web analytics
  

Psikolog Beri Tips Kurangi Ketergantungan Gadget pada Anak

Rabu, 3 Maret 2021 16:57 WIB Vedyana Ardyansah
Umum - Pendidikan, Psikolog Beri Tips Kurangi Ketergantungan Gadget pada Anak, Kecanduan Gawai,Kecanduan Gim,Anak Kecanduan Gawai

Sejumlah anak bermain mobil yang terbuat dari kardus di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Kamis (24/9/2020). Mainan mobil yang merupakan hasil buatan sendiri tersebut menjadi alternatif permainan yang mengasah kreativitas di tengah maraknya anak menggunakan gawai. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SEMARANG, AYOBANDUNG.COM --Pembatasan bermain gadget pada anak memang perlu dilakukan. Peran orang tua dinilai sangat penting dalam interaksi anak dengan gadget, mengingat terlalu lama dalam menggunakan gadget, dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik dan psikis anak.

Psikolog Keluarga, Probowatie Tjondronegoro mengatakan, penggunaan gadget sebenarnya diperkenankan, mengingat saat pandemi ini, aktivitas seperti sekolah daring juga harus menggunakan gadget.

"Tapi memang harus dibatasi, apalagi saat bermain game atau lainnya. Karena itu akan mempengaruhi pertumbuhan anak. Misal saking asiknya anak lupa makan, lupa berinteraksi dengan orang disekitarnya," ujarnya saat dihubungi Ayosemarang.com, Rabu (3/3/2021).

Terlebih saat bermain game, anak akan berkutat dengan emosionalnya sendiri. Karena anak belum bisa mengontrol emosinya, tentu hal tersebut akan berpengaruh terhadap sang anak.

"Anak kan belum bisa mengontrol emosinya, kalau ini tidak dibatasi takutnya malah luapan emosi tersebut bisa berpengaruh terhadap orang di sekitarnya. Contohnya ngambek nggak mau makan karena saat game dia nggak menang," imbuhnya.

Probowatie menambahkan, pihaknya hingga saat ini sudah banyak menerima curhatan konsultasi orang tua yang mengalami persoalan anak menggunakan gadget di rumah. Dalam dua bulan terakhir ini, dirinya pun menerima kurang lebih 20 konsultasi terkait hal tersebut 

"Banyak, orang tua yang datang berkonsultasi. Ada yang anaknya berani mengambil uang orang tuanya untuk meng-upgrade game yang dimainkan anaknya, ada yang kecanduan gadget karena melihat orang tuanya, ada juga yang berkonsultasi soal anak kalau tidak memainkan game tertentu malah diasingkan teman-temannya," katanya.

Melihat hal tersebut, pihaknya memberikan solusi agar orang tua bisa menjalin komunikasi dengan sang anak terkait penggunaan gadget di rumah. Selain itu komunikasi yang baik diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada anak tentang penggunaan gadget yang berlebihan.

"Misal dengan membuat jadwal harian, anak dilibatkan. Mulai dari bangun tidur, kapan harus mandi, kapan mengerjakan tugas sekolah, kapan waktu bermain dengan gadget-nya. Jadi disiplin untuk seluruh anggota keluarga itu perlu," ucapnya.

Dengan jadwal harian tersebut, diharapkan anak tidak mencuri-mencuri waktu dalam menggunakan gadget-nya. Sehingga diharapkan pula, anak bisa memahami pentingnya pembatasan penggunaan gadget.

"Jadi misal ada yang tidak cocok bisa dikoreksi bersama bersama anak. Atau bisa juga menyebutkan punishment saat melanggar aturan. Misal mencuci piring atau menyapu halaman dan sebagainya. Karena jadwal itu kan yang membuat anak sendiri kita hanya mengarahkan, pastinya anak akan lebih mengikuti," katanya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021

Pendidikan Selasa, 13 April 2021 | 13:50 WIB

Terdapat dua negara pilihan untuk kuliah di Timur Tengah, yaitu Mesir dan Maroko.

Umum - Pendidikan, Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021, Mahasiswa Baru Timur Tengah tahun 2021,Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021,Kementerian Agama (Kemenag),Universitas Al Azhar Mesir,calon mahasiwa baru (CAMABA) Timur Tengah

Pentingnya Literasi Media Digital di Era Disrupsi Komunikasi

Pendidikan Jumat, 9 April 2021 | 18:49 WIB

Di era digital dengan kemudahan internet, penyebaran disinformasi yang ada di media sosial menjadi tak terbendung.

Umum - Pendidikan, Pentingnya Literasi Media Digital di Era Disrupsi Komunikasi, Era digital,Literasi Media Digital,Era Disrupsi Komunikasi,penyebaran disinformasi,Media Sosial,Literasi Digital,tren bermedia sosial,masyarakat Indonesia,elaborasi data dan fakta

Lima Syarat Ikut UTBK SBMPTN 2021

Pendidikan Kamis, 8 April 2021 | 12:15 WIB

Calon mahasiswa/i Indonesia yang tidak lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan kembali berjua...

Umum - Pendidikan, Lima Syarat Ikut UTBK SBMPTN 2021, syarat UTBK SBMPTN,Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2021,peserta pendaftaran UTBK,Pendaftaran UTBK,Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK),UTBK

Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability

Pendidikan Kamis, 8 April 2021 | 09:10 WIB

Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability

Umum - Pendidikan, Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability, Sustainability,Pendidikan

Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santr...

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 16:34 WIB

Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santri

Umum - Pendidikan, Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santri, pesantren Tasikmalaya,pesantren Nurul Wafa Tasikmalaya,fasilitas pesantren Nurul Wafa,Nurul Wafa

Robert Koch Jadi Tokoh Sejarah Populer Saat Pandemi, Siapa Dia?

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 13:33 WIB

Robert Koch menjadi orang pertama yang dicatat sejarah berhasil mengidentifikasi mikroorganisme penyebab penyakit.

Umum - Pendidikan, Robert Koch Jadi Tokoh Sejarah Populer Saat Pandemi, Siapa Dia?, Robert Koch,Sejarah, Pandemi Covid-19,Hadiah Nobel Kedokteran,Robert Koch Institut,mikroorganisme,Mikroba

Fungsi Ganda Asteroid: Menyuburkan Hutan Memusnahkan Dinosaurus

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 10:40 WIB

Setelah asteroid itu jatuh, huutan jadi lebih lebat dari sebelumnya.

Umum - Pendidikan, Fungsi Ganda Asteroid: Menyuburkan Hutan Memusnahkan Dinosaurus, Asteroid,Dinosaurus,Hutan,66 juta tahun lalu itu,Chicxulub,Chicxulub,Penabrak Chicxulub

Dituding Menyekap Petinggi Kampus, Aliansi Mahasiswa STIE: Buktikan de...

Pendidikan Senin, 5 April 2021 | 18:52 WIB

20 mahasiswa STIE INABA membantah tuduhan soal penyekapan terhadap ketua yayasan kampus pada saat aliansi mahasiswa meng...

Umum - Pendidikan, Dituding Menyekap Petinggi Kampus, Aliansi Mahasiswa STIE: Buktikan dengan Mediasi, mahasiswa STIE Inaba diskorsing,STIE INABA,skorsing mahasiswa STIE Inaba,gugatan Mahasiswa STIE Inaba,petinggi kampus STIE INABA,kampus STIE INABA

artikel terkait

dewanpers