web analytics
  

Konvoi ke Kemenkumham, Massa Demokrat Serukan 'Lawan Moeldoko'

Senin, 8 Maret 2021 11:30 WIB
Umum - Nasional, Konvoi ke Kemenkumham, Massa Demokrat Serukan 'Lawan Moeldoko', Kudeta Demokrat,moeldoko kudeta demokrat,Kisruh Kudeta Demokrat,lawan moeldoko,Moeldoko

Massa Demokrat Konvoi ke Kemenkumham. (Republika)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Massa dari Partai Demokrat melakukan konvoi ramai-ramai dari kantor DPP Partai Demokrat menuju Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Sepanjang perjalanan menggunakan motor, massa pro-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meneriakan "lawan Moeldoko".

Berdasarkan pantauan di lapangan, masa bergerak dari kantor DPP Partai Demokrat pada Senin (8/3) pagi, sekitar pukul 10.15 WIB. Massa menggunakan sepeda motor dan mobil bak, dengan membawa atribut partai, seperti bendera serta baju berwarna biru.

Sepanjang perjalanan mereka meneriaki dan menyanyikan yel-yel menolak KLB Sumut yang menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. "Lawan, lawan, lawan Moeldoko," teriak korlap aksi yang diikuti oleh massa.

Dengan memakai pengeras suaranya, mereka selalu berkata "Lawan  Moeldoko" sampai ke depan gedung Kemenkumham pada pukul sekitar 10.35 WIB. Saat ini, massa Demokrat pro-AHY telah tiba di Kemenkumham.

Jokowi Diminta Beri Sanksi ke Moeldoko

Pakar hukum tata negara, Refly Harun menyarankan agar Istana memberikan sanksi tegas terhadap Moeldoko. Ia tak setuju dengan pendapat pemerintah bahwa konflik di Partai Demokrat adalah masalah internal.

"Ini semua sangat tergantung sikap pemerintah. Apa mau terlibat untuk kebaikan atau terlibat untuk tidak baik. kalau terlibat untuk kebaikan maka Moeldoko ditegur disarankan tak ambil kursi Demokrat," kata Refly, Senin (8/3)

Refly menilai jika pemerintah mengambil opsi pertama maka kisruh Demokrat akan dituntaskan oleh pihak internal partai saja. Ia menyayangkan keterlibatan pihak eksternal yaitu Moeldoko dalam pusaran konflik Demokrat.

"Biarkan dinamika internal demokrat diselesaikan sendiri. Karena ini ada libatkan eksternal dan itu pejabat publik sehingga penyelesaian Demokrat tergantung mereka (pemerintah) sendiri," ujarnya.

Refly tak sependapat dengan pemerintah yang menganggap masalah Demokrat hanya urusan partai. Masalah itu tak bisa disebut urusan internal partai karena melibatkan pihak eksternal, yang bahkan punya posisi strategis di pemerintahan.  Refly meyakini masalah Demokrat akan diselesaikan lebih baik jika tak ada Moeldoko di dalam pusarannya.

"Tidak bisa disebut masalah internal karena ada eksternal. Porsi pemerintah memperingatkan Moeldoko. Moeldoko adalah urusan pemerintahan. Kalau ditegur apalagi diancam sanksi dikeluarkan karena bersikeras jadi ketum Demokrat maka masalah akan diselesaikan lebih baik oleh benar-benar internal Demokrat," ucap Refly.

Kepala KSP Moeldoko akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dalam KLB, Jumat (5/3). Kubu Ketua Umum Demokrat AHY dan Ketua MTP Demokrat SBY menyatakan KLB itu ilegal karena tak sesuai AD/ART partai.

Keputusan Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat periode 2021-2026 dibacakan oleh mantan kader Demokrat yang baru saja dipecat, Jhoni Allen. Pengangkatan Moeldoko sontak mengundang reaksi keras kubu Cikeas hingga menggelorakan "perang mencari keadilan".

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Mudik Dilarang, Ini 'Bonus' Pemerintah untuk Masyarakat

Nasional Senin, 19 April 2021 | 21:22 WIB

Pemerintah terus menjaga keseimbangan antara upaya penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN), termasuk di...

