web analytics
  

Kudeta Demokrat oleh Moeldoko, SBY Serukan Perang

Sabtu, 6 Maret 2021 06:41 WIB
Umum - Nasional, Kudeta Demokrat oleh Moeldoko, SBY Serukan Perang , moeldoko kudeta demokrat,Moeldoko,Kisruh Kudeta Demokrat,Kudeta Demokrat,SBY

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai wajar jika kader partainya geram dengan kudeta yang dilakukan oleh Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. Ia tetap mengingatkan para kader untuk berjuang membela kedaulatan partai.

"Sebuah perang untuk mendapatkan keadilan. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala Tuhan yang maha kuasa menuntun langkah kita, serta memberikan pertolongan kepada kita semua," ujar SBY di kediamannya, Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jumat (5/3) malam.

Seluruh kader diminta untuk merapatkan barisan di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sebab gerakan kudeta tersebut belumlah usai, sehingga dibutuhkan perjuangan dari semua kader.

"Saya mengajak para kader untuk berjuang bersama berjuang sampai keadilan benar-benar kita dapatkan di tanah Indonesia ini. Perjuangan untuk mempertahankan kedaulatan dan kemandirian partai," ujar SBY.

Ia menegaskan, kongres luar biasa (KLB) yang digelar oleh pihak yang mendukung Moeldoko adalah ilegal dan inkonstitusional. Apalagi, penyelenggaraannya menyalahi AD/ART Partai Demokrat.

"Moeldoko tidak memahami Undang-Undang Partai Politik yang berlaku dan tidak memahami AD/ART Partai Demokrat. Lagi-lagi makin kuat dan makin nyata bahwa KLB Deli Serdang tidak sah adanya," ujar SBY.

SBY menjelaskan syarat-syarat digelarnya KLB. Pertama, Majelis Tinggi Partai Demokrat terlebih dahulu harus mengizinkan digelarnya KLB dan kedua harus disetujui oleh 2/3 dari seluruh 34 DPD dan 1/2 dari 514 DPC.

"KLB adalah sebenarnya domain Majelis Tinggi Partai Demokrat, bukan domain ketua umum Partai Demokrat. AD/ART sesuai Undang-Undang Partai Politi yang berlaku saat ini adalah peraturan dasar bagi kehidupan partai politik, sama halnya dengan undang-undang dasar yang berlaku bagi negara," ujar SBY.

Kendati demikian, ia mengaku tetap yakin dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki integritas dan kearifan dalam menyikapi gerakan pengambilalihan Partai Demokrat. SBY juga percaya pemerintah dan negara akan bertindak adil terhadap permasalahan ini.

"Serta akan menegakkan pranata hukum yang berlaku. Baik itu konstitusi kita, Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Partai Politik, maupun AD/ART Partai Demokrat yang secara hukum juga mengikat," ujar Presiden ke-6 Republik Indonesia itu.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Bisa Buat Beli Baju Lebaran, BLT BPJS Ketenagakerjaan Segera Cair!

Nasional Rabu, 14 April 2021 | 11:55 WIB

Pekerja formal bergaji di bawah Rp5 juta masih memiliki kesempatan untuk menerima BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp1,2 juta. K...

Umum - Nasional, Bisa Buat Beli Baju Lebaran, BLT BPJS Ketenagakerjaan Segera Cair!, BLT BPJS Ketenagakerjaan,blt bpjs ketenagakerjaan 2021,kapan blt bpjs ketenagakerjaan 2021 cair,Jadwal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan,blt bpjs,subsidi gaji rp600.000,Subsidi gaji karyawan Rp600 ribu

Nasib Kedatangan Vaksin Pfizer untuk Indonesia Tidak Jelas

Nasional Rabu, 14 April 2021 | 11:37 WIB

Vaksin Pfizer dinilai sebagai vaksin Covid-19 dengan angka efektivitas yang tinggi.

