web analytics
  

Ini Alasan Ibu Hamil Belum Bisa Divaksin Covid-19

Minggu, 7 Maret 2021 01:14 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, Ini Alasan Ibu Hamil Belum Bisa Divaksin Covid-19, ibu hamil,Vaksin Covid-19

Vaksinasi Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Ibu hamil belum bisa divaksin Covid-19 akibat beberapa alasan.

Dr Ari Kusuma Januarto, SpOG(K)-Obginsos selaku Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Obstetri dan Ginekolog Indonesia (PP POGI) mengatakan meski data mengenai pengaruh imunogenitas kehamilan dan ibu menyusui terhadap vaksin Covid-19 masih terbatas, namun secara teoritis, kehamilan tidak mengubah efikasi suatu vaksin. Meski demikian hal ini memerlukan penelitian lebih lanjut.

Berdasarkan data, dapat terjadi transfer IgG dari ibu ke fetus sehingga bisa memberikan imunitas pasif pada neonatus. Saat ini belum ada data ilmiah mengenai efektivitas maupun potensi bahaya pemberian vaksin Covid-19 untuk ibu hamil dan menyusui.

Karena sesuai kelaziman pembuatan dan penelitian vaksin baru, maka golongan ibu hamil dan menyusui tidak dimasukkan pada penelitian fase 1, 2, dan 3. Sehingga belum didapatkan data khusus ibu hamil dan menyusui terkait efektivitas vaksin maupun aspek keamanannya.

Coronavac atau vaksin dari Sinovac adalah vaksin inactivated, basis RNA virus; subunit protein; atau vektor virus, yang tidak dapat bereplikasi dibandingkan vaksin lain dengan jenis yang sama. Misalnya seperti vaksin tetanus, difteri, influenza.
Jadi secara umum vaksin jenis ini aman, dapat memberikan proteksi pasif untuk neonatus, dan tidak berhubungan dengan keguguran dan/atau kelainan kongenital. Akan tetapi, studi keamanan vaksin di Indonesia dan Turki tidak melibatkan ibu hamil sehingga belum ada data mengenai efek teratogeniknya.

"POGI mendorong untuk dapat terlaksananya penelitian berbasis pelayanan yang melibatkan ibu hamil dan menyusui pada fase 3 terutama dari kalangan tenaga Kesehatan sebagaimana yang telah direkomendasikan oleh organisasi Kesehatan di dunia (FIGO dan WHO). Apalagi ibu hamil dan menyusui termasuk dalam kategori populasi yang rentan tertular virus ini," kata dr Ari melalui keterangan resminya pada Sabtu (6/3).

Sejumlah badan dunia, organisasi profesi, lembaga kesehatan nasional maupun internasional terkait tentang vaksin Covid-19 yang memiliki reputasi terpercaya telah mengeluarkan rekomendasinya terkait vaksinasi pada ibu menyusui di antaranya "Strategic advisory Group of Experts on Immunization (SAGE) dari World Health Organization (WHO) atau SAGE - WHO, Updated advice on COVID-19 vaccination in pregnancy and women who are breastfeeding dari Royal College of Obstetricians & Gynaecologists (RCOG)". Berdasarkan hal tersebut, POGI pun merekomendasikan bahwa vaksinasi untuk ibu hamil sampai sekarang belum direkomendasikan karena penelitian yang ada belum melibatkan ibu hamil, sedangkan ibu menyusui diperbolehkan divaksinasi sepanjang tidak ada kontraindikasi.

Ibu hamil dan menyusui termasuk populasi rentan yang harus dilindungi dengan cara patuhi protokol 3M serta suami atau anggota keluarga dewasa di rumah segera divaksinasi. Bagi perempuan yang berencana untuk mengikuti program kehamilan, disarankan untuk menunda dulu kehamilannya sampai mendapatkan vaksinasi Covid-19. Penundaan program kehamilan dapat dilakukan paling lama 1 bulan (4 minggu) setelah mendapatkan vaksinasi terakhir Covid-19, untuk menghindari KIPI (Kejadian ikutan Pasca Imunisasi).

Untuk perempuan yang tengah melaksanakan vaksinasi lain, dan diharapkan dapat tercapai titer yang tinggi dalam waktu singkat, maka dianjurkan untuk menyelesaikan vaksinasinya terlebih dahulu. Baru kemudian melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Pemberian vaksin lain, selanjutnya yang bersifat booster dapat ditunda setelah pemberian vaksinasi Covid-19 selesai. Meski demikian, dr Ari menegaskan bahwa tidak menutup kemungkinan terdapat perubahan pada rekomendasi ini di kemudian hari, karena perkembangan yang dinamis dari Covid-19 dan ditemukan bukti-bukti ilmiah yang terbaru.

Hal ini sejalan dengan International Federation of Obstetrics and Gynecology (FIGO) yang telah memberikan penegasan secara kuat untuk mengikutsertakan ibu hamil dan menyusui pada fase 3 penelitian vaksin Covid-19 untuk seluruh produsen vaksin Covid-19.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Ini Manfaat Ajaib untuk Menurunkan Berat Badan dalam Sekejap!

