web analytics
  

Hotel Termegah di Semarang Semasa Kolonial Itu Sudah Tak Ada

Sabtu, 6 Maret 2021 22:30 WIB Vedyana Ardyansah
Umum - Regional, Hotel Termegah di Semarang Semasa Kolonial Itu Sudah Tak Ada, Hotel Jansen,Mata-Mata Mata Hari,semarang,Sejarah,Kota Lama,Hotel Termegah,Perang Dunia I

Tembok bertuliskan Hotel Jansen di Kota Lama. (ayosemarang.com/Vedyana)

SEMARANGSELATAN, AYOBANDUNG.COM — Kota Lama telah menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Semarang yang sering kali dikunjungi wisatawan. Setiap akhir pekan, di beberapa titik di area Kota Lama senantiasa ramai.

Seperti sore ini, Sabtu (6/3/2021) di Jalan Mayjen Suprapto, tak sedikit pengunjung mengambil foto berlatar belakang bangunan-bangunan Kota Lama, yang banyak memiliki nilai sejarah — dan tentunya instagramable

Seperti Gereja Blendhuk, Gedung Jiwasraya, Gedung Oudetrap, Gedung Marba, dan lainnya.

Walau demikian, sebenarnya di sepanjang jalan Meyjen Suprapto ada sebuah pagar tembok yang betuliskan "Hotel Jansen". Ini menjadi penunjuk bahwasanya dahulu terdapat sebuah bangunan hotel pada masa lampau. Sebuah hotel dengan sejarah yang tak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang Kota Semarang.

Tjahjono Raharjo, seorang Ahli Cagar Budaya Kota Semarang mengatakan, pada pertengahan 1940-an Hotel Jansen merupakan Hotel termegah di Semarang. Disebut hotel termegah lantaran memiliki sejumlah fasilitas yang dianggap mewah saat itu.

"Hotel Jansen dilengkapi fasilitas berbagai ukuran ruang kamar, ada beberapa ruang pertemuan untuk acara rapat, lobi hingga sebuah kolam renang. Bangunannya berlantai dua, jadi sangat megah dan mewah saat itu," ujarnya, Sabtu (6/3/2021). 

Karena kemegahannya, Hotel Jansen pada masa kejayaannya pernah disinggahi sejumlah tokoh-tokoh penting. Mulai kalangan Bangsawan hingga tokoh politik. 

Meski punya sejarah, Tjahjono saat ini hanya bisa bercerita tentang kejayaan Hotel Jansen saja, mengingat bangunan Hotel Jansen sendiri sudah dirobohkan di tahun 1953 silam.

"Hotel Jansen dirobohkan pada 1953. Bahkan, mayoritas benda berharga di Hotel Jansen dijarah sampai tak tersisa lagi. Mungkin tinggal tembok bertuliskan Hotel Jansen saja," imbuhnya.

Menurut ceritanya, Hotel Jansen pernah menjadi tempat menginap seorang perempuan bernama Gertrude Margaret Zelle. Ia lebih dikenal dengan nama samaran Mata Hari, yang dituduh jadi mata-mata ganda atau spionase saat Perang Dunia I.

"Dia oleh Perancis dan Jerman dahulu dituduh mata mata. Lantaran Margaret sering berhubungan dengan perwira tinggi Perancis dan Jerman. Hanya saja tuduhan sebagai mata-mata sampai sekarang masih tanda tanya," ucapnya.

Sementara itu, seorang warga sekitar Kota Lama bernama Fitri mengaku pernah mendengar cerita soal Hotel Jansen. Menurutnya, Hotel Jansen setelah dirubuhkan telah beralih fungsi.

"Hotelnya sudah nggak ada. sudah lama mas. Tinggal tembok yang ada namanya Hotel Jansen itu saja. Kalau kapan dirobohkan, saya v tau kapan dirobohkannya,"ungkapnya. [*]

 

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Budayawan Cianjur: Bangunan SPG Jangan Alih Fungsi, Bangun Kembali

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:56 WIB

Para budayawan dan alumni Sekolah Pendidikan Guru (SPG) dan SMA Negeri 2 Cianjur meminta pemerintah membangun kembali ge...

