan mereka menyetujui sarannya dengan suara bulat.

Lalu, untuk pertama kalinya, Hari Perempuan Internasional pun dirayakan pada tahun 1911 secara serentak, di Austria, Denmark, Jerman dan Swiss. Semuanya menjadi lebih resmi, setelah pada tahun 1975 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga mulai merayakan Hari Perempuan Internasional. Tema pertama yang diadopsi oleh PBB (tahun 1996) adalah "Merayakan masa lalu, Merencanakan Masa Depan".

Hari Perempuan Internasional, setiap 8 Maret, telah menjadi tanggal pengingat untuk merayakan seberapa jauh perempuan telah berperan dalam masyarakat, dalam politik, dan ekonomi. Akar politik dari selebrasi ini berarti pemogokan dan protes yang diorganisir untuk meningkatkan kesadaran akan ketidaksetaraan yang masih terus berlanjut.

Kenapa tidak ada Hari Pria Internasional?

Sebetulnya, ada Hari Pria Internasional, yang dirayakan setiap tanggal 19 November.

Akan tetapi, gagasan akan selebrasi ini baru muncul sejak 1990-an dan tidak diakui oleh PBB. Orang-orang merayakannya pun cukup banyak, tersebar di lebih dari 80 negara di seluruh dunia, termasuk di Britania Raya.

Perayaan tahunan ini bertujuan untuk mengingatkan tentang, "Nilai positif yang dibawa pria ke dunia, keluarga, dan komunitas mereka." Menyoroti teladan positif dan meningkatkan kesadaran akan kesejahteraan pria.

Adapun tema Hari Pria Internasional setahun yang lalu (2020) adalah "Kesehatan yang lebih baik untuk pria dan anak laki-laki". [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Selundupkan Narkoba ke Lapas, Kucing Ini Ditangkap Polisi

Internasional Senin, 19 April 2021 | 15:03 WIB

Seekor kucing putih ditangkap kepolisian Panama. Kucing tersebut diamankan setelah mencoba menyeludupkan narkoba ke dala...

Umum - Internasional, Selundupkan Narkoba ke Lapas, Kucing Ini Ditangkap Polisi, narkoba,kucing selundupkan narkoba,kucing pengedar narkoba,kucing selundupkan narkoba ke lapas

India Alami Krisis Covid-19, RS Penuh Hingga Oksigen Langka

Internasional Senin, 19 April 2021 | 11:25 WIB

Kementerian Kesehatan India mengatakan akan ada lebih banyak tempat tidur di rumah sakit yang diprioritaskan bagi pasien...

Umum - Internasional, India Alami Krisis Covid-19, RS Penuh Hingga Oksigen Langka, covid-19,covid-19 india,india krisis Covid-19,India

11 Orang Tewas Akibat Kereta Anjlok di Mesir

Internasional Senin, 19 April 2021 | 08:40 WIB

Kereta yang melintas di desa Sandahour, Provinsi Qalyubiya, Mesir, anjlok pada Ahad, 18 April 2021. Akibatnya 11 orang d...

Umum - Internasional, 11 Orang Tewas Akibat Kereta Anjlok di Mesir, Kereta anjlok Mesir,Kereta Anjlok,Kecelakaan Kereta,kecelakaan kereta di mesir

Kematian Covid-19 Global Tembus 3 Juta Jiwa

Internasional Minggu, 18 April 2021 | 07:30 WIB

Amerika Serikat (AS) menempati posisi pertama sebagai negara yang mencatatkan kematian terbanyak, yakni mencapai 566.863...

Umum - Internasional, Kematian Covid-19 Global Tembus 3 Juta Jiwa, Kematian Covid-19,Angka kematian Covid-19,Jumlah kematian Covid-19,kematian Covid-19 dunia,COVID-19

Kerajaan Inggris Gelar Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Internasional Minggu, 18 April 2021 | 06:00 WIB

Ratu duduk terpisah dari anggota keluarga pada upacara sederhana namun suram di Kastil Windsor, sesuai dengan aturan jar...

Umum - Internasional, Kerajaan Inggris Gelar Prosesi Pemakaman Pangeran Philip, Pangeran Philip meninggal,Pangeran Philip dimakamkan,Ratu Elizabeth II,Kerajaan Inggris

Syekh Yusuf Al-Qardhawi Positif Covid-19

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 21:48 WIB

Ulama kenamaan Syekh Yusuf al-Qardhawi dikabarkan terpapar Covid-19. Lewat jejaring sosial twitter resmi. Pendiri Persat...

Umum - Internasional, Syekh Yusuf Al-Qardhawi Positif Covid-19, Yusuf Alqardhawi,Yusuf Alqardhawi positif covid,COVID-19,corona

Proses Pemakaman Pangeran Philip Tertutup dan Terapkan Prokes

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 14:16 WIB

Ratu Elizabeth II akan mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada suaminya, Pangeran Philip, pada upacara pemakaman pad...

Umum - Internasional, Proses Pemakaman Pangeran Philip Tertutup dan Terapkan Prokes, Pangeran Philip,Pemakaman Pangeran Philip,Upacara Pemakaman Pangeran Philip,Pangeran Philip dimakamkan

Picu Kontroversi, Ilmuwan Kembangka Sel Manusia dalam Embrio Monyet 

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 08:07 WIB

Mereka mengembangkan embrio monyet yang mengandung sel manusia di laboratorium. 

Umum - Internasional, Picu Kontroversi, Ilmuwan Kembangka Sel Manusia dalam Embrio Monyet , embrio,manusia,monyet,Penelitian

artikel terkait

dewanpers