web analytics
  

Diet Sehat Alami, Sarapan Telur Cepat Menurunkan Berat Badan

Rabu, 3 Maret 2021 04:27 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, Diet Sehat Alami, Sarapan Telur Cepat Menurunkan Berat Badan, Sarapan Telur,telur,Diet Sehat,Cara Menurunkan Berat Badan,kenyang,Cara memasak telur yang benar,Cara merebus telur yang benar

Sarapan Telur cocok bagi Anda yang sedang dan ingin diet sehat alami. Telur kaya protein yang bikin lama kenyang dan membantu menurunkan berat badan. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Sarapan Telur cocok bagi Anda yang sedang dan ingin diet sehat alami. Telur kaya protein yang bikin lama kenyang dan membantu menurunkan berat badan.

Sebuah penelitian dari Universitas Missouri, Amerika Serikat, membuktikan bahwa sarapan telur terbukti membantu menurukan berat badan. Artinya, sarapan telur cocok untuk Anda yang ingin diet sehat.

Telur mengandung banyak protein sehingga menekan nafsu makan dan mengurangi kemungkinan makan berlebih sepanjang sisa hari.

Studi yang diterbitkan Departemen Nutrisi dan Latihan Fisiologi di universitas itu juga mengungkap manfaat lain dari sarapan telur. Menyantap telur membuat glukosa darah lebih stabil dan mempercepat metabolisme melalui proses yang disebut efek termal.

Asosiasi Jantung Amerika (AHA) mendukung opsi telur sebagai menu sarapan. Menurut AHA, 72,5 persen bagian telur terdiri atas protein murni, melebihi kandungan lemaknya yang berjumlah sekitar 1,5 gram. Dari sudut pandang gizi, kandungan itu sangat baik.

Sebutir telur memberikan tubuh sebanyak 78 kalori, dengan sumber protein padat, vitamin D, san kolin. Kombinasi itu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan fungsi hati, serta mendukung perkembangan otak janin bagi ibu yang sedang mengandung.

Bukan hanya putih telur yang kaya nutrisi, kuning telur juga amat penting karena sumber signifikan lutein dan zeaxanthin. Nutrisi itu terbukti mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula, penyebab utama kebutaan pada orang di atas usia 55 tahun.

Sebagian orang menyangsikan manfaat telur karena menganggapnya mengandung kolesterol dalam jumlah tinggi. Selama Anda bukan pengidap penyakit jantung, diabetes, atau pernah terkena serangan jantung, sarapan telur dalam jumlah wajar tetap menyehatkan.

Cara memasak telur yang benar

Memasukkan satu atau dua butir telur dalam menu harian sangat dianjurkan. Akan tetapi, perlu diingat cara pengolahan telur yang tepat. Menggorengnya dalam minyak nabati atau menambahkan mentega tentunya akan meningkatkan kandungan kalori dan kolesterol.

Sebagai alternatif, gunakan minyak zaitun yang menyehatkan jantung guna menekan kelebihan kalori. Cara lain, pilih susu alih-alih mentega saat membuat telur orak-arik, kemudian masak perlahan dengan api kecil, dikutip dari laman Red Online.

Cara merebus telur yang benar

Jika Anda kerap terlalu lama merebus telur, sebaiknya segera hentikan karena bisa berbahaya.

Telur yang direbus terlalu lama akan memiliki lapisan hijau di luar kuning telur. Lapisan itu tidak boleh dimakan karena mengandung hidrogen sulfida.

Dilansir dari Times of India, putih telur mengandung hidrogen sulfida dan protein. Ketika keduanya bergabung, karena panas yang tinggi, akan terbentuk gas yang mematikan. Saat kulit terluar telur semakin panas, gas akan menuju ke kuning telur.

Sementara itu, kuning telur mengandung zat besi. Ketika bertemu dengan gas hidrogen sulfida, kuning telur akan membentuk besi sulfida. Hal ini yang menyebabkan kuning telur memiliki lapisan hijau.

