web analytics
  

Ridwan Kamil Sebut Virus Corona B117 Telah Ditemukan di Karawang

Rabu, 3 Maret 2021 12:51 WIB
Umum - Regional, Ridwan Kamil Sebut Virus Corona B117 Telah Ditemukan di Karawang, Virus Corona Baru,virus corona B117,virus corona B117 Karawang,Ridwan Kamil,virus corona baru Karawang

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

KARAWANG, AYOBANDUNG.COM -- Virus Corona B117 dari Inggris dilaporkan telah ditemukan di Karawang. Hal itu dipastikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Untuk mengantisipasti penyebaran, Satgas Covid-19 melakukan pelacakan lebih jauh.

"Varian baru virus Corona diberitakan sudah ada di Indoensia, masuk di Karawang," ujar Ridwan Kamil di RSP Unpad, Kota Bandung, Rabu (3/3/2021).

Setelah satu tahun diumumkannya kasus Covid-19 pertama masuk ke Indonesia pada 2 Maret 2020 lalu, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono mengonfirmasi mutasi virus corona dari Inggris virus B117 masuk ke Indonesia. Hal itu dikatakannya, dalam Peringatan 1 Tahun Covid-19 Indonesia yang disiarkan Kemenristek/BRIN.

Terhitung 2 Maret 2021, Satgas Covid-19 mencatat sebanyak 1.341.314 orang Indonesia yang terinfeksi, sebanyak 153.074 masih dalam perawatan, 1.151.915 orang sembuh, dan 36.325 jiwa meninggal dunia.

Masuknya mutasi virus varian baru ini kemudian menimbulkan berbagai pertanyaan, termasuk apakah vaksinasi yang saat ini sedang dijalankan dapat efektif atau tidak.

Menurut Ahli Epidemiologi Griffith University, dr. Dicky Budiman, terkait vaksin yang telah diberikan, harus diadakan penelitian lebih lanjut atau riset untuk mengetahui efektivitasnya terhadap strain virus B117.

Riset tersebut juga digunakan untuk mengukur seberapa jauh pengaruh vaksin terhadap virus, karena kemungkinan tetap efektif, tetapi tidak sama seperti varian sebelumnya.

“Terkait vaksin, harus jujur kita akui harus lakukan riset terhadap strain baru ini. Apakah masih efektif atau tidak. Namun, kalau efektif, saya kira tetap ada, tetapi seberapa jauh pengaruhnya, itu harus diketahui melalui riset, “ ucap Dicky Budiman kepada Suara.com-jejaring Ayojakarta.com, Selasa (2/3/2021).

Seperti yang diketahui, virus Covid-19 saat ini mulai banyak melakukan mutasi varian baru seperti yang ditemukan di Inggris, juga Afrika Selatan. Untuk itu, vaksin harus diteliti juga dalam penggunaannya. Untuk itu, Dicky mengatakan jika apapun keadaannya semua harus berbasis data yang dilakukan untuk menentukan langkah selanjutnya.

Ia mengatakan, sudah sejak lama hal ini diperingatkan, agar bisa menghadapi jika seandainya strain baru virus muncul. Menurutnya, menghadapinya membutuhkan keseriusan, komitmen, konsistensi, 3T, dan isolasi karantina.

“Yang harus dilakukan untuk menghadapi strain baru virus, serius, komitmen, konsistensi, 3T, isolasi karantina lakukan, jangan hanya wacana, “ ucapnya.

Ia juga mengatakan, untuk pencegahan penularan, masyarakat bisa menggunakan masker kain dua lapis, tetap menjaga jarak, menjauhi keramaian, dan vaksinasi.

Jadi masyarakat juga harus membantu dan mendukung program serta aturan yang berlaku sehingga penularan tidak semakin banyak. Hal ini juga membantu meringankan masyarakat yang rentan terkena virus seperti lansia dan orang-orang dengan penyakit penyerta (komorbiditas).

