web analytics
  

Pemkot Relaksasi Sektor Ekonomi, Sanksi Penindakan Dipertegas

Jumat, 5 Maret 2021 20:19 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Pemkot Relaksasi Sektor Ekonomi, Sanksi Penindakan Dipertegas, Pemkot Bandung,Relaksasi Sektor Ekonomi,Sanksi Pelanggar Prokes

Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial dalam Rapat Terbatas (Ratas) virtual di Pendopo Kota Bandung, Jumat (5/3/2021). (Dok Humas Pemkot Bandung)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Bandung berencana merelaksasi sejumlah sektor. Namun di sisi lainnya, Pemkot Bandung juga bakal mempertegas penindakan pelanggar protokol kesehatan.

Dari hasil Rapat Terbatas (Ratas), beberapa sektor usaha yang bakal diberi kelonggaran di antaranya usaha jasa salon kecantikan dan arena permainan anak-anak.

Revisi Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 6 Tahun 2021 nantinya juga tidak hanya menyoal konten yang berkenaan dengan relaksasi ekonomi. Namun, disertai dengan sanksi penindakan yang lebih tegas bagi para pelanggar.

Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial berharap keputusan untuk penambahan relaksasi ini bisa memberikan dampak bagi upaya pemulihan ekonomi. Namun, dia mengingatkan masalah kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini pun tak lantas diabaikan.

“Sebagai gugus tugas, kita mencoba jalan tengah dan ada beberapa perubahan,” ucap Oded di Pendopo Kota Bandung, Jumat (5/3/2021).

Selain relaksasi untuk usaha jasa salon kecantikan dan arena permainan anak, dalam Perwal terbaru nanti rencananya bakal memajukan jam operasional pusat kebugaran. Dari semua buka pukul 08.00 WIB akan dimajukan menjadi pukul 06.00 WIB.

Namun, lanjut Oded, pada Perwal baru nanti sanksi bagi pelanggar khususnya tempat usaha tidak hanya disegel dan ditutup paling lama 14 hari. Melainkan, apabila sudah disegel maka tempat tersebut otomatis ditutup operasionalnya selama dua pekan.

“Kepada para pelanggar, saya sepakat menerapkan ketegasan,” ujarnya.

Menegaskan hal itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan, aturan selama penanganan Covid-19 sudah sangat jelas dan diyakini telah dipahami oleh semua pihak. Tanpa terkecuali oleh pengelola cafe ataupun tempat hiburan yang selama ini menjadi langganan pelanggar. 

Oleh karenanya, Ema menyatakan pada revisi Perwal nanti relaksasi penambahan jam operasional tempat hiburan masih belum diberikan. Sehingga waktu maksimal untuk operasional di tengah pandemic Covid-19 ini tempat hiburan tetap pukul 21.00 WIB.

“Di dalam perwal sudah jelas, mana ringan, sedang, dan berat. Saya pikir tidak ada ruang perdebatab. Kalau mereka sudah melanggar, bekukan dulu. Kalau masih melanggar ya langsung dicabut,” jelas Ema.

Ema menuturkan, bagi pengusaha jasa salon kecantikan dan arena permainan anak yang ingin mulai beroperasi bisa kembali mengajukan kepada Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung. Untuk selanjutnya bakal ditindaklanjuti guna memastikan standarisasi protokol kesehatannya terpenuhi.

Mengenai jam operasional kedua tempat tersebut Ema menyebut bakal diatur kemudian secara terperinci dalam revisi Perwal. Namun khusus lokasi usaha yang berada di dalam area pusat perbelanjaan atau mal tentunya menyesuaikan dengan jam operasional tempat tersebut. 

“Dari simulasi yang dilihat semua memberikan garansi dengan prokes yang maksimal. Tapi mereka harus mengajukan lagi oleh pelaku usahanya,” ujarnya.

Ema mengungkapkan, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung sudah membuka ruang akan mulai mengizinkan kegiatan seni dan budaya. Dengan harapan, turut memberikan dampak terhadap sektor ekonomi.

“Untuk pertunjukan seni atau budaya sudah mulai diperbolehkan tapi dengan prokes yang ketat. Mereka juga manusia hidup itu bagian dari mata pencaharian yang harus kita akomodir,” terangnya.

Untuk lebih detailnya, Ema menyatakan renana untuk pelonggaran kegiatan seni dan budaya ini akan dituangkan ke dalam Perwal. 

“Pertunjukan seni ini pasti berdinamika, tapi bukan di outdoor. Tapi misalkan di gedung dengan kapasitas tetap 30 persen. Sehingga yang meninton bisa berjauhan,” katanya. 

