web analytics
  

4 Masalah Kulit Akibat Covid-19

Kamis, 4 Maret 2021 23:01 WIB
Gaya Hidup - Sehat, 4 Masalah Kulit Akibat Covid-19, Masalah Kulit Akibat Covid-19,Dampak Covid-19,Efek Covid-19

Ilustrasi -- Masalah Kulit Akibat Covid-19 (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sejak awal pandemi virus corona Covid-19, semua orang telah diminta mewaspadai tiga gejala utama virus corona Covid-19, termasuk demam, batuk kering, kehilangan indra penciuman dan perasa.

Di luar ketiga gejala umum tersebut, ada sejumlah efek samping yang kurang umum dilaporkan oleh orang positif virus corona Covid-19. Efek samping kurang umum ini, seperti sakit kepala, nyeri otot dan sendi, hidung tersumbat serta kelelahan.

Tapi, salah satu gejala virus corona yang belum banyak menarik perhatian adalah berbagai jenis ruam yang bisa muncul di seluruh tubuh.

Meskipun ruam kulit ini lebih jarang terjadi dibandingkan gejala virus corona lainnya, tapi Anda harus bisa mengenalinya. Sehingga Anda bisa mengidentifikasi potensi infeksi virus corona Covid-19 sedini mungkin.

Sebuah studi baru dilansir dari Daily Star, menemukan bahwa 17 persen pasien virus corona dengan lebih dari 1 gejala, seperti ruam kulit sebagai gejala pertama yang muncul.

Sedangkan, 21 persen pasien virus corona mengaku ruam kulit adalah gejala virus corona satu-satunya. Berikut ini, 4 jenis ruam kulit yang bisa terjadi ketika Anda terinfeksi virus corona Covid-19.

1. Lesi seperti chilblain

Jenis masalah kulit ini biasanya memengaruhi jari kaki dan telapak kaki. Biasanya, Anda mendengarnya dengan nama yang lebih umum, seperti jari kaki Covid-19 atau Covid-19 toes.

Setelah satu hingga dua minggu pertama muncul gejala virus corona, lesi akan berubah warna dan berkurang pada pembengkakan. Sevelum akhirnya, sembuh tanpa pengobatan.

Jenis ruam atau lesi yang lepuh, merah dan bengkak ini lebih sering terjadi pada anak remaja dan dewasa muda tanpa atau dengan gejala virus corona ringan. Sehingga, masalah kulit ini menjadi gejala virus corona paling umum bagi mereka.

Sebuah penelitian yang menganalisis 26 pasien dengan dugaan perubahan kulit terkait virus corona, menemukan bahwa 73 persen orang yang berpartisipasi menunjukkan lesi seperti chilblain. Anehnya, tidak ada pasien yang mengalami gejala pernapasan dan semuanya dinyatakan negatif Covid-19 ketika lesi mulai muncul.

Satu teori menunjukkan bahwa lesi dipicu oleh sel darah yang rusak akibat respons sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi virus atau beberapa gumpalan darah di jari kaki.

2. Ruam makulopapular

Jenis ruam ini memicu area kulit yang berubah warna dan rata. Sebuah penelitian di Spanyol terhadap 375 pasien dengan perubahan kulit terkait virus corona, menemukan bahwa 47 persen mengalami ruam jenis ini.

Jenis ruam ini dikaitkan dengan gejala virus corona yang lebih parah, kebanyakan ditemukan pada pasien paruh baya hingga lanjut usia. Ruam juga biasanya berlangsung 7-18 hari dan muncul 20-36 hari setelah infeksi.

Sama seperti chilblain, ruam makulopapular bisa dipicu oleh sistem kekebalan tubuh yang berjuang keras melawan infeksi. Dalam beberapa kasus, fase hiperinflamasi dimulai 7-10 hari setelah infeksi.

3. Gatal-gatal

Biduran adalah area kulit yang menonjol karena iritasi dan biasanya gatal. Jika terkait virus corona, gatal-gatal biasanya terjadi bersamaan dengan gejala lain yang membuatnya lebih muda diidentifikasi sebagai gejala virus corona.

Biduran muncul setelah infeksi karena menyebabkan kerusakan sel yang kemudian memicu pelepasan histamin melalui sistem kekebalan. Masalah kulit ini paling umum di antara pasien paruh baya dan berhubungan dengan penyakit yang lebih parah.

4. Lesi vesikuler

Secara visual mirip dengan cacar air, lesi vesikuler adalah kantung berisi cairan bening yang terbentuk di bawah kulit. Jika berkaitan dengan virus corona, lesi vesikuler adalah ruam kulit yang paling tidak umum.

Penelitian di Spanyol menunjukkan bahwa hanya 9 persen pasien virus corona yang menunjukkan lesi ini. Lesi ini sering muncul pada pasien dengan penyakit ringan sekitar 14 hari setelah infeksi awal.

