web analytics
  

Punah 172 Tahun Lalu, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan

Selasa, 2 Maret 2021 15:54 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Punah 172 Tahun Lalu, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan, Pelanduk Kalimantan,Malacocincla perspicillata,spesies burung punah,burung pelanduk ditemukan kembali

Pelanduk Kalimantan (Malacocincla perspicillata). (dok. Muhammad Rizky Fauzan)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Burung endemik yang diidentifikasi sebagai Pelanduk Kalimantan (Malacocincla perspicillata) ditemukan warga Kabupaten Batu Licin setelah dinyatakan ‘hilang’ 172 tahun lalu.

Teguh Willy Nugroho dari Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Pertama Balai TN Sebangau KLHK menceritakan awal mula penemuan burung tersebut.

Ia mengatakan, pada mulanya, dua warga Kalimantan Selatan yakni Muhamad Suranto dan Muhammad Rizky Fauzan tak sengaja menemukan burung yang mereka anggap “burung tak biasa” pada 5 Oktober 2020.

Fauzan menginformasikannya di komunitas burung “GALEATUS” tempat Teguh menjadi admin. Awalnya, PEH menganggap burung tersebut adalah spesies baru.

“Dikarenakan tidak ada satu pun literatur yang cocok. Mulai dari paruh, warna mata (iris mata). Sehingga kita anggap new species,” kata Teguh dalam media briefing, Selasa (2/3/2021).

Karakter burung yang tidak mencolok juga, kata dia, menjadikannya sulit diidentifikasi.

Kemudian, PEH menghubungi LIPI untuk mengidentifikasi temuan. Pada 9 Oktober 2020, LIPI menduga burung tersebut masuk keluarga Malacopteron atau pelanduk. Begitu juga yang diidentifikasi Panji, seorang birdpacker.

Lalu diputuskan untuk dibuat jurnal. Setelah proses Panjang, jurnal diterbitkan di BirdingAsia Vol.34 halaman 13-4. Sebab jauhnya jarak, PEH melakukan identifikasi secara online dengan Suranto.

“Menurut kami lucu dan menyenangkan. Dikarenakan rekan kami, Suranto jauh dari kebisingan kota. Mereka juga awam terhadap sains atau keterangan ilmiah. Waktu itu, ketika pertama kali menangani (burung temuan), orangnya gugup. Kaki (burung) dijepit, sayapnya juga (dijepit),” ungkapnya.

Berdasarkan literatur sebelumnya, sebaran Pelanduk Kalimantan berada di Martapura, Kalimantan Selatan, dan habitatnya di hutan dataran rendah.

“Dengan informasi tambahan penemuan. Artinya ini menjadi data-data terbaru yang sangat penting bagi ornitologi,” jelas peneliti ornitologi LIPI, Tri Haryoko.

Tri melanjutkan, masyarakat luas (citizen science) diharapkan dapat terlibat dalam pengumpulan, serta menganalisa keanekaragaman hayati yang sejatinya dekat dengan masyarakat pedalaman.

Meski sudah tercatat sebagai satwa yang tidak lagi ditemui keberadaannya, burung ini belum termasuk makhluk yang dilindungi. Langkah yang akan ditempuh KLHK yakni terus menggali data Pelanduk Kalimantan.

Kategori bagi satwa yang dilindungi terdiri atas tiga hal, yaitu mempunyai populasi yang kecil, adanya penurunan yang tajam pada jumlah individu di alam, serta terbatasnya daerah penyebaran satwa (endemik)

“Inilah peran kita, bersama LIPI, PEH, dan citizen science untuk melihat kondisi bahwa masih banyak hal yang perlu kita gali informasi terkait Pelanduk Kalimantan. Sambil melakukan kebijakan konservasi agar terjaga kelestariannya di alam,” kata Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati KLHK Indra Eksploitasia. (Ghina Tsuroya)

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Mudik Dilarang, Ini 'Bonus' Pemerintah untuk Masyarakat

Nasional Senin, 19 April 2021 | 21:22 WIB

Pemerintah terus menjaga keseimbangan antara upaya penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN), termasuk di...