Umum - Regional, Budayawan Cianjur: Bangunan SPG Jangan Alih Fungsi, Bangun Kembali, Budayawan Cianjur,Bangunan SPG Cianjur,Bangunan Cagar Budaya Cianjur,SMA Negeri 2 Cianjur

Ratusan Warga Indramayu Mendadak Jadi Jutawan

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:47 WIB

Mereka diketahui mendapat ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek Petrochemical Complex Jawa Barat. Total luas pengadaa...

Umum - Regional, Ratusan Warga Indramayu Mendadak Jadi Jutawan, warga Indramayu kaya mendadak,warga Indramayu jutawan,Petrochemical Complex Indramayu,Indramayu,ganti rugi warga Indramayu

Ini 9 Titik Penyekatan Kendaraan Mudik di Kota Cirebon

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:23 WIB

Penyekatan akan diberlakukan di 9 titik.

Umum - Regional, Ini 9 Titik Penyekatan Kendaraan Mudik di Kota Cirebon, titik penyekatan Cirebon,Penyekatan kendaraan mudik Cirebon,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,Cirebon

Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya, Berdiri 1832 Bergaya Neoklasik Ero...

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:07 WIB

Masjid Agung Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya dibangun pada tahun 1832 oleh Raden Tumenggung Daruningrat atau Wiradadaha...

Umum - Regional, Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya, Berdiri 1832 Bergaya Neoklasik Eropa, Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya,Masjid Manonjaya Tasik,Profil Masjid,Masjid di Tasik

Pelaku Ganjal ATM Tasikmalaya Foya-foya dengan Uang Korban di Bandung

Regional Kamis, 15 April 2021 | 18:51 WIB

Pelaku Ganjal ATM Tasikmalaya Foya-foya dengan Uang Korban di Bandung

Umum - Regional, Pelaku Ganjal ATM Tasikmalaya Foya-foya dengan Uang Korban di Bandung, modus ganjal ATM,Kasus Ganjal Mesin ATM,ganjal ATM Tasikmalaya,pembobolan ATM Tasikmalaya,Tasikmalaya

Anggota DPRD Jabar Ade Barkah Jadi Tersangka Korupsi Proyek Indramayu

Regional Kamis, 15 April 2021 | 17:29 WIB

Semua berawal ketika pihak swasta Carsa As yang sebelumnya sudah dijerat KPK, memberikan janji kepada Ade Barkah dan STA...

Umum - Regional, Anggota DPRD Jabar Ade Barkah Jadi Tersangka Korupsi Proyek Indramayu, Ade Barkah tersangka,Ketua Golkar Jabar Ade Barkah Tersangka,Ade Barkah Surahman,Ade Barkah,kpk,Korupsi Pemkab Indramayu,Ade Barkah korupsi Indramayu

Ratusan Timbangan Pedagang Pasar Tradisional Kota Bogor Diperiksa

Regional Kamis, 15 April 2021 | 16:45 WIB

Tera ulang alat timbangan milik pedagang tersebut sengaja dilakukan sebagai bentuk perlindungan konsumen. 

Umum - Regional, Ratusan Timbangan Pedagang Pasar Tradisional Kota Bogor Diperiksa, Pasar Tradisional Kota Bogor,Timbangan Pedagang Pasar Tradisional,Tera ulang alat timbangan,perlindungan untuk konsumen,Ramadan,Idulfitri 2021

34 Narapidana Terorisme Nyatakan Ikrar Setia NKRI

Regional Kamis, 15 April 2021 | 15:15 WIB

Kegiatan pengucapan ikrar setia NKRI tersebut, menjadi salah satu rangkaian dari proses untuk bebasnya narapidana terori...

Umum - Regional, 34 Narapidana Terorisme Nyatakan Ikrar Setia NKRI, 34 Narapidana Terorisme,Narapidana Terorisme Nyatakan Ikrar Setia NKRI,Lapas Kelas II A Gunungsindur,Kabupaten Bogor,Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkuham) Jawa Barat Sudjonggo

artikel terkait

dewanpers