web analytics
  

Hiu Tutul Terdampar di Pantai Cimanuk Tasikmalaya

Rabu, 3 Maret 2021 21:21 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Hiu Tutul Terdampar di Pantai Cimanuk Tasikmalaya, Hiu Tutul Terdampar,Pantai Cimanuk Tasikmalaya,Hiu Paus Terdampar

Hiu Paus atau Hiu Tutul terdampar di Pantai Cimanuk, Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (3/3/2021). (Ayotasik.com/Irpan Wahab)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM – Ikan jenis Hiu Paus atau Hiu Tutul atau dikenal dengan bahasa latinnya Rhincodon Typus terdampar di Pantai Cimanuk, Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (3/3/2021) sekitar pukul 15.00 WIB. Terdamparnya Hiu tutul tersebut pertama kali ditemukan oleh warga dan nelayan disekitar pesisir pantai Cimanuk, tepatnya sebelah timur berjarak 50 meter Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI).

Salah satu nelayan Cimanuk Cikalong, Bugel (37) menuturkan, ketika sedang duduk di depan pesisir pantai, ia melihat ada ikan besar terdampar di batu karang. Saat didekati, ternyata ikan jenis Hius Paus atau Hiu Tutul terdampar dalam kondisi tidak bergerak.

"Kemudian, saya meminta bantuan kepada kawan-kawan nelayan lainnya sebanyak lima orang, berusaha menarik ikan hiu tutul tersebut agar bisa diselamatkan," ujar Bugel.

Bugel menambahkan, sejumlah nelayan sempat berupaya menatik kembali Hiu Paus atau Hiu Tutul itu kembali ke peraiaran. Namun karena bobot ikan terlalu berat, upaya itu pun tidak berhasil.

"Karena kekurangan orang, terus bobotnya juga berat tiga sampai empat ton, sehingga tidak bisa dikembalikan ke tengah laut. Dan ketika ikan terdampar banyak masyarakat yang ingin memastikan dan melihat langsung," ungkap Bugel.

Ketua Nelayan Cimanuk Kecamatan Cikalong Jajang Rahmat mengatakan, hiu tutul pertama kali ditemukan oleh warga dan nelayan disekitar pesisir pantai Cimanuk, Menurut Jajang, berat ikan Hiu Tutul tersebut diperkirakan mencapai 3ton lebih.

"Iya, pertama kali ditemukan warga, kebetulan air laut di pantai Cimanuk sedang surut. Ikan Hiu Tutul ini terdamparnya diatas batu karang dalam keadaan sudah mati," terang Jajang.

Warga setempat, kata Jajang, tidak berani untuk melangkah lebih jauh atas terdamparnya Hiu tutul tersebut. Lantaran hiu jenis tutul ini merupakan satwa langka yang dilindungi oleh undang-undang.

“Harus dimusyawarahkan dulu apakah bisa dikonsumsi atau dikuburkan. Kita akan bertanya dulu ke Muspika dan Pol Airud, apakah ikan hiu tutul ini bisa dikonsumsi atau bagaimana," ujar Jajang.

Karena merupakan kejadian langka, terdamparnya hiu tutul itu pun menjadi tontonan warga. Tidak sedikit warga yang mengabadikan keberadaan hiu tutul dengan handphone milik mereka.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

3 Tempat Buka Puasa di Cirebon, Suasana Pedesaan Manjakan Mata

Regional Senin, 19 April 2021 | 20:57 WIB

Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, punya keunggulan berupa suasana pedesaan nan menyejukkan mata dan h...

Umum - Regional, 3 Tempat Buka Puasa di Cirebon, Suasana Pedesaan Manjakan Mata, Tempat Buka Puasa di Cirebon,Buka Puasa Cirebon,Ngabuburit di Cirebon

5 Bakal Calon Sekda Cianjur Lolos Administrasi

Regional Senin, 19 April 2021 | 20:43 WIB

Lima peserta lelang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur dinyatakan lolos administrasi. Kemudian dilanjutkan deng...

Umum - Regional, 5 Bakal Calon Sekda Cianjur Lolos Administrasi, Bakal Calon Sekda Cianjur,lelang sekda Cianjur,Lelang Jabatan Sekda Cianjur

Vaksinasi Lansia di Kota Tasikmalaya Masih Rendah

Regional Senin, 19 April 2021 | 20:00 WIB

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya terus melakukan vaksinasi kepada masyarakat terutama para lanjut usia atau lansia.

Umum - Regional, Vaksinasi Lansia di Kota Tasikmalaya Masih Rendah, Vaksinasi Lansia,Vaksinasi Lansia Tasikmalaya,Vaksinasi di Kota Tasikmalaya

Polisi Tasikmalaya Bagikan Takjil Gratis

Regional Senin, 19 April 2021 | 19:47 WIB

Jelang waktu berbuka puasa, Polres Tasikmalaya Kota bagi-bagi takjil dan masker di sekitar Taman Kota Tasikmalaya.

Umum - Regional, Polisi Tasikmalaya Bagikan Takjil Gratis, Polres Tasikmalaya Kota,Bagi bagi Takjil,Takjil Gratis

Berangkat dari Kegundahan, Pria Ini Gubah Musik dari Sampah Plastik

Regional Senin, 19 April 2021 | 19:06 WIB

Berangkat dari kegundahan atas sampah plastik, Komunitas Seni Sinau Tabalong di Cirebon mencoba mengedukasi publik melal...

Umum - Regional, Berangkat dari Kegundahan, Pria Ini Gubah Musik dari Sampah Plastik, Musik dari Sampah Plastik,Komunitas Seni Sinau Tabalong,Inovasi alat musik dari sampah plastik,alat musik dari botol plastik,alat musik sampah,Musik sampah plastik,pertunjukan musik sampah plastik

Resmi, Rumah Sakit Lapangan Kota Bogor Dinonaktifkan

Regional Senin, 19 April 2021 | 16:08 WIB

Kebijakan tersebut diambil lantaran kontrak operasional RSL Kota Bogor berakhir pada Minggu 18 April 2021.

Umum - Regional, Resmi, Rumah Sakit Lapangan Kota Bogor Dinonaktifkan, Rumah Sakit Lapangan Kota Bogor,RS Lapangan Kota Bogor Dinonaktifkan,Pemkot Bogor,kontrak operasional RSL Kota Bogor,RSL Kota Bogor,Isolasi Pasien Covid-19

Puluhan Napi Lapas di Tasikmalaya Sembuh dari Covid-19

Regional Senin, 19 April 2021 | 15:56 WIB

Sebanyak 93 warga binaan yang sebelumnya terkonfirmasi potisif Covid-19 sudah dalam kondisi sembuh.

Umum - Regional, Puluhan Napi Lapas di Tasikmalaya Sembuh dari Covid-19, Napi Lapas di Tasikmalaya,Warga Binaan Positif Covid-19,Tes Swab PCR,Warga Binaan,Positif Covid-19,penganganan Covid-19 di  lapas,Kasus Covid-19

Ateja Mask Diklaim Bisa Bunuh Virus dalam 30 Menit

Regional Senin, 19 April 2021 | 15:32 WIB

Perusahaan tekstil asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) Ateja meluncurkan masker kain bernama Ateja Mask. Masker tersebut...

Umum - Regional, Ateja Mask Diklaim Bisa Bunuh Virus dalam 30 Menit, Ateja Mask,Masker Ateja Mask,masker  Berstandar WHO,masker  Berstandar WHO bunuh virus,Masker Covid-19
dewanpers