Umum - Nasional, Mudik Dilarang, Ini 'Bonus' Pemerintah untuk Masyarakat, Presiden Joko Widodo (Jokowi),mudik dilarang,Larangan Mudik,Mudik 2021,kebijakan mudik pemerintah,mudik,THR,pembagian thr,Perlinsos,bantuan subsidi ecomerce

Polri Buru Jozeph Zhang, Koordinasi dengan Kedubes di Jerman

Nasional Senin, 19 April 2021 | 21:08 WIB

Polri telah menyelidiki kasus dugaan penodaan agama oleh Jozeph Paul Zhang, Youtuber yang mengaku nabi ke-26 dengan mene...

Umum - Nasional, Polri Buru Jozeph Zhang, Koordinasi dengan Kedubes di Jerman, Youtuber Joseph Paul Zhang,Polri Jozeph Zhang,Penistaan Agama Jozeph Zhang,Penodaan Agama Jozeph Zhang

Menag: Jangan Takbiran Keliling, Silakan di Masjid atau Musala

Nasional Senin, 19 April 2021 | 20:36 WIB

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan masyarakat tidak diperkenankan melaksanakan takbir keliling yang biasa dila...

Umum - Nasional, Menag: Jangan Takbiran Keliling, Silakan di Masjid atau Musala, Takbiran Keliling,Menag Yaqut Cholil Qoumas,Takbiran Keliling Dilarang,Dilarang Takbiran Keliling

Jokowi Ingatkan Warga Waspada, Covid-19 Masih Berkeliaran

Nasional Senin, 19 April 2021 | 19:13 WIB

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan untuk tidak lengah terhadap penyebaran pandemi COVID-19 yang masih ada dan...

Umum - Nasional, Jokowi Ingatkan Warga Waspada, Covid-19 Masih Berkeliaran, Presiden Joko Widodo (Jokowi),Waspada Covid-19,Covid-19 Masih Berkeliaran,Jokowi Covid-19

Menaker Luncurkan Posko THR 2021, Ini Tujuannya

Nasional Senin, 19 April 2021 | 17:37 WIB

Menaker Ida Fauziyah resmi meluncurkan Posko Tunjangan Hari Raya (THR) untuk memantau dan menanggulangi pengaduan terkai...

Umum - Nasional, Menaker Luncurkan Posko THR 2021, Ini Tujuannya, Posko THR 2021,Tujuan Posko THR 2021,Menaker Ida Fauziyah,Tunjangan Hari Raya (THR),pelaksanaan pemberian THR 2021,Aturan THR 2021,Posko Pelaksanaan THR,pengaduan pelaksanaan THR 2021

Vaksin Nusantara Tuai Polemik, DPR Wacanakan Pansus Vaksin Impor

Nasional Senin, 19 April 2021 | 17:24 WIB

Vaksin Nusantara buatan Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai polemik. Seperti dikarenakan mengandung ba...

Umum - Nasional, Vaksin Nusantara Tuai Polemik, DPR Wacanakan Pansus Vaksin Impor, vaksin nusantara,Menkes Terawan,dpr ri

Penderita Gangguan Jiwa Dapat Divaksin Covid-19, Ini Syaratnya

Nasional Senin, 19 April 2021 | 17:21 WIB

Tiap penderita gangguan jiwa yang akan menerima vaksin harus tetap memenuhi syarat yang sudah ditentukan.

Umum - Nasional, Penderita Gangguan Jiwa Dapat Divaksin Covid-19, Ini Syaratnya, Penderita Gangguan Jiwa,Vaksin Penderita Gangguan Jiwa,Vaksinasi Penderita Gangguan Jiwa,Syarat Vaksinasi Penderita Gangguan Jiwa,Vaksinasi Covid-19,syarat vaksinasi Covid-19,Orang dengan Gangguan Jiwa,ODGJ

Modus Baru, Waspada Begal Pura-Pura Jadi Debt Collector

Nasional Senin, 19 April 2021 | 16:33 WIB

Aksi begal cukup marak terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Biasanya mereka mengancam korban untuk menyerahkan baran...

Umum - Nasional, Modus Baru, Waspada Begal Pura-Pura Jadi Debt Collector, Modus Baru Begal,Ciri Modus Baru Begal,Aksi begal,modus kejahatan,modus kejahatan begal,cara menghindari kejahatan begal
dewanpers