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Emak Amisah Hidup Sebatangkara Jalani Puasa Dengan Keprihatinan

Regional Jumat, 16 April 2021 | 20:55 WIB

Tidak sedikit warga yang kesulitan saat bulan suci Ramadan, termasuk Emak Amisah 64 tahun warga Kampung Pamoyanan RT 02/...

Umum - Regional, Emak Amisah Hidup Sebatangkara Jalani Puasa Dengan Keprihatinan, Warga Miskin Cianjur,Emak Amisah,Rutilahu Cianjur

Pejabat Eselon II Malu Malu Daftar Lelang Sekda Cianjur

Regional Jumat, 16 April 2021 | 20:18 WIB

Pendaftaran lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur resmi diperpanjang selama 14 hari mendatang. Seba...

Umum - Regional, Pejabat Eselon II Malu Malu Daftar Lelang Sekda Cianjur, Lelang Jabatan Sekda Cianjur,Pemkab Cianjur,Pejabat Eselon II Cianjur

Cianjur Perpanjang Status Darurat Banjir dan Longsor

Regional Jumat, 16 April 2021 | 20:10 WIB

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur memperpanjang status siaga darurat banjir dan longsor, sebe...

Umum - Regional, Cianjur Perpanjang Status Darurat Banjir dan Longsor, Cianjur status darurat longsor,Cianjur status darurat banjir,status darurat bencana Cianjur,bencana Cianjur,Cianjur

Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi Tasikmalaya, Berdiri 1927 Mengusung...

Regional Jumat, 16 April 2021 | 19:54 WIB

Pondok Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi yang awalnya bernama Pesantren Babakan Kupa karena letaknya di Kampung Babakan...

Umum - Regional, Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi Tasikmalaya, Berdiri 1927 Mengusung Sistem Salaf, Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi,Pesantren di Tasik,Profil Pesantren

13 Penyandang Difabel di Kabupaten Cirebon Terima SIM D Gratis

Regional Jumat, 16 April 2021 | 19:47 WIB

Sebanyak 13 penyandang difabel di Kabupaten Cirebon beroleh SIM D secara gratis, Jumat, 16 April 2021.

Umum - Regional, 13 Penyandang Difabel di Kabupaten Cirebon Terima SIM D Gratis, Difabel Kabupaten Cirebon,SIM D,Polresta Cirebon

DPRD Jabar Setujui Pemekaran Bogor Timur dan Indramayu Barat

Regional Jumat, 16 April 2021 | 18:58 WIB

Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat telah menyetujui Bogor Timur dan Indramayu Barat sebagai calon daerah persiapan otonom...

Umum - Regional, DPRD Jabar Setujui Pemekaran Bogor Timur dan Indramayu Barat, Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Timur,DOB Bogor Timur,Bogor Timur,Indramayu Barat,Daerah Otonomi Baru (DOB) Indramayu Barat,Kabupaten Indramayu Barat,DPRD Jawa Barat

Pengakuan Ibu Kandung, Bayinya Dibuang dan Digigit Anjing

Regional Jumat, 16 April 2021 | 18:53 WIB

Air matanya menetes saat ditanya alasan membuang bayi, yang merupakan anak kandungnya itu.

Umum - Regional, Pengakuan Ibu Kandung, Bayinya Dibuang dan Digigit Anjing, Mayat Bayi Digigit Anjing,pembuangan bayi laki-laki di Kampung Sukahurip,Kabupaten Tasikmalaya,Ibu Pembuang Bayi

Hati-Hati, ASN Nekat Mudik Bakal Kena Sanksi

Regional Jumat, 16 April 2021 | 18:40 WIB

Kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik lebaran disambut baik Pemerintah Kota Bogor. 

Umum - Regional, Hati-Hati, ASN Nekat Mudik Bakal Kena Sanksi, Aparatur Sipil Negara (ASN),Pemerintah Kota Bogor,Mudik Lebaran,Larangan Mudik 2021

artikel terkait

dewanpers