Umum - Nasional, Nasib Kedatangan Vaksin Pfizer untuk Indonesia Tidak Jelas, Vaksin Pfizer,Vaksin Sinovac,vaksin AstraZeneca,Vaksin Novavax,Vaksin Covid-19

Perpanjangan SIM Bisa Melalui Aplikasi Sinar Mulai Sekarang

Nasional Rabu, 14 April 2021 | 10:55 WIB

Aplikasi tersebut dikembangkan oleh Korlantas Polri untuk pemohon yang akan memperpanjang SIM A dan SIM C.

Umum - Nasional, Perpanjangan SIM Bisa Melalui Aplikasi Sinar Mulai Sekarang, Perpanjangan SIM,Aplikasi Sinar,SIM (Surat Izin Mengemudi),Korlantas Polri,SIM A,SIM C,Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

Foto Hoaks Eks FPI Bunuh Diri Massal demi Habib Rizieq

Nasional Rabu, 14 April 2021 | 10:33 WIB

Gambar tersebut diklaim sebagai deklarasi mantan anggota Front Pembela Islam (FPI) yang bersumpah akan bunuh diri massal...

Umum - Nasional, Foto Hoaks Eks FPI Bunuh Diri Massal demi Habib Rizieq, Foto Hoaks,Hoaks Eks FPI Bunuh Diri Massal demi Habib Rizieq,FPI Bunuh Diri Massal,Jabar Saber Hoaks Jabar Saber Hoaks

IDI Buka Suara soal Efektivitas Vaksin Buatan China

Nasional Rabu, 14 April 2021 | 10:11 WIB

Jubir PB IDI Iris Rengganis mengatakan, efikasi vaksin COVID-19 tidak bisa dibandingkan karena efikasi tiap negara berbe...

Umum - Nasional, IDI Buka Suara soal Efektivitas Vaksin Buatan China, Efektivitas Vaksin Buatan China,vaksin buatan China,efikasi vaksin buatan China,Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI),WHO,uji klinis vaksin Sinovac,Kelayakan Vaksin Buatan China,Keamanan Vaksin Buatan China,Efikasi vaksin Covid-19,Vaksinasi Covid-19

Hilang atau Rusak, Ini Cara Mengganti Buku Nikah Secara Gratis

Nasional Rabu, 14 April 2021 | 09:31 WIB

Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk mengganti buku nikah yang baru alias gratis. Sebagaimana yang disampaikan Kemen...

Umum - Nasional, Hilang atau Rusak, Ini Cara Mengganti Buku Nikah Secara Gratis, Cara Mengganti Buku Nikah,Cara Mengganti Buku Nikah Gratis,Buku nikah,mengatasi buku nikah hilang atau rusak,mengganti buku nikah,kementerian agama,penggantian buku nikah,Peraturan Menteri Agama

Simak! Ini Panduan Lengkap Ibadah Ramadan dan Idulfitri 2021

Nasional Rabu, 14 April 2021 | 04:11 WIB

Bulan Ramadan tahun 2021 masih dalam pandemi Covid-19. Kementerian Agama mengeluarkan surat edaran berisi tentang Pandua...

Umum - Nasional, Simak! Ini Panduan Lengkap Ibadah Ramadan dan Idulfitri 2021, Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri 2021,Bulan Ramadan tahun 2021,Pandemi Covid-19,kementerian agama,Panduan ibadah ramadan,Idulfitri 1442 H/2021 M

Suntik Vaksin Covid-19 Saat Berpuasa, Pengaruhi Imunitas?

Nasional Rabu, 14 April 2021 | 03:22 WIB

Tidak ada perbedaan kondisi imunitas tubuh setelah vaksin selama bulan puasa ataupun ketika tidak berpuasa. Justru, puas...

Umum - Nasional, Suntik Vaksin Covid-19 Saat Berpuasa, Pengaruhi Imunitas?, Suntik Vaksin Covid-19 Saat Berpuasa,Vaksinasi Covid-19,vaksinasi terhadap imunitas tubuh,bulan puasa,vaksinasi Covid-19 tetap diperbolehkan meskipun sedang berpuasa,vaksinasi Covid-19 saat berpuasa,Hukum Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa

artikel terkait

dewanpers