web analytics
  

Perut Buncit Terkait Gangguan Metabolisme

Sabtu, 6 Maret 2021 02:04 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Perut Buncit Terkait Gangguan Metabolisme, Perut Buncit,Cara Mengatasi Perut Buncit,cara mencegah perut buncit,cara menyamarkan perut buncit,penyebab perut buncit

Ilustrasi (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Jabodebek, Prof. Dr. Mardi Santoso meminta agar masyarakat jangan meremehkan kondisi perut buncit karena terkait dengan gangguan metabolisme yang abnormal.

"Jangan remehkan perut buncit," kata Prof Mardi di acara seminar daring bertajuk "Cerdas Baca Label Kemasan, Hindari Risiko Obesitas" di Jakarta, Kamis (4/3).

Ia menjelaskan, perut buncit berkaitan dengan gangguan metabolisme yang abnormal, baik dari lemak, peradangan pembuluh darah atau kadar insulin dalam darah, gangguan metabolisme karbohidrat. Kondisi ini bisa menimbulkan sejumlah penyakit diantaranya diabetes, darah tinggi, penyakit kardiovaskuler dan penyakit jantung.

Pada 2018, perut buncit pada masyarakat umur > 15 tahun mencapai 31 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Parameter perut buncit di Indonesia adalah pada bila lingkar perut pada laki-laki > 90 cm dan > 80 cm pada perempuan.

"Juga parameter lainnya lemak, tekanan darah, gula darah," kata dokter spesialis penyakit dalam itu.

Perut buncit, kata dia, adalah salah satu ciri kelebihan berat badan atau obesitas. Sementara obesitas bisa berujung pada penyakit tidak menular antara lain prediabetes, diabetes mellitus, penyakit kardiovaskuler, sindrom metabolik, gangguan lemak darah, kekentalan darah naik, trombosit menumpuk, kerusakan pembuluh darah, gangguan kesuburan, hipertensi dan kanker.

"Risiko obesitas itu macam-macam diantaranya penyakit kardiovaskuler, ada stroke, penyempitan pembuluh darah, jantung koroner, kaki pincang, syaraf matanya kena retinopati. Lalu kanker. Jadi sel-sel lemak itu mudah berubah jadi keganasan. Jadi orang gemuk itu ternyata tidak menunjukkan kemakmuran, justru berisiko terkena penyakit tidak menular," papar dokter yang praktek di OMNI Hospital Pulomas.

Untuk menurunkan angka penyakit tidak menular akibat obesitas dan kelebihan berat badan, menurut dia, perlu peranan Kementerian Kesehatan, tokoh masyarakat dan perusahaan-perusahaan makanan. Mardi menyebut di negara-negara lain, pencegahan tidak hanya dilakukan pada penyakit akibat obesitas, tetapi mereka melakukan upaya pencegahan obesitas dan kelebihan berat badan.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Cara Menjaga Kulit Sehat Selama Ramadan

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 14:21 WIB

Siapapun pasti menginginkan kulit sehat. Lalu bagaimana cara menjaga kulit sehat selama Ramadan?

Gaya Hidup - Sehat, Cara Menjaga Kulit Sehat Selama Ramadan, menjaga kulit sehat,Kulit Sehat,cara menjaga kulit sehat ramadan,cara menjaga kulit sehat

Tips Agar Anak Tak Pilih-pilih Makanan

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 13:22 WIB

'Picky Eater' membuat anak bisa kekurangan nutrisi lengkap.

Gaya Hidup - Sehat, Tips Agar Anak Tak Pilih-pilih Makanan, makanan sehat,Anak susah makan,picky eater

Hindari Kopi Saat Sahur, Dokter Tirta Ungkap Risikonya

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 09:08 WIB

Kopi adalah salah satu minuman yang tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi saat sahur. 

Gaya Hidup - Sehat, Hindari Kopi Saat Sahur, Dokter Tirta Ungkap Risikonya, Kopi,bahaya kopi,minum kopi saat sahur,Dr Tirta

Penderita Diabetes Tipe II Ingin Berpuasa? Simak Penjelasan Ahli

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 08:48 WIB

Berpuasa dapat menjadi terapi bagi penderita diabetes tipe II, di bawah bimbingan dan pengawasan dokter

Gaya Hidup - Sehat, Penderita Diabetes Tipe II Ingin Berpuasa? Simak Penjelasan Ahli, Diabetes,diabetes puasa,Puasa,Ramadan

Waspada, 5 Makanan Ini Dapat Memicu Migrain

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 08:21 WIB

10 persen orang yang alami migrain dipicu oleh kesalahan pola makan.

Gaya Hidup - Sehat, Waspada, 5 Makanan Ini Dapat Memicu Migrain, mencegah migrain,migrain,makanan penyebab migrain

Konsumsi Alpukat Setiap Hari Berbahayakah?

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 01:34 WIB

Konsumsi Alpukat Setiap Hari Berbahayakah?

Gaya Hidup - Sehat, Konsumsi Alpukat Setiap Hari Berbahayakah? , Alpukat,Manfaat Alpukat,Bahaya Alpukat,Konsumsi Alpukat,Manfaat Alpukat untuk Kesehatan

Warga Cirebon Raya Protes, Tak Masuk Aglomerasi Boleh Mudik Lokal

Sehat Jumat, 16 April 2021 | 22:20 WIB

Warga di Cirebon Raya atau diakrabi pula dengan sebutan Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) m...

Gaya Hidup - Sehat, Warga Cirebon Raya Protes, Tak Masuk Aglomerasi Boleh Mudik Lokal, Penyekatan Mudik,Cirebon Raya,mudik lokal,Warga Cirebon Raya,Mudik Cirebon Raya

4 Area Rawan Penularan Covid-19 Selama Ramadan

Sehat Jumat, 16 April 2021 | 22:15 WIB

Masyarakat diingatkan bahwa ada empat area yang kemungkinan menjadi tempat penularan Covid-19 terbanyak selama Ramadan. 

Gaya Hidup - Sehat, 4 Area Rawan Penularan Covid-19 Selama Ramadan, Area Rawan Penularan Covid-19,tempat penularan covid-19,Ngabuburit Ramadan,Tempat Ngabuburit
dewanpers