web analytics
  

DJP Gelar Sosialisasi UU Cipta Kerja 

Jumat, 5 Maret 2021 21:48 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bisnis - Finansial, DJP Gelar Sosialisasi UU Cipta Kerja , Direktorat Jenderal Pajak (DJP),Kementerian Keuangan (Kemenkeu),Sosialisasi UU Cipta Kerja

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan kembali menggelar sosialisasi Klaster Kemudahan Berusaha Bidang Perpajakan pada Undang￾undang nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Hotel InterContinental Bandung, Jumat (5/3/2021). (Dok DJP)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan kembali menggelar sosialisasi Klaster Kemudahan Berusaha Bidang Perpajakan pada Undang-undang nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Kali ini acara digelar di Hotel InterContinental Bandung, Jumat (5/3/2021).

Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Erna Sulistyowati mengatakan Kementerian Keuangan berusaha untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat khususnya wajib pajak yang merupakan stakeholder utama terkait UU yang disahkan DPR pada tanggal 5 Oktober 2020 ini.
 
“Maka acara roadshow Undang-undang Cipta Kerja Kluster Kemudahan Berusaha Bidang Perpajakan ini pun diselenggarakan di berbagai kota. Bandung menjadi Kota ketiga setelah Kota Semarang dan Kota Jakarta,” ungkap Erna saat membuka acara. 

Acara ini diikuti wajib pajak yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak se-Bandung Raya, Asosiasi dan Tax Center yang berada di wilayah Kanwil DJP Jawa Barat I, serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube DitjenPajakRi. 

Sekjen Kementerian Keuangan Hadiyanto mengatakan ada empat tujuan yang diharapkan dengan hadirnya UU Ciptaker Klaster Perpajakan ini. “Perubahan kebijakan perpajakan dalam UU Cipta Kerja ini adalah untuk meningkatkan investasi, mendorong kepatuhan WP, memberikan kepastian hukum, dan menjamin keadilan dalam iklim berusaha,” ungkapnya.

Hadiyanto menjelaskan, pandemi Covid-19 telah memberikan tekanan besar bagi
perekonomian, tapi Indonesia belajar dari setiap krisis dan meneruskan reformasi. Program
vaksinasi mulai berjalan. Vaksinasi menjadi faktor positif menekan penularan dan
mengembalikan confidence masyarakat untuk beraktivitas ekonomi.

Menurutnya, selain melakukan perbaikan infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, saat ini pemerintah memberikan berbagai fasilitas dan kemudahan seperti fasilitas perpajakan dan kepabeanan.

“Ada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), fasilitas perpajakan, kemudahan berusaha, perizinan, sistem online satu atap dan sebagainya itu kita akselerasi. Stabilitas politik juga sangat baik, dan berbagai fasilitas kita sediakan. Jadi investor asing jangan ragu lagi, justru silakan datang, silakan invest di indonesia,” ajaknya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi menyampaikan bahwa klaster perpajakan di UU Cipta Kerja merupakan upaya nyata Indonesia melakukan langkah fundamental secara struktural. “Dengan adanya terobosan ini (UU Cipta Kerja) saya kira investor akan berbondong-bondong ke Indonesia,” ujar Fathan. 

Fathan menambahkan, fenomena ekonomi global saat ini sudah menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

“Market sudah mulai membaik, capital inflow sudah baik, saham-saham mulai rebound, komoditas (kelapa sawit dan batura) suda mulai naik. Sehingga 2021 ini kita optimis, recovery akan tumbuh dengan baik,” imbuhnya.

Fathan mengajak semua pihak untuk membangun optimisme bersama bahwa Indonesia adalah tempat strategis untuk berinvestasi. “Dengan adanya UU ini kita bangun optimisme. Kita adalah surga investasi dengan berbagai fasilitas dan kemudahan lainnya. Jadi investor tak perlu ragu lagi datang dan berinvestasi di Indonesia,” tandasnya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Gegara Pandemi Covid-19, Impor Vaksin Naik 1.315 Persen

Finansial Kamis, 15 April 2021 | 14:13 WIB

BPS menyatakan terdapat kenaikan signifikan impor vaksin sepanjang kuartal I 2021. Kenaikan impor dipicu oleh pandemi vi...

