web analytics
  

Kisruh Pemalsuan Tandatangan, Uu Datangi Pertambangan Leuweung Keusik

Minggu, 7 Maret 2021 14:37 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Kisruh Pemalsuan Tandatangan, Uu Datangi Pertambangan Leuweung Keusik, Pemalsuan Tanda Tangan,Uu Ruzhanul Ulum,Pertambangan Leuweung Keusik,Pertambangan Tasikmalaya

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau pertambangan di blok Leuweung Keusik Desa dan Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (7/3/2021). (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Kisruh penolakan pertambangan di blok Leuweung Keusik, Desa dan Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, membuat Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum turun tangan. Didampingi Kepala Dinas ESDM Bambang Tirtoyuliono, Uu meninjau langsung area pertambangan.

Kedatangan Uu langung disambut ratusan warga Desa Padakembang yang menolak pertambangan. Bahkan, kesempatan itu tidak disia-siakan warga untuk meluapkan alasan penolakan aktivitas penambangan.

Kepada Uu, Ketua Aliasi Masyarakat Peduli Galunggung (AMPEG) Denden Anwarul Habibudin mengatakan, warga menolak karena pertambangan berada di kaki Galunggung yang merupanan dinding air dan sumber mata air warga Kecamatan Padakembang. Proses perizinan untuk pertambangan pun dinilai sarat dengan manipulasi.

"Diberkas bisa dilihat bahwa di sini sudah ada pemalsuan tandatangan dan saya minta kepada bapak agar izin tersebut dicabut. Di sini 60 tanda tangan warga 42 yang dipalsukan perusahaan," ucap Denden, Minggu (7/3/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Bambang Titroyuliono mengatakan, sebelum Pemprov nengeluarkan izin, harus ada skrining dari pemerintah daerah setempat. Semua izin, kata dia, tidak akan keluar jika di dalamnya masih ada kurang persyaratan. Termasuk semuanya harus diproses dan masyarakat harus memberikan pertimbangan kepada pemerintah terkait izin.

"Untuk penyelesaian ini saya sudah komunikasi dengan dirut ESDM dan nanti akan menurunkan dari kementerian dan dan instansi terkait. Dan kami akan membuat tim untuk penyelesaian dari permasalahan ini," Kata Bambang.

Di tempat yang sama, Uu mengatakan, apabila benar terbukti dilakukan pemalsuan tanda tangan warga, maka kasus ini harus diajukan kepada penegak hukum. "Kalau ada bukti-buktinya, ajukan ke penagak hukum. Negara kita negara hukum, " kata Uu.

Dia menambahkan, setelah melakukan musyawarah, maka tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda sepakat membuat surat pernyataan yang di dalamnya menghentikan sementara proses penambangan sampai dengan adanya keputusan dari pemerintah.

"Kami sepakat bahwa kegiatan pertambangan ini di tutup sementara sampai dengan adanya kajian dan keputusan dari pihak kami, " ujar Uu.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Gulirkan Program Gebyar BRItama Fiktif, Petugas BRI Cileungsi Diciduk

Regional Selasa, 20 April 2021 | 14:37 WIB

Polres Bogor berhasil meringkus Asisten Manajer Pencari Dana Kantor Cabang Pembantu Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cileungs...

Umum - Regional, Gulirkan Program Gebyar BRItama Fiktif, Petugas BRI Cileungsi Diciduk, penipuan Gebyar BRItama,penipuan Gebyar BRI,Penipuan BRI,BRI

Maling Bersarung Curi Motor Milik Marbot di Masjid Purwakarta

Regional Selasa, 20 April 2021 | 14:27 WIB

Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, seorang pria yang mengenakan sarung dan peci masuk ke halaman masjid dengan cara memb...

Umum - Regional, Maling Bersarung Curi Motor Milik Marbot di Masjid Purwakarta, curanmor masjid Purwakarta,Curanmor Purwakarta,Purwakarta,Masjid Al-Furqon

15.328 Guru di Kabupaten Bekasi Sudah Divaksinasi

Regional Selasa, 20 April 2021 | 14:14 WIB

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi menyatakan, 15.328 tenaga pendidik di wilayahnya sudah mendapat suntikan dosis...

Umum - Regional, 15.328 Guru di Kabupaten Bekasi Sudah Divaksinasi, Vaksinasi bekasi,Vaksin Covid-19,vaksin corona,Vaksin Covid-19 Bekasi,guru di bekasi

Pemerintah Kabupaten Tasik Dianggap Tak Serius Urus DOB Tasela

Regional Selasa, 20 April 2021 | 14:11 WIB

Rencana pemekaran Tasik Selatan (Tasela) hingga saat ini belum ada kejelasan.

Umum - Regional, Pemerintah Kabupaten Tasik Dianggap Tak Serius Urus DOB Tasela, Rencana pemekaran Tasik Selatan,Tasik Selatan (Tasela),Pemerintah Kabupaten Tasik,DOB Tasela,Provinsi Jawa Barat

Pendistribusian Bansos di Bogor Picu Pelanggaran Prokes

Regional Selasa, 20 April 2021 | 13:21 WIB

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bogor menyambangi lokasi pendistribusian bantuan sosial (Bansos) di Kompleks...

Umum - Regional, Pendistribusian Bansos di Bogor Picu Pelanggaran Prokes, Bansos Bogor,Bansos Bogor Berkerumun,Kerumunan bansos Tanahsareal,Satpol PP Kota Bogor

Ini Satu-satunya Daerah Zona Risiko Rendah Covid-19 di Jabar

Regional Selasa, 20 April 2021 | 11:58 WIB

Pekan ini kembali tidak ada zona merah atau zona risiko tinggi di Jabar.

Umum - Regional, Ini Satu-satunya Daerah Zona Risiko Rendah Covid-19 di Jabar, zona Covid-19 Jabar,zona covid-19 Jawa Barat,Zona Merah Covid-19 Jabar,Covid-19 Jabar,zona merah jabar

77.911 UMKM Kota Bogor Dapat BLT Rp1,2 Juta, Cek Informasinya di Sini

Regional Selasa, 20 April 2021 | 11:15 WIB

Sebanyak 77.911 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Bogor akan mendapatkan jatah Bantuan Langsung Tunai (BLT)

Umum - Regional, 77.911 UMKM Kota Bogor Dapat BLT Rp1,2 Juta, Cek Informasinya di Sini, BLT UMKM Bogor,BLT Bogor,Bantuan Langsung Tunai (BLT),Berita Bogor

Penampungan Ban Bekas di Bogor Terbakar, Api Bertahan Belasan Jam

Regional Selasa, 20 April 2021 | 10:03 WIB

Sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan petugas untuk menjinakkan kobaran api yang membakar penampungan ban...

Umum - Regional, Penampungan Ban Bekas di Bogor Terbakar, Api Bertahan Belasan Jam, kebakaran penampungan ban bekas Bogor,Kebakaran Bogor,penampungan ban bekas Bogor,Bogor

artikel terkait

dewanpers