Semakin lama Anda merebus telur, semakin banyak sulfida yang dihasilkan dan semakin tebal lapisan hijau pada kuning telur. Karena itu, Anda harus mengganti air rebusan telur segera setelah matang untuk mendinginkan telur dengan cepat.

Meski belum ada korban yang dilaporkan akibat konsumsi telur rebus, tetapi lebih baik jangan memasak telur terlalu lama.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Cara Menjaga Kulit Sehat Selama Ramadan

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 14:21 WIB

Siapapun pasti menginginkan kulit sehat. Lalu bagaimana cara menjaga kulit sehat selama Ramadan?

Gaya Hidup - Sehat, Cara Menjaga Kulit Sehat Selama Ramadan, menjaga kulit sehat,Kulit Sehat,cara menjaga kulit sehat ramadan,cara menjaga kulit sehat

Tips Agar Anak Tak Pilih-pilih Makanan

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 13:22 WIB

'Picky Eater' membuat anak bisa kekurangan nutrisi lengkap.

Gaya Hidup - Sehat, Tips Agar Anak Tak Pilih-pilih Makanan, makanan sehat,Anak susah makan,picky eater

Hindari Kopi Saat Sahur, Dokter Tirta Ungkap Risikonya

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 09:08 WIB

Kopi adalah salah satu minuman yang tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi saat sahur. 

Gaya Hidup - Sehat, Hindari Kopi Saat Sahur, Dokter Tirta Ungkap Risikonya, Kopi,bahaya kopi,minum kopi saat sahur,Dr Tirta

Penderita Diabetes Tipe II Ingin Berpuasa? Simak Penjelasan Ahli

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 08:48 WIB

Berpuasa dapat menjadi terapi bagi penderita diabetes tipe II, di bawah bimbingan dan pengawasan dokter

Gaya Hidup - Sehat, Penderita Diabetes Tipe II Ingin Berpuasa? Simak Penjelasan Ahli, Diabetes,diabetes puasa,Puasa,Ramadan

Waspada, 5 Makanan Ini Dapat Memicu Migrain

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 08:21 WIB

10 persen orang yang alami migrain dipicu oleh kesalahan pola makan.

Gaya Hidup - Sehat, Waspada, 5 Makanan Ini Dapat Memicu Migrain, mencegah migrain,migrain,makanan penyebab migrain

Konsumsi Alpukat Setiap Hari Berbahayakah?

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 01:34 WIB

Konsumsi Alpukat Setiap Hari Berbahayakah?

Gaya Hidup - Sehat, Konsumsi Alpukat Setiap Hari Berbahayakah? , Alpukat,Manfaat Alpukat,Bahaya Alpukat,Konsumsi Alpukat,Manfaat Alpukat untuk Kesehatan

Warga Cirebon Raya Protes, Tak Masuk Aglomerasi Boleh Mudik Lokal

Sehat Jumat, 16 April 2021 | 22:20 WIB

Warga di Cirebon Raya atau diakrabi pula dengan sebutan Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) m...

Gaya Hidup - Sehat, Warga Cirebon Raya Protes, Tak Masuk Aglomerasi Boleh Mudik Lokal, Penyekatan Mudik,Cirebon Raya,mudik lokal,Warga Cirebon Raya,Mudik Cirebon Raya

4 Area Rawan Penularan Covid-19 Selama Ramadan

Sehat Jumat, 16 April 2021 | 22:15 WIB

Masyarakat diingatkan bahwa ada empat area yang kemungkinan menjadi tempat penularan Covid-19 terbanyak selama Ramadan. 

Gaya Hidup - Sehat, 4 Area Rawan Penularan Covid-19 Selama Ramadan, Area Rawan Penularan Covid-19,tempat penularan covid-19,Ngabuburit Ramadan,Tempat Ngabuburit

artikel terkait

dewanpers