Lesi ini dipicu oleh periode peradangan yang lama dengan antibodi menyerang kulit dan merusak lapisannya. Sehingga mengakibatkan kantung berisi cairan.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Kabar Baik! Ini Tips Aman Puasa bagi Pasien Diabetes

Sehat Jumat, 16 April 2021 | 13:26 WIB

Berpuasa bagi penderita diabetes, diperbolehkan dengan syarat, yaitu memenuhi kriteria scoring. Berikut Tips aman dan ny...

Gaya Hidup - Sehat, Kabar Baik! Ini Tips Aman Puasa bagi Pasien Diabetes, Tips Aman Puasa bagi Pasien Diabetes,berpuasa bagi pasien diabetes,Pasien diabetes,Tips Pasien Diabetes berpuasa Ramadan,pasien diabetes boleh berpuasa,tips aman dan nyaman berpuasa

Tak Harus Mahal! Ini 5 Cara Sederhana Agar Awet Muda

Sehat Jumat, 16 April 2021 | 10:04 WIB

Menjadi awet muda adalah dambaan setiap orang. Bahkan, tak jarang ada yang rela merogoh kocek hingga jutaan untuk melak...

Gaya Hidup - Sehat, Tak Harus Mahal! Ini 5 Cara Sederhana Agar Awet Muda , Cara Sederhana Agar Awet Muda,Tips Sederhana Agar Awet Muda,Perawatan Sederhana Agar Awet Muda,Awet Muda,perawatan agar tetap terlihat muda,merawat tubuh,cara sederhana merawat tubuh

5 Penyebab Berat Badan tak Pernah Turun Meski Sudah Diet

Sehat Jumat, 16 April 2021 | 09:23 WIB

5 Penyebab Berat Badan tak Pernah Turun Meski Sudah Diet

Gaya Hidup - Sehat, 5 Penyebab Berat Badan tak Pernah Turun Meski Sudah Diet, Berat Badan,tips diet,Diet,Diet Sehat,tidak cukup tidur,Tips Kesehatan,diet tidak seimbang,berat badan tidak turun,menurunkan berat badan,Cara Menurunkan Berat Badan,diet tidak cukup kalori

Minum Susu saat Sahur, Ini Khasiatnya

Sehat Kamis, 15 April 2021 | 23:15 WIB

Mengonsumsi asupan nutrisi yang tepat dan baik mampu menjaga kesehatan di bulan Ramadhan. Oleh sebab itu, penting untuk...

Gaya Hidup - Sehat, Minum Susu saat Sahur, Ini Khasiatnya, Minum susu,Manfaat Minum Susu,Minum Susu saat Sahur,Khasiat Minum Susu

Manfaat Makan Kurma bagi Kesehatan

Sehat Kamis, 15 April 2021 | 21:57 WIB

Salah satu hal yang identik dengan bulan suci Ramadhan adalah buah kurma. Salah satu alasannya, mengonsumsi kurma saat s...

Gaya Hidup - Sehat, Manfaat Makan Kurma bagi Kesehatan, kurma,manfaat kurma,khasiat kurma

Bisa Rusak Kulit, Kurangi Konsumsi 6 Makanan Ini

Sehat Kamis, 15 April 2021 | 13:12 WIB

Apa yang Anda konsumsi bukan hanya berefek pada kesehatan usus, namun juga kulit. Beberapa makanan tertentu yang dapat m...

Gaya Hidup - Sehat, Bisa Rusak Kulit, Kurangi Konsumsi 6 Makanan Ini, Asupan Makanan yang Rusak Kulit,kesehatan kulit dan pola makan,pola makan buruk rusak kulit,makanan yang merusak kulit,rutinitas perawatan kulit,Makanan memengaruhi penampilan kulit

Cara Tunda Menstruasi dengan Konsumsi Pil KB, Bisa?

Sehat Kamis, 15 April 2021 | 12:37 WIB

Menunda menstruasi dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa bentuk kontrasepsi hormonal. Pengobatan rumahan seperti m...

Gaya Hidup - Sehat, Cara Tunda Menstruasi dengan Konsumsi Pil KB, Bisa?, Menunda menstruasi,Cara Menunda menstruasi,minum pil KB tunda Menstruasi,Konsumsi Pil KB Tunda Menstruasi,Haid Tidak Teratur,kontrasepsi hormonal

Awas! 4 Kebiasaan Minum Teh Ini Timbukan Masalah Kesehatan

Sehat Kamis, 15 April 2021 | 12:19 WIB

Meski minum teh saja itu sehat, beberapa kebiasaan ini malah bisa mengubah teh menjadi tak menyehatkan.

Gaya Hidup - Sehat, Awas! 4 Kebiasaan Minum Teh Ini Timbukan Masalah Kesehatan, Kebiasaan salah saat Minum Teh,Teh,Manfaat Teh,Teh menurunkan berat badan,Minuman untuk menurunkan berat badan,Antioksidan,Keajaiban minum teh,cara tak sehat minum teh

artikel terkait

dewanpers