web analytics
  

Google Tidak Lagi Tampilkan Iklan Berdasarkan Histori Pencarian Pengguna

Kamis, 4 Maret 2021 18:52 WIB
Bisnis - Gadget, Google Tidak Lagi Tampilkan Iklan Berdasarkan Histori Pencarian Pengguna, Google,Google Ads,Iklan Berdasarkan Histori Pencarian Pengguna

Google. (iStock)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Google putuskan tidak menampilkan iklan berdasarkan histori pencarian pengguna. Langkah ini menjadi terobosan baru dalam industri periklanan digital setelah banyak pengguna menyuarakan pentingnya data privasi.

"Jika periklanan digital tidak berkembang karena adanya kekhawatiran privasi identitas pribadi pengguna, maka kami mempertaruhkan masa depan web yang bebas dan terbuka," kata David Temkin selaku Director of Product Management, Ads Privacy, and Trust Google, dikutip dari CNet, Kamis (4/3/2021).

"Orang tidak harus menerima dilacak di seluruh web untuk mendapatkan manfaat dari iklan yang relevan," tambahnya.

Pengumuman ini muncul ketika Google dan bisnis periklanan digital semakin diserang oleh anggota parlemen serta jaksa negara bagian di Amerika Serikat.

Google menghadapi tiga tuntutan hukum antimonopoli, termasuk kasus penting dari Departemen Kehakiman AS dan keluhan lain oleh koalisi di negara bagian.

Keputusan ini juga merupakan bagian dari Google untuk menerapkan Privacy Sandbox, sebuah fitur yang membatasi iklan seperti yang dilakukan Apple.

Google telah menyerukan terobosan artificial intelligence (AI) baru yang membuat teknologinya semakin pintar dalam menggunakan data.

Pernyataan Google untuk tidak menggunakan teknologi pelacakan data pengguna dinilai akan berdampak besar pada industri iklan digital.

Mereka berencana akan mengganti cookies pihak ketiga dengan software lain yang dapat melacak pengguna dari dekat, seperti alamat email.

Sayangnya, kebijakan baru Google ini tidak berlaku untuk aplikasi dari perusahaan seperti Gmail, YouTube, atau Chrome.

Perubahan tersebut juga hanya berlaku untuk aplikasi situs web, bukan ponsel. Padahal belakangan ponsel makin banyak digunakan penggunanya.

Keputusan ini menambah langkah Google untuk peduli terhadap privasi pengguna. Tahun lalu, raksasa teknologi itu mengatakan bakal menghapus cookies pihak ketiga, sebuah kode kecil yang memungkinkan pengiklan melacak riwayat pencarian pengguna di seluruh web. Cookies tersebut akan dihapus mulai tahun ini.

Di sisi lain, industri teknologi lainnya juga dipaksa untuk memperhatikan privasi lantaran desakan konsumen dan anggota parlemen atas penyalahgunaan data pengguna.

Pihak pertama yang menerapkan kebijakan privasi ini adalah Apple, di mana mereka bakal memberi label yang memberitahu pengguna mengenai data apa saja yang direkam aplikasi di App Store-nya, seperti informasi finansial, kontak, hingga riwayat browsing.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Fitur Baru, Pengguna TikTok Bisa Belanja Lewat Aplikasi

Gadget Sabtu, 17 April 2021 | 12:57 WIB

TikTok resmi menghadirkan fitur baru bernama TikTok Shop.

Bisnis - Gadget, Fitur Baru, Pengguna TikTok Bisa Belanja Lewat Aplikasi, TikTok,TikTok Shop,Tiktok Indonesia

Cara Mengganti Tema WhatsApp Tanpa Aplikasi

Gadget Sabtu, 17 April 2021 | 09:43 WIB

Cara Mengganti Tema WhatsApp Tanpa Aplikasi

Bisnis - Gadget, Cara Mengganti Tema WhatsApp Tanpa Aplikasi, WhatsApp,cara ganti tema whatsapp,ganti tema whatsapp

Analis Apple: iPhone 14 Disokong Kamera 48MP hingga Video 8K

Gadget Jumat, 16 April 2021 | 10:23 WIB

Jajaran iPhone pada 2022 akan menampilkan dua iPhone dengan layar 6,1 inci dan 6,7 inci dan dua iPhone Pro dengan layar...

Bisnis - Gadget, Analis Apple: iPhone 14 Disokong Kamera 48MP hingga Video 8K, iPhone 14,Apple,jajaran iPhone 14,iPhone 13 mini di 2021,jajaran iPhone pada 2022,iPhone Pro,Jajaran iPhone 14 2022

Bocoran Oppo Reno6, Digadang-gadang Bawa Layar 90 Hz

Gadget Jumat, 16 April 2021 | 10:15 WIB

Oppo diprediksi sedang bersiap mengenalkan HP baru mereka di kuartal kedua atau awal kuartal ketiga 2021.

Bisnis - Gadget, Bocoran Oppo Reno6, Digadang-gadang Bawa Layar 90 Hz, Bocoran Oppo Reno6,Oppo Reno6,Oppo Reno6 5G,chipset Dimensity 1200,hp baru oppo,Reno6 Pro+ 5G,Oppo Reno6 Series,Hp terbaru Oppo

5 Game Online untuk Menghabiskan Waktu Ngabuburit

Gadget Kamis, 15 April 2021 | 15:13 WIB

Masyarakat dapat bermain permainan dengan kualitas grafik terbaik di gawainya masing-masing. Permainan yang ada di gawai...

Bisnis - Gadget, 5 Game Online untuk Menghabiskan Waktu Ngabuburit, Game Online,game online ngabuburit,Ngabuburit,ngabuburit game online

Oppo A35 Resmi Hadir di Pasaran, Intip Spesifikasinya

Gadget Kamis, 15 April 2021 | 09:29 WIB

Oppo A35 resmi dirilis di pasaran, yang merupakan versi lain dari Oppo A15s yang hadir di India pada Desember lalu.

Bisnis - Gadget, Oppo A35 Resmi Hadir di Pasaran, Intip Spesifikasinya, Oppo A53,Spesifikasi Oppo A53,hp baru oppo,Oppo

Terbakar hingga Ditolak Kargo, Ini Spesifikasi Vivo Y20

Gadget Rabu, 14 April 2021 | 12:33 WIB

Maskapai Garuda Indonesia melarang pengiriman kargo ponsel Vivo karena diduga mudah terbakar. Vivo Y20 sebagai model yan...

Bisnis - Gadget, Terbakar hingga Ditolak Kargo, Ini Spesifikasi Vivo Y20, Spesifikasi Vivo Y20,Vivo Y20 Terbakar di Bandara,Vivo Y20 mudah Terbakar,ponsel Vivo,Ponsel Vivo meledak,Vivo Y20,maskapai garuda indonesia,Larangan pengiriman kargo ponsel Vivo,Larangan Vivo Y20 di Bandara,Vivo Indonesia

Layar Redmi Note 10 di India Bermasalah, Ini Kata Xiaomi

Gadget Senin, 12 April 2021 | 09:37 WIB

Sejumlah pengguna Redmi Note 10 melaporkan mengalami masalah pada tampilan layar dalam beberapa hari terakhir. Dikeluhka...

Bisnis - Gadget, Layar Redmi Note 10 di India Bermasalah, Ini Kata Xiaomi, Layar Redmi Note 10 Bermasalah,Layar Redmi Bermasalah,redmi note 10,Xiaomi,LAyar Redmi Membeku,Redmi Bermasalah,layar hp redmi membeku

artikel terkait

dewanpers