Sehat Senin, 19 April 2021 | 21:23 WIB

Ini Manfaat Ajaib untuk Menurunkan Berat Badan dalam Sekejap!

Gaya Hidup - Sehat, Ini Manfaat Ajaib untuk Menurunkan Berat Badan dalam Sekejap!, Kakao,Manfaat kakao,manfaat kakao adalah,Cara Menurunkan Berat Badan,Berat Badan, menurutkan berat badan,Tips Menurunkan Berat Badan

4 Cara Menghilangkan Jerawat Batu, Jangan Dipencet!

Sehat Senin, 19 April 2021 | 19:24 WIB

Kemunculan jerawat batu seringkali menyakitkan, tidak nyaman, dan mengganggu penampilan. Ukuran besar, kemerahan, dan me...

Gaya Hidup - Sehat, 4 Cara Menghilangkan Jerawat Batu, Jangan Dipencet!, Cara Menghilangkan Jerawat Batu,Cara Mengatasi Jerawat Batu,Cara Mencegah Jerawat Batu,Obat Jerawat Batu

Menu Buka Puasa Kolak Labu Kuning Baik untuk Pengidap Asam Urat

Sehat Senin, 19 April 2021 | 15:58 WIB

Kolak labu yang kita konsumsi saat Ramadhan selain rasanya enak, ternyata baik dikonsumsi untuk pengidap asam urat.

Gaya Hidup - Sehat, Menu Buka Puasa Kolak Labu Kuning Baik untuk Pengidap Asam Urat, menu buka puasa asam urat,Asam Urat,menu buka puasa kolak labu,manfaat labu kuning,labu kuning asam urat,obat asam urat,Obat asam urat alami

Wajib Tahu, Ini Manfaat Mengonsumsi Madu Selama Puasa

Sehat Senin, 19 April 2021 | 14:38 WIB

Madu murni asli memiliki kandungan gula alami, fitonutrien, mineral, enzim, dan vitamin, yang tentu bermanfaat bagi tubu...

Gaya Hidup - Sehat, Wajib Tahu, Ini Manfaat Mengonsumsi Madu Selama Puasa, mengkonsumsi madu selama puasa,manfaat kesehatan dari madu,memberi energi tubuh selama puasa,Madu murni asli,manfaat mengkonsumsi madu selama puasa,manfaat mengkonsumsi madu murni

Awas, Kebanyakan Makan Daging Merah Lemahkan Fungsi Jantung

Sehat Senin, 19 April 2021 | 14:04 WIB

Individu dengan asupan daging yang lebih tinggi memiliki ventrikel yang lebih kecil, fungsi jantung yang lebih buruk, da...

Gaya Hidup - Sehat, Awas, Kebanyakan Makan Daging Merah Lemahkan Fungsi Jantung, Kebanyakan Makan Daging Merah,Bahaya Kebanyakan Makan Daging Merah,peningkatan risiko serangan jantung,kematian akibat penyakit jantung,penanda kesehatan kardiovaskular

Benarkah Pakai Masker Saat Puasa Bikin Mulut Lebih Bau?

Sehat Senin, 19 April 2021 | 13:38 WIB

Pakar kesehatan gigi mengingatkan penggunaan masker wajah dalam waktu lama selama puasa bisa menyebabkan bau mulut lebih...

Gaya Hidup - Sehat, Benarkah Pakai Masker Saat Puasa Bikin Mulut Lebih Bau?, Cara menghilangkan bau mulut saat puasa,Cara Menghilangkan Bau Mulut,Pakai Masker Saat Puasa Bikin Mulut Bau,penggunaan masker wajah lama,Bau Mulut,obat bau mulut,cara mengatasi bau mulut secara alami,Masker Wajah

Simak! Ini Gejala Pembekuan Darah Setelah Vaksinasi Covid-19

Sehat Senin, 19 April 2021 | 12:48 WIB

Untuk mengetahui lebih lanjut ihwal gejala yang mengarah pada pembekuan darah langka pasca vaksinasi Covid-19, berikut u...

Gaya Hidup - Sehat, Simak! Ini Gejala Pembekuan Darah Setelah Vaksinasi Covid-19, Gejala Pembekuan Darah,Gejala Pembekuan Darah Setelah Vaksinasi,Pembekuan Darah Vaksinasi Covid-19,Pembekuan Darah,risiko pembekuan darah,Vaksinasi Covid-19

Para Pria Wajib Tahu, Lima Makanan ini Mampu Jaga Stamina

Sehat Senin, 19 April 2021 | 12:12 WIB

Beberapa makanan berikut sering kali diabaikan oleh pria, sehingga mereka membutuhkan konsumsi lebih banyak.

Gaya Hidup - Sehat, Para Pria Wajib Tahu, Lima Makanan ini Mampu Jaga Stamina, Cara Jaga Stamina Pria,Bagaimana Jaga Stamina Pria,Konsumsi makanan sehat,Apa asupan yang perlu pria konsumsi,makanan sehat,sayuran hijau,kacang padat nutrisi,kandungan tinggi likopen,diet rendah karbohidrat,cara diet rendah karbohidrat

artikel terkait

dewanpers