web analytics
  

Sektor Infokom Tumbuh Pesat di Tengah Pandemi

Jumat, 5 Maret 2021 09:25 WIB
Netizen, Sektor Infokom Tumbuh Pesat di Tengah Pandemi, Infokom,COVID-19,PSBB

Ilustrasi informasi dan komunikasi (Unsplash)

AYOBANDUNG.COM--Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia genap berusia setahun. Sejak ditemukan kasus perdana di awal Maret tahun 2020, hingga kini belum ada tanda-tanda wabah ini akan berakhir.

Satgas Covid-19 Nasional merilis angka pertambahan jumlah terkonfirmasi kasus positif Covid-19 sudah mencapai angka di atas 1,2 juta orang. 

Dengan jumlah pertambahan per hari mencapai lebih dari 10 ribu kasus. PSBB menjadi salah satu kebijakan yang diambil pemerintah untuk mengurangi tingkat penyebaran wabah Covid-19. Meskipun dengan resiko terpuruknya roda pertumbuhan ekonomi karena pembatasan ruang gerak penduduk termasuk untuk berusaha dan berinvestasi.

Pukulan telak terasa saat di kuartal II/2020 secara nasional laju pertumbuhan ekonomi (yoy) terkonstraksi sangat dalam dengan minus 5,32 persen akibat pemberlakuan PSBB. Padahal sebelumnya laju  pertumbuhan ekonomi di kuartal I/2020 masih tumbuh 2,97 persen. Angka ini sebenarnya sudah mulai mengalami pelemahan, karena di kuartal IV/2019 laju pertumbuhan ekonomi masih berada di angka 5,02 persen.  

Indonesia resmi memasuki fase resesi ekonomi setelah pada kuartal III/2020, laju pertumbuhan kembali terkonstraksi sebesar 3,49 persen. Meskipun angka ini mengalami perbaikan dibandingkan kuartal sebelumnya. Di awal tahun 2021, BPS kembali merilis angka pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2020 masih terkonstraksi di angka minus 2,19 persen.  Angka ini meleset dari prediksi Bank Indonesia (BI) yang memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi triwulan IV/2020 di angka pertumbuhan positif meskipun kecil. 

Banyak sektor ekonomi terpuruk hebat akibat pandemi ini. Namun di antara sektor ekonomi yang terpuruk dalam, masih ada sektor-sektor ekonomi yang tetap tumbuh di tengah pandemi. Sektor-sektor inilah yang menjadi penyangga pertumbuhan ekonomi secara nasional sehingga tidak terperosok terlalu dalam. 

Sektor-sektor ekonomi yang tetap tumbuh selama pandemi berlangsung mencakup sektor pertanian, kehutanan dan perkebunan yang masih tumbuh di angka 2-2,5 persenan. Sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang tumbuh di angka 4-6 persenan.  Sektor Informasi dan Komunikasi tumbuh kokoh di angka 10 persenan. Sektor real estate di angka 1-2 persenan. Sektor jasa pendidikan tumbuh di angka 1,2-2,4 persenan. Juga sektor jasa kesehatan serta kegiatan sosial lainnya masih tumbuh positif di angka 3,7-16 persen.

Di antara sektor yang tetap tumbuh di tengah pandemi, sektor informasi dan komunikasi menjadi sektor yang cukup stabil bahkan berpeluang untuk terus tumbuh. Sektor ini merupakan salah satu sektor yang sangat diuntungkan dengan adanya wabah pandemi Covid-19. Dengan adanya kebijakan PSBB konsumsi masyarakat terhadap sektor ini semakin meningkat. 

Hal ini diakibatkan adanya adaptasi kebiasaan baru dari berinteraksi secara tatap muka menjadi berinteraksi melalui daring seperti pembelajaran online, kebijakan work from home dan meningkatnya transaksi perdagangan berbasis online. Mengingat masa pandemi yang entah sampai kapan berakhir, ke depan sektor ini akan semakin dibutuhkan. Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada kuartal II/2020 pengguna internet di Indonesia mencapai angka 196,7 juta. Sebuah pasar internet yang sangat potensial untuk dikembangkan.

Di kuartal II/2020 di saat sektor lain terpuruk, laju pertumbuhan ekonomi q to q  sektor ini tetep tumbuh positif dengan 3,44 persen. Meski sedikit melambat di kuartal III/2020 dan kuartal IV/2020 dengan 3,13 persen dan 0,99 persen. Namun sektor ini merupakan sektor yang tetap tumbuh positif di tiga kuartal berturut-turut selama pandemi ini berlangsung selain sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang. 

Jika melihat laju pertumbuhan ekonomi tahunan (yoy) di kuartal III/2020 dan IV/2020 sektor ini menjadi sektor yang mengalami pertumbuhan 10,61 persen dan 10,91 persen. Pertumbuhan tertinggi kedua setelah sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial lainnya yang tumbuh masing-masing 15,33 persen dan 16,54 persen pada kuartal yang sama.

Para ekonom melihat potensi tumbuh lebih tinggi dari sektor informasi dan komunikasi di masa depan.  Banyak pihak menyarankan pemerintah untuk mengoptimalkan palapa ring dan memaksimalkan sejumlah stimulus bagi perusahaan BUMN dan swasta agar jaringan internet dapat dikembangkan ke seluruh pelosok tanah air.  

Ekonom senior Indef Didik J Rachbini bahkan mengusulkan apa yang disebut dengan “revolusi tiang listrik”. Dengan menggratiskan tiang-tiang listrik yang dirasa harga sewanya saat ini cukup mahal. Hal ini dilakukan agar jaringan internet bisa dikembangkan ke seluruh penjuru tanah air. Indonesia memiliki daya saing dalam mengembangkan teknologi informasi. Namun juga memiliki beberapa kendala di antaranya masalah infrastruktur.