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Tips Sederhana Hindari Hoaks, Agar Pahala Ramadan Makin Lancar

Bandung Minggu, 18 April 2021 | 17:05 WIB

Salah satu hoaks yang sering muncul saat Ramadan dan menjelang Idulfitri berkaitan dengan Tunjangan Hari Raya (THR).

Bandung Raya - Bandung, Tips Sederhana Hindari Hoaks, Agar Pahala Ramadan Makin Lancar, Hoaks,Pahala Ramadan,Ramadan,Lebaran,Tunjangan Hari Raya (THR),Idulfitri,Pemeriksa Fakta Senior Jabar Saber Hoaks (JSH) Alfianto Yustinova,Jabar Saber Hoaks (JSH)

Waspada! Ini Hoaks yang Kerap Muncul Saat Bulan Ramadan

Bandung Minggu, 18 April 2021 | 14:02 WIB

Berbagai macam hoaks kerap kali muncul dan jadi langganan viral saat Ramadan.

Bandung Raya - Bandung, Waspada! Ini Hoaks yang Kerap Muncul Saat Bulan Ramadan, Hoaks,Ramadan,Vaksin,Halal-Haram,Halal-Haram Vaksin Covid-19,Pandemi Covid-19,Lebaran,Tunjangan Hari Raya (THR)

Terbanyak di Bandung, Covid-19 Antapani Capai 900 Kasus

Bandung Minggu, 18 April 2021 | 10:30 WIB

Merujuk situs covid19.bandung.go.id, diakses Minggu, 18 April 2021, pukul 11.00 WIB, masih ada 75 kasus dalam perawatan...

Bandung Raya - Bandung, Terbanyak di Bandung, Covid-19 Antapani Capai 900 Kasus, Covid-19 Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,Kasus Covid-19 Antapani,Covid-19 Antapani,Antapani,kecamatan terbanyak kasus Covid-19 Bandung,Kecamatan kasus Covid-19 terbanyak Bandung

Prakiraan Cuaca Bandung 18 April, Hujan Ringan Siang Hari

Bandung Minggu, 18 April 2021 | 07:15 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, hujan akan turun di siang hingga sore hari.

Bandung Raya - Bandung, Prakiraan Cuaca Bandung 18 April, Hujan Ringan Siang Hari, Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG,Prakiraan Cuaca Bandung,BMKG

Dokter yang Buat Video Pelecehan Perempuan Meminta Maaf

Bandung Minggu, 18 April 2021 | 04:00 WIB

dr. Kevin Samuel Marpaung, dokter yang mencuat namanya pada Sabtu, 17 April 2021, karena video Tiktok yang mereka adegan...

Bandung Raya - Bandung, Dokter yang Buat Video Pelecehan Perempuan Meminta Maaf, Dokter lulusan Terbaik Universitas Maranatha,Dokter lulusan terbaik maranatha,Dokter tiktok bersalin,Dokter Maranatha,dokter tiktok melahirkan,dokter Tiktok,Dokter kevin samuel,kevin samuel

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung 18 April 2021

Bandung Minggu, 18 April 2021 | 03:00 WIB

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung 18 April 2021

Bandung Raya - Bandung, Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung 18 April 2021, Waktu imsak Bandung,jadwal imsak Bandung dan sekitarnya,jadwal imsak bandung hari ini,jadwal buka puasa Bandung,Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini

Pengendara Terobos Pintu Perlintasan Kereta dapat Dipenjara

Bandung Sabtu, 17 April 2021 | 17:44 WIB

Pengendara yang menerobos pintu perlintasan kereta api yang sudah menutup dapat dikenai sanksi pidana penjara selama tig...

Bandung Raya - Bandung, Pengendara Terobos Pintu Perlintasan Kereta dapat Dipenjara, terobos palang kereta,terobos perlintasan kereta,pintu perlintasan rel kereta kiaracondong,kecelakaan kereta kiaracondong,terobos palang kereta bisa dipenjara

Sempat Ada Kecelakaan, Pengendara Tetap Terobos Pintu Rel Kiaracondong

Bandung Sabtu, 17 April 2021 | 17:33 WIB

Kecelakaan yang menimpa pengendara sepeda motor Vario seolah tidak menjadi peringatan keras bagi para pengendara yang me...

Bandung Raya - Bandung, Sempat Ada Kecelakaan, Pengendara Tetap Terobos Pintu Rel Kiaracondong, kecelakaan kereta kiaracondong,pintu perlintasan rel kereta kiaracondong,motor terobos pintu perlintasan kereta api,pintu perlintasan kereta

artikel terkait

dewanpers