web analytics
  

Warga Negatif Covid-19 di Parongpong Dievakuasi ke Hotel

Minggu, 7 Maret 2021 09:23 WIB
Bandung Raya - Ngamprah, Warga Negatif Covid-19 di Parongpong Dievakuasi ke Hotel, Covid-19 Bandung Barat,Covid-19 Parongpong,Warga positif Parongpong,1 RW bandung barat positif

Dandim 0609/Kota Cimahi Letkol Kav Tody Wahyudi membujuk warga Sariwangi, Kabupaten Bandung Barat agar mau dievakuasi agar terhindar dari Covid-19. (Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki)

PARONGPONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 30 orang warga Kampung Pangkalan, RW 10, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya dievakuasi ke hotel.

Proses evakuasi warga yang negatif dari Covid-19 tersebut berjalan alot lantaran warga sempat menolak untuk dievakuasi. Mayoritas warga yang sedang melakukan isolasi mandiri itu memilih tetap berada di rumahnya meskipun ada anggota keluarga yang terpapar Covid-19.

Terkini, ada sekitar 49 orang warga di wilayah tersebut yang terpapar Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri. Warga bahkan sudah membuat surat pernyataan menolak evakuasi tersebut disaksikan langsung oleh pengurus RT/RW, dan perangkat Desa Sariwangi.

Dandim 0609/Kota Cimahi Letkol Kav Tody Wahyudi turun tangan untuk melobi warga hingga akhirnya mau dievakuasi pada Jumat (5/3/2021) malam. Mereka bersedia dievakuasi untuk sementara waktu agar terhindar dari paparan Covid-19.

Berdasarkan pantauan, dari 30 warga yang didata oleh petugas, baru 13 jiwa saja yang diberangkatkan ke hotel menggunakan minibus. Sementara sisanya bakal menyusul menunggu minibus yang sedang dipersiapkan.

"Kita terima laporan dari Danramil bahwa warga yang sehat di sini menolak dievakuasi. Itu kan rencana pemda. Harus diakui di sini banyak masalah, mulai daru pekerjaan sampai ternak. Tapi setelah kita bujuk, akhirnya warga bersedia (dievakuasi)," ungkap Dandim 0609 Letkol Kav Tody Wahyudi kepada wartawan.

Tody menyebut warga yang sehat itu bakal menjalani dua sampai tiga hari isolasi di tempat yang sudah disediakan. Sementara keluarga di rumah yang positif Covid-19 bakal diawasi pihak Puskesmas Ciwaruga.

"Setelah dua sampai tiga hari itu, mereka akan dianggap sembuh berdasarkan keterangan dari pihak Puskesmas Ciwaruga. Setelah itu mereka akan dipulangkan lagi ke rumahnya masing-masing," sebutnya.

Warga sepenuhnya tidak ikhlas dievakuasi, seperti korban bencana alam. Apalagi harus meninggalkan tempat tinggalnya. Warga merasa aneh sebab yang dievakuasi warga yang sehat dan bukan yang terpapar Covid-19.

Elin Supriatin (31) salah seorang warga menuturkan, rencana evakuasi untuk warga yang tidak terpapar Covid-19 tidak tepat. Seharusnya yang dievakuasi merupakan warga yang positif Covid-19 dan itupun sejak awal lockdown dilakukan.

"Harusnya yang sakit yang dievakuasi, jadi kita yang di rumah ini bisa beres-beres rumah, mensterilkan semuanya. Jadi saat yang positif sudah sembuh dan pulang ke rumah itu rumah sudah aman dan steril. Ini kan malah terbalik," kata Elin.

Pihak Puskesmas Ciwaruga sendiri sebetulnya tidak menyarankan rencana evakuasi tersebut. Langkah mengevakuasi warga tak terpapar Covid-19 tidak tepat lantaran warga sudah menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing bahkan sebagian besar sudah hampir selesai.

"Isolasi mandiri ini kan sudah berjalan sejak pertengahan Februari dan justru sebagian besar sudah mau selesai. Sebetulnya tidak disarankan untuk keluar dari lingkungan ini, tinggal dilanjutkan saja prosesnya sampai selesai," ungkap petugas Puskesmas Ciwaruga, Venita Noor Ajiziah.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Ngabuburit di Pasar Takjil Ramadan Permata Bandung Barat

Ngamprah Senin, 19 April 2021 | 16:57 WIB

Bingung cari tempat seru buat ngabuburit? Yuk dateng ke Pasar Takjil Ramadan Permata di Desa Tanimulya Kabupaten Bandung...