Dengan tingkat penetrasi sekitar 73,7 persen dari populasi, Indonesia memiliki lanskap digital yang sangat potensial. Menurut Ketua APJII, Jamalul Izza, selama pandemi pengguna internet di Indonesia tumbuh 8,9 persen atau 25,5 juta pengguna. Bahkan valuasi ekonomi digital Indonesia akan mencapai 133 miliar Dolar AS pada tahun 2025. Menurut studi yang dilakukan McKinsey (2016) memperlihatkan bahwa adopsi teknologi digital dalam upaya transformasi digital diproyeksikan dapat memberikan sumbangsih pertumbuhan perekonomian Indonesia sebesar 150 miliar Dolar AS pada tahun 2025 dan menyediakan setidaknya 3,7 juta pekerjaan.

Melihat perkembangan pertumbuhan ekonomi  sektor informasi dan komunikasi memunculkan optimisme bahwa pandemi bisa menjadi sebuah momentum akselerasi transformasi digital. Agility atau kelincahan untuk beradaptasi sangat penting agar tetap produktif di tengah pandemi. Gaya hidup dan gaya kerja digital menjadi satu bagian dari kenormalan baru yang harus terus dibudayakan agar bisa tetap meningkatkan produktivitas dan daya saing. 

Pemerintah bahkan berkomitmen mempercepat realisasi transformasi digital dari sebelumnya yang diagendakan 10 tahun menjadi 2-3 tahun. Melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggagas setidaknya 5 upaya yaitu: Menyiapkan Roadmap Transformasi Digital, Mengintegrasikan Pusat Data Nasional, Menyiapkan Kebutuhan Sumber Daya Manusia dan Talenta Digital serta Menyiapkan Regulasi yang dibutuhkan.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Bapak Ideologi Muhammadiyah Itu Menjadikan Puasa sebagai 'Kanopi Diri'

Netizen Minggu, 18 April 2021 | 19:10 WIB

Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si., Ketua Umum PP. Muhammadiyah, adalah kader otentik Muhammadiyah yang tidak ada irisa...

Netizen, Bapak Ideologi Muhammadiyah Itu Menjadikan Puasa sebagai 'Kanopi Diri', Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si.,Bapak Ideologi Muhammadiyah,Muhammadiyah

Merenungi Hikmah Puasa Ramadan

Netizen Jumat, 16 April 2021 | 10:35 WIB

Puasa akan melahirkan rasa cinta, kasih sayang, dan kelembutan kepada orang miskin.

Netizen, Merenungi Hikmah Puasa Ramadan, Puasa,Ramadan,Salat Tarawih,Hikmah Puasa,Merenungi Hikmah Puasa,puasa ramadan

Mengubah Peringatan Waspada Menjadi Rencana Tindakan

Netizen Jumat, 16 April 2021 | 09:16 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Rabu, 14 April 2021 sudah mengingatkan kepada masyarakat untuk...

Netizen, Mengubah Peringatan Waspada Menjadi Rencana Tindakan, BMKG,Cuaca ekstrem,cekungan bandung,Bencana Alam

Mural Sebagai Media Pembelajaran Efektif dan Menyenangkan

Netizen Kamis, 15 April 2021 | 18:30 WIB

Mural sekolah memberikan suasana yang “segar” dan membuat suasana di sekolah menjadi tidak monoton.

Netizen, Mural Sebagai Media Pembelajaran Efektif dan Menyenangkan, Mural Sebagai Media Pembelajaran Efektif,Media Pembelajaran Efektif dan Menyenangkan,SDN Mustikajaya VII,Kota Bekasi,Mural,Pendidikan,Sekolah

Harga Gabah dan Beras di Tengah Polemik Impor

Netizen Kamis, 15 April 2021 | 17:50 WIB

Ada faktor lain yang menyebabkan turunnya harga komoditas padi di tahun 2020.

Netizen, Harga Gabah dan Beras di Tengah Polemik Impor, Polemik Impor,Beras,Petani,komoditas padi,Gabah kering panen (GKP),gabah kering giling (GKG),Jawa Barat,Badan Pusat Statistik (BPS)

Menyusun Kamus Belanda-Sunda

Netizen Rabu, 14 April 2021 | 10:05 WIB

Untuk penyusunan kamus Belanda-Sunda dapat dibilang Kartawinata adalah orang Sunda pertama yang berhasil menyusun dan me...

Netizen, Menyusun Kamus Belanda-Sunda, Kamus Belanda-Sunda,Hollandsch-Soendaasch Woordenboek,Raden Kartawinata,P. Blusse

Ruang Kelas Tanpa Batas untuk Vani Antika

Netizen Selasa, 13 April 2021 | 17:30 WIB

Layaknya kanvas bagi pelukis, dalam dunia per-makeup-an pun dikenal istilah muse.

Netizen, Ruang Kelas Tanpa Batas untuk Vani Antika, Makeup,Makeup Artist,MUA

Muktamar XIII Pemuda Persis, Semangat Baru Peradaban

Netizen Selasa, 13 April 2021 | 12:57 WIB

Tidak hanya tentang pergantian kepemimpinan, Muktamar ke-13 ini juga melahirkan berbagai produk perjuangan yang baru.

Netizen, Muktamar XIII Pemuda Persis, Semangat Baru Peradaban, Persis (Persatuan Islam),Muktamar XIII Pemuda Persis,Pimpinan Pusat Pemuda Persatuan Islam,Ibrahim Nasrulhaq al-Fahmi

artikel terkait

dewanpers