web analytics
  

Klaster Keluarga Banyak Muncul di Rancasari

Kamis, 4 Maret 2021 06:57 WIB
Bandung Raya - Bandung, Klaster Keluarga Banyak Muncul di Rancasari, Rancasari,Covid-19 Rancasari,PPKM Mikro Rancasari,Kecamatan kasus Covid-19 terbanyak Bandung,kecamatan terbanyak kasus Covid-19 Bandung

Warga melintas di depan mural bertema Covid-19 di RW 09, Kelurahan Babakan Surabaya, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (10/2/2021). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

RANCASARI, AYOBANDUNG.COM -- Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kecamatan Rancasari, Kota Bandung diklaim mampu menurunkan angka kasus positif aktif Covid-19 dan mengeluarkan Rancasari dari 10 besar penyumbang terbanyak kasus aktif. Namun, seiring waktu kasus aktif Covid-19 kembali naik akibat klaster keluarga.

Camat Rancasari Hamdani mengatakan, usai pelaksanaan PSBM satu pekan kasus aktif Covid-19 di 8 RW mengalami penurunan. Hal itu terlihat dari posisi Kecamatan Rancasari yang pernah berada di urutan kedua penyumbang terbanyak kasus aktif Covid-19 sempat keluar dari 10 besar.

Namun, saat ini Kecamatan Rancasari kembali berada di urutan 10 besar penyumbang terbanyak kasus positif aktif Covid-19 akibat muncul klaster keluarga pada RW yang tidak diberlakukan PSBM sebelumnya. Saat ini, 8 RW yang sempat dilakukan PSBM telah usai namun tetap melaksanakan pengetatan.

"PPKM seminggu kemudian berkurang waktu itu dari urutan kedua jadi urutan ke tujuh terus turun ke urutan ke 11 dan ke 14, terakhir ke 17 pada satu Maret. Sekarang naik lagi ke sepuluh karena ada beberapa RW itu yang baru terkonfirmasi," ujarnya, Kamis (4/3).

Ia menuturkan, sebanyak 8 RW yang sempat diberlakukan PSBM melalui keputusan Wali Kota Bandung hingga saat ini kondisinya relatif baik. Namun, mereka yang memiliki riwayat penyakit penyerta tetap dirujuk ke rumah sakit dan beberapa yang sempat di rawat di rumah sakit telah pulang karena sembuh.

"Justru sekarang yang terkena di RW lain berjauhan dengan RW yang diberlakukan PSBM dan itu klaster keluarga," katanya.

Hamdani mengatakan pihaknya sudah melakukan isolasi terhadap warga yang terpapar Covid-19 di RW yang tidak diberlakukan PSBM. Namun, sebelumnya saudara dari warga yang terpapar ikut terkena Covid-19.

"Kita lakukan langkah isolasi di luar, satu di rumah sakit dan satu di hotel yang sediakan pemerintah. Kita lakukan langkah itu supaya tidak berdampak ke yang lain," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Dokter yang Buat Video Pelecehan Perempuan Meminta Maaf

Bandung Minggu, 18 April 2021 | 04:00 WIB

dr. Kevin Samuel Marpaung, dokter yang mencuat namanya pada Sabtu, 17 April 2021, karena video Tiktok yang mereka adegan...

Bandung Raya - Bandung, Dokter yang Buat Video Pelecehan Perempuan Meminta Maaf, Dokter lulusan Terbaik Universitas Maranatha,Dokter lulusan terbaik maranatha,Dokter tiktok bersalin,Dokter Maranatha,dokter tiktok melahirkan,dokter Tiktok,Dokter kevin samuel,kevin samuel

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung 18 April 2021

Bandung Minggu, 18 April 2021 | 03:00 WIB

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung 18 April 2021

Bandung Raya - Bandung, Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung 18 April 2021, Waktu imsak Bandung,jadwal imsak Bandung dan sekitarnya,jadwal imsak bandung hari ini,jadwal buka puasa Bandung,Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini

Pengendara Terobos Pintu Perlintasan Kereta dapat Dipenjara

Bandung Sabtu, 17 April 2021 | 17:44 WIB

Pengendara yang menerobos pintu perlintasan kereta api yang sudah menutup dapat dikenai sanksi pidana penjara selama tig...

Bandung Raya - Bandung, Pengendara Terobos Pintu Perlintasan Kereta dapat Dipenjara, terobos palang kereta,terobos perlintasan kereta,pintu perlintasan rel kereta kiaracondong,kecelakaan kereta kiaracondong,terobos palang kereta bisa dipenjara

Sempat Ada Kecelakaan, Pengendara Tetap Terobos Pintu Rel Kiaracondong

Bandung Sabtu, 17 April 2021 | 17:33 WIB

Kecelakaan yang menimpa pengendara sepeda motor Vario seolah tidak menjadi peringatan keras bagi para pengendara yang me...

Bandung Raya - Bandung, Sempat Ada Kecelakaan, Pengendara Tetap Terobos Pintu Rel Kiaracondong, kecelakaan kereta kiaracondong,pintu perlintasan rel kereta kiaracondong,motor terobos pintu perlintasan kereta api,pintu perlintasan kereta

Masjid Mungsolkanas, Saksi Bisu Perjuangan Ulama dari Bilik Surau

Bandung Sabtu, 17 April 2021 | 14:32 WIB

Masjid Mungsolkanas berada di Jalan Cihampelas RT 02 RW 05 Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Bandung Raya - Bandung, Masjid Mungsolkanas, Saksi Bisu Perjuangan Ulama dari Bilik Surau, Masjid Mungsolkanas,Masjid Mungsolkanas masjid Bandung Baheula

Oded Minta Warga Berinovasi Program Keagamaan Saat Ramadan

Bandung Sabtu, 17 April 2021 | 14:04 WIB

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta warga Kota Bandung terus bersemangat menghadirkan inovasi di saat Ramadan dan...

Bandung Raya - Bandung, Oded Minta Warga Berinovasi Program Keagamaan Saat Ramadan , Ramadan 2021,puasa ramadan 2021,Kota Bandung,Pemkot Bandung,Program Keagamaan

Pasar Takjil Sekeloa Jadi Incaran Perantau selama Ramadan

Bandung Sabtu, 17 April 2021 | 10:45 WIB

Area ini menjadi lapak andalan para pedagang takjil hingga menjadikan Sekeloa sebagai salah satu 'Pasar Takjil' Kota Ba...

Bandung Raya - Bandung, Pasar Takjil Sekeloa Jadi Incaran Perantau selama Ramadan, pasar takjil bandung,Sekeloa,Ramadan 2021,Ramadan di Bandung,penjual takjil bandung,tempat jual takjil bandung

BPOM Teguh Tak Beri Izin Vaksin Nusantara

Bandung Sabtu, 17 April 2021 | 08:36 WIB

Ada sejumlah pelanggaran pada uji klinis pertama vaksin Nusantara.

Bandung Raya - Bandung, BPOM Teguh Tak Beri Izin Vaksin Nusantara, vaksin nusantara,Kepala BPOM RI Penny K. Lukito,Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM),vakisn nusantara dilarang
dewanpers