web analytics
  

Kuota Internet Gratis Kemdikbud 2021 Berkurang, Ini Penyebabnya

Rabu, 3 Maret 2021 18:43 WIB Aini Tartinia
Umum - Pendidikan, Kuota Internet Gratis Kemdikbud 2021 Berkurang, Ini Penyebabnya, Kuota Internet Gratis Kemdikbud,Kuota Internet Gratis Kemendikbud,Kuota Internet Gratis 2021,pembelajaran jarak jauh (PJJ),Kuota Belajar Kemdikbud

Pembelajaran jarak jauh menggunakan kuota internet Kemendikbud. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali memberikan kuota internet gratis 2021 untuk tiga bulan ke depan, yakni hingga pertengahan Juni 2021. Bantuan ini akan disalurkan pada tanggal 11 hingga 15 setiap bulan dan berlaku selama 30 hari sejak kuota gratis tersebut diterima.

Namun, banyak warganet yang mempertanyakan jumlah kuota internet gratis 2021 kali ini lebih sedikit dibandingkan periode sebelumnya, yaitu November hingga Desember 2020.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbud, Hasan Chabibie mengatakan, berdasarkan evaluasi ditemukan penggunaan kuota umum jauh lebih besar daripada kuota belajar.

“Seperti yang kemarin mas Mendikbud Nadiem katakan, ini karena fleksibilitas. Agar penggunaan kuota tercapai maksimal, tidak seperti di periode sebelumnya,” ujar Hasan dalam diskusi virtual, Rabu (3/3/2021).

Menurutnya, evaluasi periode lalu tercatat bahwa proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring oleh siswa, mahasiswa, serta tenaga pendidik dan dosen ini masih banyak ditemukan memakai medium lewat aplikasi WhatsApp, Google, virtual meeting Zoom yang semua itu menggunakan kuota umum ketimbang kuota belajar.

“Tapi kuota umum ini dengan pengecualian sesuai ketentuan Kemenkominfo yang sudah melakukan pembatasan terhadap situs-situs dianggap kurang sehat, tidak terlalu berperan sebagai medium proses belajar mengajar daring sesuai dengan hasil evaluasi yang dilakukan,” kata Hasan.

Laman resmi https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/, penerima akan mendapatkan data internet yang terbagi menjadi dua kuota, yakni kuota umum dan kuota belajar. Sementara itu, berikut besaran kuota belajar yang akan didapat selama Maret, April dan Mei 2021

1. Siswa PAUD Mendapatkan data internet 7 GB per bulan.

2. Siswa Pendidikan dasar dan menengah Mendapatkan data internet 10 GB per bulan.

3. Pendidik Jenjang PAUD dan Pendidikan Dasar dan Menengah Mendapatkan data internet 12 GB per bulan.

4. Dosen dan mahasiswa Mendapatkan data internet 15 GB per bulan.

Paket Kuota Data Internet di atas, tulis keterangan di laman Kemendikbud, merupakan paket akses "all network" atau semua jaringan dengan pembatasan akses pada:

Situs yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika

Situs dan aplikasi media sosial seperti Twitter, Instagram, dan Facebook

Penerima bantuan kuota internet pendidikan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

1. Peserta Didik pada PAUD dan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Terdaftar di aplikasi Dapodik. Memiliki nomor ponsel aktif atas nama peserta didik/orang tua/anggota keluarga /wali.

2. Pendidik pada PAUD dan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Terdaftar di aplikasi Dapodik dan berstatus aktif. Memiliki nomor ponsel aktif.

3. Mahasiswa Terdaftar di aplikasi PDDikti, berstatus aktif dalam perkuliahan atau sedang double degree. Memiliki Kartu Rencana Studi pada semester berjalan. Memiliki nomor ponsel aktif.

4. Dosen Terdaftar di aplikasi PDDikti dan berstatus aktif pada tahun ajaran 2020/2021. Memiliki nomor registrasi (NIDN, NIDK, atau NUP). Memiliki nomor ponsel aktif.
 

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021

Pendidikan Selasa, 13 April 2021 | 13:50 WIB

Terdapat dua negara pilihan untuk kuliah di Timur Tengah, yaitu Mesir dan Maroko.

Umum - Pendidikan, Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021, Mahasiswa Baru Timur Tengah tahun 2021,Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021,Kementerian Agama (Kemenag),Universitas Al Azhar Mesir,calon mahasiwa baru (CAMABA) Timur Tengah

Pentingnya Literasi Media Digital di Era Disrupsi Komunikasi

Pendidikan Jumat, 9 April 2021 | 18:49 WIB

Di era digital dengan kemudahan internet, penyebaran disinformasi yang ada di media sosial menjadi tak terbendung.

Umum - Pendidikan, Pentingnya Literasi Media Digital di Era Disrupsi Komunikasi, Era digital,Literasi Media Digital,Era Disrupsi Komunikasi,penyebaran disinformasi,Media Sosial,Literasi Digital,tren bermedia sosial,masyarakat Indonesia,elaborasi data dan fakta

Lima Syarat Ikut UTBK SBMPTN 2021

Pendidikan Kamis, 8 April 2021 | 12:15 WIB

Calon mahasiswa/i Indonesia yang tidak lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan kembali berjua...

Umum - Pendidikan, Lima Syarat Ikut UTBK SBMPTN 2021, syarat UTBK SBMPTN,Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2021,peserta pendaftaran UTBK,Pendaftaran UTBK,Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK),UTBK

Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability

Pendidikan Kamis, 8 April 2021 | 09:10 WIB

Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability

Umum - Pendidikan, Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability, Sustainability,Pendidikan

Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santr...

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 16:34 WIB

Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santri

Umum - Pendidikan, Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santri, pesantren Tasikmalaya,pesantren Nurul Wafa Tasikmalaya,fasilitas pesantren Nurul Wafa,Nurul Wafa

Robert Koch Jadi Tokoh Sejarah Populer Saat Pandemi, Siapa Dia?

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 13:33 WIB

Robert Koch menjadi orang pertama yang dicatat sejarah berhasil mengidentifikasi mikroorganisme penyebab penyakit.

Umum - Pendidikan, Robert Koch Jadi Tokoh Sejarah Populer Saat Pandemi, Siapa Dia?, Robert Koch,Sejarah, Pandemi Covid-19,Hadiah Nobel Kedokteran,Robert Koch Institut,mikroorganisme,Mikroba

Fungsi Ganda Asteroid: Menyuburkan Hutan Memusnahkan Dinosaurus

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 10:40 WIB

Setelah asteroid itu jatuh, huutan jadi lebih lebat dari sebelumnya.

Umum - Pendidikan, Fungsi Ganda Asteroid: Menyuburkan Hutan Memusnahkan Dinosaurus, Asteroid,Dinosaurus,Hutan,66 juta tahun lalu itu,Chicxulub,Chicxulub,Penabrak Chicxulub

Dituding Menyekap Petinggi Kampus, Aliansi Mahasiswa STIE: Buktikan de...

Pendidikan Senin, 5 April 2021 | 18:52 WIB

20 mahasiswa STIE INABA membantah tuduhan soal penyekapan terhadap ketua yayasan kampus pada saat aliansi mahasiswa meng...

Umum - Pendidikan, Dituding Menyekap Petinggi Kampus, Aliansi Mahasiswa STIE: Buktikan dengan Mediasi, mahasiswa STIE Inaba diskorsing,STIE INABA,skorsing mahasiswa STIE Inaba,gugatan Mahasiswa STIE Inaba,petinggi kampus STIE INABA,kampus STIE INABA

artikel terkait

dewanpers