web analytics
  

Enam Laskar FPI yang Tewas Ditetapkan Jadi Tersangka

Kamis, 4 Maret 2021 05:20 WIB
Umum - Nasional, Enam Laskar FPI yang Tewas Ditetapkan Jadi Tersangka, Penembakan Laskar FPI,laskar FPI tersangka,Laskar FPI ditembak mati polisi,Laskar FPI Ditembak Polisi

Rekonstruksi penembakan 6 anggota FPI di Tol Cikampek KM 50. (Suara.com/Angga Budhiyanto)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang meninggal dunia ketika bentrok dengan anggota Polda Metro Jaya di jalan tol Jakarta - Cikampek pada Desember 2020, ditetapkan menjadi tersangka.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Andi Rian Djajadi mengatakan dalam waktu dekat, berkas perkara keenam tersangka dilimpahkan ke  Kejaksaan Agung untuk selanjutnya dibuat keputusan.

"(Penghentian perkara) itu kan bisa dipenyidikan bisa dipenuntutan," katanya.

Sebelumnya, Komnas HAM menyebutkan adanya dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan anggota polisi dalam kasus penembakan terhadap enam laskar FPI yang tengah mengawal Habib Rizieq Shihab.

Ketua Tim Penyelidikan Komnas HAM Choirul Anam mengatakan dua dari enam laskar ditembak polisi di jalan tol, sedangkan empat larkas lagi ditembak ketika sudah berada di tangan polisi -- sehingga dapat dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran HAM.

Choirul menjelaskan dugaan pelanggaran HAM berawal dari peristiwa saling serempet kendaraan polisi dan laskar pengawal Habib Rizieq, kemudian berakhir dengan keributan.

"Dalam kejadian itu, dua laskar FPI meninggal dunia. Sementara empat laskar FPI lainnya masih hidup," kata Choirul Anam, Jumat (8/1/2021).

Choirul menyebut empat laskar masih hidup sampai di jalan tol Cikampek KM 50, namun setelah dalam penguasaan polisi, mereka kemudian tewas.

"Maka peristiwa tersebut merupakan bentuk dari peristiwa pelanggaran hak asasi manusia," kata Choirul.

Polisi diduga melakukan penembakan sekaligus terhadap empat orang dalam satu waktu. Padahal, kata dia, polisi seharusnya bisa melakukan upaya lain untuk menghindari semakin banyaknya korban jiwa.

"Kami juga mengindikasikan adanya tindakan unlawful killing terhadap empat orang laskar FPI," kata dia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto untuk mengusut tuntas kasus tersebut sebagaimana rekomendasi Komnas HAM.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Mudik Dilarang, Sosiolog: Sebaiknya Wisata Harus Tutup

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 22:29 WIB

Sosiolog Universitas Udayana Bali Wahyu Budi Nugroho mengatakan, sebaiknya tempat wisata juga ditutup bersamaan dengan l...

Umum - Nasional, Mudik Dilarang, Sosiolog: Sebaiknya Wisata Harus Tutup , Larangan Mudik 2021,mudik dilarang,Wisata Lebaran,wisata,Larangan Mudik

Cegah Covid-19, Perantau Diminta Rayakan Idul Fitri 2021 Virtual

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 22:03 WIB

Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi mengajak para perantau dapat merayakan Idul Fitri 1442 Hijriah secara virtual. Pasalny...

Umum - Nasional, Cegah Covid-19, Perantau Diminta Rayakan Idul Fitri 2021 Virtual, mudik virtual,Idulfitri 2021,idulfitri 2021 virtual,perantau,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik

Izin Praktik Dokter Kevin Samuel yang Bikin Konten Pelecehan Diminta D...

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 20:57 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual (KOMPAKS) dan gerakan Dokter Tanpa Stigma merilis pernyataan sikap atas...

Umum - Nasional, Izin Praktik Dokter Kevin Samuel yang Bikin Konten Pelecehan Diminta Dicabut, Dokter pelecehan perempuan,dkter konten pelecehan perempuan,Dokter tiktok bersalin,dokter tiktok melahirkan,dokter tiktok melecehkan perempuan,Dokter kevin samuel,kevin samuel

Fenomena Langka Malam Ini, Planet Mars Bakal Tertutup Bulan

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 19:10 WIB

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) akan melakukan pengamatan okultasi (tertutupnya...

Umum - Nasional, Fenomena Langka Malam Ini, Planet Mars Bakal Tertutup Bulan, Mars,okultasi planet mars,Planet Mars,fenomena mars

Persalinan adalah Urusan Hidup-Mati, Tidak Pantas Diparodikan

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 16:18 WIB

Peneliti dari Pusat Riset Gender dan Anak Universitas Padjadjaran Antik Bintari menyampaikan, persalinan atau proses kel...

Umum - Nasional, Persalinan adalah Urusan Hidup-Mati, Tidak Pantas Diparodikan, dokter parodi melahirkan,dokter parodi persalinan,Dokter tiktok bersalin,dokter tiktok melahirkan,parodi melahirkan

Dokter Kevin Samuel Pembuat Konten Pelecehan Perempuan Bisa Dikenai Sa...

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 15:35 WIB

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat Eka Mulyana menegaskan, oknum dokter yang membuat konten di media sosial...

Umum - Nasional, Dokter Kevin Samuel Pembuat Konten Pelecehan Perempuan Bisa Dikenai Sanksi, Dokter tiktok bersalin,dokter tiktok melahirkan,Dokter pelecehan perempuan,dokter melecehkan perempuan,Ikatan Dokter Indonesia (IDI),dokter Tiktok,Dokter kevin samuel,kevin samuel,universitas maranatha

Bikin Konten Persalinan, Dokter Kevin Samuel Diduga Lecehkan Perempuan

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 14:31 WIB

Bikin Konten Persalinan, Dokter Kevil Samuel Diduga Lecehkan Perempuan

Umum - Nasional, Bikin Konten Persalinan, Dokter Kevin Samuel Diduga Lecehkan Perempuan, Dokter Maranatha,Dokter lulusan Terbaik Universitas Maranatha,Dokter lulusan terbaik maranatha,Dokter tiktok bersalin,dokter tiktok melahirkan,dokter melecehkan perempuan,melecehkan perempuan,Dokter kevin samuel,kevin samuel,TikTok

Pria Penganiaya Perawat RS Siloam Minta Maaf, Ngaku Lelah dan Emosi

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 11:50 WIB

Pelaku penganiayaan terhadap perawat RS Siloam Palembang, Christina Ramauli S (28), akhirnya terungkap.

Umum - Nasional, Pria Penganiaya Perawat RS Siloam Minta Maaf, Ngaku Lelah dan Emosi, RS Siloam Palembang,penganiyaan
dewanpers