Bisnis - Finansial, Gegara Pandemi Covid-19, Impor Vaksin Naik 1.315 Persen, Badan Pusat Statistik,BPS,kenaikan signifikan impor vaksin,pandemi virus corona,Vaksin Covid-19,impor vaksin,impor vaksin Covid-19,kenaikan impor barang konsumsi

CEK FAKTA: Hoaks Bantuan Dana dari bank bjb Sebesar Rp5,5 Juta

Finansial Kamis, 15 April 2021 | 12:15 WIB

Dalam pesan itu disebutkan, persyaratannya adalah cukup mencantumkan dua Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk satu Kartu...

Bisnis - Finansial, CEK FAKTA: Hoaks Bantuan Dana dari bank bjb Sebesar Rp5,5 Juta, hoaks bantuan bank bjb,bank bjb,Cek Fakta,Ayobandung cek fakta,bantuan Covid-19 bank bjb

Podomoro Park Hadirkan Boarding School Al-Azhar di Jabar

Finansial Kamis, 15 April 2021 | 11:44 WIB

Di bulan suci Ramadhan 2021, Podomoro Park Bandung menghadirkan fenomena baru berupa Islamic Boarding School pertama di...

Bisnis - Finansial, Podomoro Park Hadirkan Boarding School Al-Azhar di Jabar, Podomoro Park,Boarding School Al-Azhar,Boarding School Al-Azhar Jabar,Fasilitas Podomoro Park

bank bjb Dukung Jabar Goes Digital Lewat FEKDI 2021

Finansial Kamis, 15 April 2021 | 11:39 WIB

Sebagai langkah percepatan digitalisasi ekonomi di Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat beserta para pemerintah da...

Bisnis - Finansial, bank bjb Dukung Jabar Goes Digital Lewat FEKDI 2021, bank bjb,Goes Digital Lewat FEKDI 2021,Goes Digital,FEKDI 2021

bank bjb Siap Wujudkan Komitmen Sebagai Akselerator Pembangunan Jabar

Finansial Rabu, 14 April 2021 | 19:51 WIB

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daer...

Bisnis - Finansial, bank bjb Siap Wujudkan Komitmen Sebagai Akselerator Pembangunan Jabar, bank bjb,RKPD Jabar 2022,Gubernur Jabar Ridwan Kamil,Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi

Investasi Ilegal Rugikan Masyarakat Sampai Rp114,9 T

Finansial Rabu, 14 April 2021 | 11:13 WIB

Satgas Waspada Investasi (SWI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kerugian masyarakat akibat investasi ilegal sebesar...

Bisnis - Finansial, Investasi Ilegal Rugikan Masyarakat Sampai Rp114,9 T, investasi ilegal,praktik investasi ilegal,waspada investasi ilegal,kerugian investasi ilegal,Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Harga Emas Antam Bandung Hari Ini Naik Jadi Rp 930.000 per Gram

Finansial Rabu, 14 April 2021 | 09:58 WIB

Harga emas batangan Antam berada di angka Rp930.000 per gram pada Rabu, 14 April 2021 atau naik Rp6.000 dari harga kemar...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung Hari Ini Naik Jadi Rp 930.000 per Gram, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga emas Antam Bandung,emas antam,Emas,Emas Antam Hari Ini

Sepanjang 2020, OJK Tutup 1.200 Fintech Bodong dan 390 Investasi Ilega...

Finansial Rabu, 14 April 2021 | 09:25 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menghentikan dan menutup 390 kegiatan investasi ilegal dan 1.200 financial technology...

Bisnis - Finansial, Sepanjang 2020, OJK Tutup 1.200 Fintech Bodong dan 390 Investasi Ilegal , Otoritas Jasa Keuangan (OJK),Fintech Bodong,investasi ilegal,praktik investasi ilegal,Satgas Waspada Investasi (WI),fintech bodong di Indonesia,ciri fintech bodong di Indonesia,waspada investasi ilegal
dewanpers