web analytics
  

Badai Luar Angkasa Pertama Kali Terdeteksi di Bumi, Ada di Kutub Utara

Jumat, 5 Maret 2021 13:10 WIB
Umum - Internasional, Badai Luar Angkasa Pertama Kali Terdeteksi di Bumi, Ada di Kutub Utara, Badai Luar angkasa,badai luar angkasa di bumi,badai luar angkasa di kutub utara,Kutub Utara

Untuk pertama kalinya, para astronom mendeteksi badai plasma yang kuat di atmosfer atas Bumi. ilustrasi (live science )

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Para astronom mendeteksi badai plasma yang kuat di atmosfer atas Bumi untuk pertama kalinya. Ini menjadi sebuah fenomena yang disebut sebagai badai luar angkasa.

Badai plasma yang kuat diketahui memiliki lebar 600 mil atau 1.000 kilometer. Badai luar angkasa berlangsung selama  hampir delapan jam pada 20 Agustus 2014, berputar ratusan mil di atas Kutub Utara magnet Bumi.

Fenomena tersebut pertama kali diketahui dalam sebuah penelitian yang dirilis pada 22 Febuari lalu di jurnal Nature Communications. Badai yang terbentuk dari kekacauan garis medan magnet dan angin matahari yang terbang cepat ini tidak bisa terlihat dengan mata telanjang.

Namun, empat satelit cuaca yang melewati Kutub Utara mendeteksi formasi  berbeda dengan badai terestrial pada umumnya. Badai luar angkasa berbentuk seperti corong dengan apa yang tampak seperti ‘mata’ di bagian tengah, dikelilingi oleh beberapa lengan spiral plasma yang berputar berlawanan arah jarum jam.

Badai anatriksa menghujani elektron langsung ke atmosfer atas Bumi. Rekan penulis studi, sekaligus ilmuwan luar angkasa di University of Reading di Inggris Mike Lockwood mengatakan hingga saat ini belum dapat dipastikan bahwa badai plasma luar angkasa itu ada.

“Badai tropis dikaitkan dengan energi dalam jumlah besar dan badai antariksa harus diciptakan oleh transfer energi angin matahari yang sangat besar dan cepat serta partikel bermuatan ke atmosfer atas Bumi,” ujar Lockwood, dilansir Live Science, Jumat (5/3).

Dengan menggunakan model badai 3D, para peneliti berhipotesis bahwa formasi tersebut dihasilkan dari interaksi kompleks antara angin matahari yang masuk. Ini adalah angin kencang plasma berkecepatan tinggi yang secara berkala dilepaskan oleh matahari dan medan magnet di atas Kutub Utara.

Meskipun ini adalah badai antariksa pertama yang diamati, para peneliti berhipotesis bahwa sistem cuaca ini dapat menjadi peristiwa umum di planet manapun dengan pelindung magnetik dan plasma di atmosfernya.

"Plasma dan medan magnet di atmosfer planet ada di seluruh alam semesta, jadi temuan menunjukkan badai antariksa harus menjadi fenomena yang tersebar luas," kata Lockwood.

Haruskah takut dengan badai luar angkasa? Jawabannya adalah mungkin tidak. Fenomena atmosfer atas menimbulkan sedikit ancaman bagi Bumi.

Namun, itu dapat memengaruhi efek cuaca luar angkasa yang ada. Sebagain contoh adalah terjadinya peningkatan hambatan pada satelit, atau mengganggu sistem komunikasi GPS dan radio.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Kematian Covid-19 Global Tembus 3 Juta Jiwa

Internasional Minggu, 18 April 2021 | 07:30 WIB

Amerika Serikat (AS) menempati posisi pertama sebagai negara yang mencatatkan kematian terbanyak, yakni mencapai 566.863...