Umum - Nasional, Mudik Dilarang, Ini 'Bonus' Pemerintah untuk Masyarakat, Presiden Joko Widodo (Jokowi),mudik dilarang,Larangan Mudik,Mudik 2021,kebijakan mudik pemerintah,mudik,THR,pembagian thr,Perlinsos,bantuan subsidi ecomerce

Polri Buru Jozeph Zhang, Koordinasi dengan Kedubes di Jerman

Nasional Senin, 19 April 2021 | 21:08 WIB

Polri telah menyelidiki kasus dugaan penodaan agama oleh Jozeph Paul Zhang, Youtuber yang mengaku nabi ke-26 dengan mene...

Umum - Nasional, Polri Buru Jozeph Zhang, Koordinasi dengan Kedubes di Jerman, Youtuber Joseph Paul Zhang,Polri Jozeph Zhang,Penistaan Agama Jozeph Zhang,Penodaan Agama Jozeph Zhang

Menag: Jangan Takbiran Keliling, Silakan di Masjid atau Musala

Nasional Senin, 19 April 2021 | 20:36 WIB

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan masyarakat tidak diperkenankan melaksanakan takbir keliling yang biasa dila...

Umum - Nasional, Menag: Jangan Takbiran Keliling, Silakan di Masjid atau Musala, Takbiran Keliling,Menag Yaqut Cholil Qoumas,Takbiran Keliling Dilarang,Dilarang Takbiran Keliling

Jokowi Ingatkan Warga Waspada, Covid-19 Masih Berkeliaran

Nasional Senin, 19 April 2021 | 19:13 WIB

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan untuk tidak lengah terhadap penyebaran pandemi COVID-19 yang masih ada dan...

Umum - Nasional, Jokowi Ingatkan Warga Waspada, Covid-19 Masih Berkeliaran, Presiden Joko Widodo (Jokowi),Waspada Covid-19,Covid-19 Masih Berkeliaran,Jokowi Covid-19

Menaker Luncurkan Posko THR 2021, Ini Tujuannya

Nasional Senin, 19 April 2021 | 17:37 WIB

Menaker Ida Fauziyah resmi meluncurkan Posko Tunjangan Hari Raya (THR) untuk memantau dan menanggulangi pengaduan terkai...

Umum - Nasional, Menaker Luncurkan Posko THR 2021, Ini Tujuannya, Posko THR 2021,Tujuan Posko THR 2021,Menaker Ida Fauziyah,Tunjangan Hari Raya (THR),pelaksanaan pemberian THR 2021,Aturan THR 2021,Posko Pelaksanaan THR,pengaduan pelaksanaan THR 2021

Vaksin Nusantara Tuai Polemik, DPR Wacanakan Pansus Vaksin Impor

Nasional Senin, 19 April 2021 | 17:24 WIB

Vaksin Nusantara buatan Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai polemik. Seperti dikarenakan mengandung ba...

Umum - Nasional, Vaksin Nusantara Tuai Polemik, DPR Wacanakan Pansus Vaksin Impor, vaksin nusantara,Menkes Terawan,dpr ri

Penderita Gangguan Jiwa Dapat Divaksin Covid-19, Ini Syaratnya

Nasional Senin, 19 April 2021 | 17:21 WIB

Tiap penderita gangguan jiwa yang akan menerima vaksin harus tetap memenuhi syarat yang sudah ditentukan.

Umum - Nasional, Penderita Gangguan Jiwa Dapat Divaksin Covid-19, Ini Syaratnya, Penderita Gangguan Jiwa,Vaksin Penderita Gangguan Jiwa,Vaksinasi Penderita Gangguan Jiwa,Syarat Vaksinasi Penderita Gangguan Jiwa,Vaksinasi Covid-19,syarat vaksinasi Covid-19,Orang dengan Gangguan Jiwa,ODGJ

Modus Baru, Waspada Begal Pura-Pura Jadi Debt Collector

Nasional Senin, 19 April 2021 | 16:33 WIB

Aksi begal cukup marak terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Biasanya mereka mengancam korban untuk menyerahkan baran...

Umum - Nasional, Modus Baru, Waspada Begal Pura-Pura Jadi Debt Collector, Modus Baru Begal,Ciri Modus Baru Begal,Aksi begal,modus kejahatan,modus kejahatan begal,cara menghindari kejahatan begal
dewanpers