Bandung Raya - Ngamprah, Ngabuburit di Pasar Takjil Ramadan Permata Bandung Barat, Ngabuburit di Pasar Takjil,Ngabuburit,Ngabuburit di Bandung,Pasar Takjil,pasar takjil bandung,Pasar Takjil Ramadan,kuliner buka puasa,Kuliner Buka Puasa Bandung,Ngabuburit saat Pandemi

Hengky Bakal Lelang Kendaraan Pejabat KBB, Ini Alasannya

Ngamprah Senin, 19 April 2021 | 16:02 WIB

Hengky Kurniawan berencana melelang sejumlah kendaraan dinas milik eselon IV. Ia merencanakan operasional ASN dengan ken...

Bandung Raya - Ngamprah, Hengky Bakal Lelang Kendaraan Pejabat KBB, Ini Alasannya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat,Hengky Kurniawan,efisiensi anggaran,Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),Pemkab Bandung Barat,Lelang Kendaraan Milik Pejabat KBB,Lelang Kendaraan Pejabat KBB

Ngaku Dimintai Rp200 Juta, Jaksa Pertanyakan Pengakuan Janggal Ajay

Ngamprah Senin, 19 April 2021 | 15:48 WIB

Jaksa Budi pun mempertanyakan mengapa pihak Ajay tidak melaporkan permintaan itu kepada polisi atau kepada KPK.

Bandung Raya - Ngamprah, Ngaku Dimintai Rp200 Juta, Jaksa Pertanyakan Pengakuan Janggal Ajay, Ajay M Priatna,Eks Walikota Cimahi,Suap Ajay M Priatna,KPK Ajay M Priatna,Operasi Tangkap Tangan (OTT),KPK,OTT Ajay M Priatna,Ajay dijerat OTT

Demi Tak Kena OTT, Ajay Ngaku Suap Anggota KPK, Jaksa: Aneh!

Ngamprah Senin, 19 April 2021 | 15:01 WIB

Mantan Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna bersaksi dirinya telah menyetor sejumlah uang pada seseorang yang mengaku sebagai...

Bandung Raya - Ngamprah, Demi Tak Kena OTT, Ajay Ngaku Suap Anggota KPK, Jaksa: Aneh!, Ajay M Priatna,Suap Ajay M Priatna,KPK Ajay M Priatna,KPK,Tindak Pidana Korupsi (Tipikor),Ajay terjaring OTT

Ridwan Kamil Akan Telusuri Penyebab Insentif Ribuan Nakes KBB Belum Di...

Ngamprah Senin, 19 April 2021 | 14:14 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan segera menelusuri penyebab ribuan tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Bandung Ba...

Bandung Raya - Ngamprah, Ridwan Kamil Akan Telusuri Penyebab Insentif Ribuan Nakes KBB Belum Dibayar, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Nakes Kabupaten Bandung barat,Insentif Nakes KBB,Insentif Nakes KBB belum dibayar,Naker KBB belum Dibayar,Nakes KBB,Nakes KBB,Ribuan Nakes KBB Belum Dapat Insentif

Penjual Tanaman Hias Rugi Puluhan Juta Akibat Longsor di Parongpong

Ngamprah Senin, 19 April 2021 | 13:28 WIB

Longsor menimpa sejumlah kios tanaman hias di Jalan Sersan Bajuri, RT 02, RW 06, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, K...

Bandung Raya - Ngamprah, Penjual Tanaman Hias Rugi Puluhan Juta Akibat Longsor di Parongpong, Longsor Parongpong,Kios Tanaman hias kena longsor,longsor kios tanaman hias Parongpong,Longsor Bandung Barat

KPK Periksa 28 Saksi Dugaan Korupsi Aa Umbara, Ini Daftarnya

Ngamprah Senin, 19 April 2021 | 11:11 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap 28 saksi kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupat...

Bandung Raya - Ngamprah, KPK Periksa 28 Saksi Dugaan Korupsi Aa Umbara, Ini Daftarnya, aa umbara tersangka korupsi,KPK Tetapkan Aa Umbara Tersangka,Aa Umbara Tersangka,Korupsi Aa Umbara,Aa Umbara,kpk

Puasa Sehat dengan Madu Murni Lembang

Ngamprah Senin, 19 April 2021 | 08:48 WIB

Puasa Sehat dengan Madu Murni Lembang

Bandung Raya - Ngamprah, Puasa Sehat dengan Madu Murni Lembang, madu murni Lembang,madu Lembang,Ciri madu asli,Manfaat madu
dewanpers