Umum - Internasional, Kematian Covid-19 Global Tembus 3 Juta Jiwa, Kematian Covid-19,Angka kematian Covid-19,Jumlah kematian Covid-19,kematian Covid-19 dunia,COVID-19

Kerajaan Inggris Gelar Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Internasional Minggu, 18 April 2021 | 06:00 WIB

Ratu duduk terpisah dari anggota keluarga pada upacara sederhana namun suram di Kastil Windsor, sesuai dengan aturan jar...

Umum - Internasional, Kerajaan Inggris Gelar Prosesi Pemakaman Pangeran Philip, Pangeran Philip meninggal,Pangeran Philip dimakamkan,Ratu Elizabeth II,Kerajaan Inggris

Syekh Yusuf Al-Qardhawi Positif Covid-19

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 21:48 WIB

Ulama kenamaan Syekh Yusuf al-Qardhawi dikabarkan terpapar Covid-19. Lewat jejaring sosial twitter resmi. Pendiri Persat...

Umum - Internasional, Syekh Yusuf Al-Qardhawi Positif Covid-19, Yusuf Alqardhawi,Yusuf Alqardhawi positif covid,COVID-19,corona

Proses Pemakaman Pangeran Philip Tertutup dan Terapkan Prokes

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 14:16 WIB

Ratu Elizabeth II akan mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada suaminya, Pangeran Philip, pada upacara pemakaman pad...

Umum - Internasional, Proses Pemakaman Pangeran Philip Tertutup dan Terapkan Prokes, Pangeran Philip,Pemakaman Pangeran Philip,Upacara Pemakaman Pangeran Philip,Pangeran Philip dimakamkan

Picu Kontroversi, Ilmuwan Kembangka Sel Manusia dalam Embrio Monyet 

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 08:07 WIB

Mereka mengembangkan embrio monyet yang mengandung sel manusia di laboratorium. 

Umum - Internasional, Picu Kontroversi, Ilmuwan Kembangka Sel Manusia dalam Embrio Monyet , embrio,manusia,monyet,Penelitian

Kuota Jemaah Umrah Ramadan Ditambah

Internasional Jumat, 16 April 2021 | 12:44 WIB

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada Kamis, 15 April 2021, mengumumkan mekanisme dan regulasi umrah bagi jemaah ya...

Umum - Internasional, Kuota Jemaah Umrah Ramadan Ditambah, Jemaah Umrah,umrah 2021,syarat umrah 2021,5 syarat jamaah umrah,hal wajib umrah,umrah ramadan,umrah ramadan 2021

Catat, Ini 5 Langkah Sebelum Umrah Bagi Jemaah Asing

Internasional Jumat, 16 April 2021 | 12:34 WIB

Jemaah umrah asing harus mematuhi lima langkah yang telah dibuat Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Umum - Internasional, Catat, Ini 5 Langkah Sebelum Umrah Bagi Jemaah Asing, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi,jumlah izin umrah,umrah di masa pandemi,regulasi bagi jemaah asing,jemaah umrah asing,kuota jemaah umrah,jemaah umrah dari luar negeri,5 hal wajib jemaah umrah

Egois dan Posesif bak di Drama, Ini 5 Kontroversi Seo Ye Ji

Internasional Jumat, 16 April 2021 | 12:16 WIB

Artis Korea Selatan, Seo Ye Ji, kini sedang menjadi sorotan masyarakat lantaran kontroversi yang menyeret namanya dengan...

Umum - Internasional, Egois dan Posesif bak di Drama, Ini 5 Kontroversi Seo Ye Ji, Artis Korea Selatan,Seo Ye Ji,Kontroversi Seo Ye Ji,Fakta Mengejutkan Seo Ye Ji,Kim Jung-Hyun,media Korea Selatan,Seohyun SNSD,drama The Time,rumor negatif Seo Ye Ji,Rumor Kebohongan Seo Ye Ji,It's Okay Not To Be Okay,Rumor Egois dan Posesif Seo Ye Ji
dewanpers