web analytics
  

Mantan Kepala Bank Jatim Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Senin, 1 Maret 2021 23:02 WIB
Umum - Nasional, Mantan Kepala Bank Jatim Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Korupsi Bank Jatim,Bank Jatim,Kejati Jatim,Kredit Bank Jatim

Para tersangka perkara korupsi Bank Jatim Cabang Kepanjen Malang digiring ke ruang tahanan setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di Kantor Kejati Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (1/3/2021). (suara.com/Antara)

MALANG, AYOBANDUNG.COM -- Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menahan empat orang tersangka dugaan kasus korupsi Bank Jatim Cabang Kepanjen Malang. Modus kejahatannya yakni kredit fiktif.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jatim Anggara Suryanagara mengatakan, keempat tersangka yang ditahan, yakni Mantan Kepala Bank Jatim Cabang Kepanjen, Ridho Yunianto, Koordinator Debitur, Dwi Budianto dan Kreditur Andi Pramono. Kemudian karyawan Bank Jatim bagian penyedia kredit, Edhowin Farisca Riawan

"Keempat tersangka langsung kami tahan di Sel Rumah Tahanan Kelas I Cabang Kejati Jatim pada pukul 16.00 WIB, setelah melewati rangkaian pemeriksaan, salah satunya tes kesehatan," ujarnya, dikutip, Senin (1/3/2021) malam.

Perkara ini, lanjut dia, berawal dari proses realisasi kredit yang dikucurkan Bank Jatim Cabang Kepanjen Malang terhadap 10 kelompok debitur pada kurun waktu 2017 hingga September 2019. Tercatat masing-masing kelompok debitur berjumlah tiga hingga 24 anggota.

Meski proses pengajuannya tidak ada satupun yang memenuhi ketentuan, para tersangka tersebut saling bekerjasama merealisasikan kredit tersebut.

”Modusnya dengan meminjam nama-nama orang lain untuk menerima kredit. Sehingga seolah-olah persyaratan kredit yang diajukan oleh debitur semuanya telah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Sejumlah kredit sebesar total Rp 100.018.133.170 atau Rp 100 miliar itu dinyatakan macet berdasarkan Laporan Audit Nomor: 059/14/AUI/SAA/SPC/NOTA tanggal 15 April 2020. Sebab proses yang tidak layak tersebut, akibatnya kredit yang telah dikucurkan tidak terbayar.

”Perhitungan jumlah kerugian negara secara pastinya masih menunggu perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan yang progresnya sudah 80 persen,” jelasnya.

“Dengan mempertimbangkan alasan subyektif dan obyektif, penyidik akhirnya berpendapat untuk perlu melakukan penahanan terhadap para tersangka selama 20 hari kedepan," sambung dia.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Pemudik Bakal Dikarantina dengan Biaya Sendiri, Ini Aturannya!

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 14:24 WIB

Masyarakat yang nekat mudik akan diwajibkan untuk menjalani karantina dengan biaya sendiri.

Umum - Nasional, Pemudik Bakal Dikarantina dengan Biaya Sendiri, Ini Aturannya!, karantina pemudik,Larangan Mudik,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,Mudik 2021,Aturan Larangan Mudik

Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Pekan Ketiga Mei 2021

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 14:20 WIB

Program Vaksinasi Gotong Royong akan dimulai pada pekan ketiga Mei 2021. Hal ini disampaikan Ketua Umum Kamar Dagang da...

Umum - Nasional, Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Pekan Ketiga Mei 2021, vaksinasi gotong royong,Vaksin Covid-19,vaksin corona,Vaksinasi

Ini Tanda Terdaftar dan Berhak Dapat Rp1,2 Juta BLT UMKM 2021

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 13:55 WIB

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum mendapatkan bantuan Rp1,2 juta ini.

Umum - Nasional, Ini Tanda Terdaftar dan Berhak Dapat Rp1,2 Juta BLT UMKM 2021, Rp1,2 Juta BLT UMKM 2021,blt umkm 2021,Cara pengajuan BLT UMKM 2021,Syarat pengajuan BLT UMKM 2021,cara cek BLT UMKM 2021,cara cek BPUM UMKM 2021

11 Cara Daftar BLT UMKM, Bagaimana Nasib BLT BPJS Ketenagakerjaan?

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 11:54 WIB

Berbeda dengan BLT BPJS Ketenagakerjaan yang sudah dihentikan, BLT UMKM masih akan disalurkan oleh pemerintah kepada mas...

Umum - Nasional, 11 Cara Daftar BLT UMKM, Bagaimana Nasib BLT BPJS Ketenagakerjaan?, BLT BPJS Ketenagakerjaan,blt bpjs ketenagakerjaan 2021,kapan blt bpjs ketenagakerjaan 2021 cair,Jadwal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan,BLT UMKM,Syarat BLT UMKM,Cara Daftar BLT UMKM,BLT Rp1,2 Juta

Ditanya Soal Reshuffle, Moeldoko Menghindar

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 11:52 WIB

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko tutup mulut soal kabar yang menyebutkan dirinya masuk dalam daftar pejabat yang segera...

Umum - Nasional, Ditanya Soal Reshuffle, Moeldoko Menghindar, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko,Reshuffle Kabinet,reshuffle menteri,Reshuffle kabinet Jokowi,Moeldoko

Jozeph Paul Zhang Resmi Jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 11:32 WIB

Bareskrim Polri resmi menetapkan YouTuber Jozeph Paul Zhang sebagai tersangka kasus penistaan agama. Karo Penmas Divisi...

Umum - Nasional, Jozeph Paul Zhang Resmi Jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama, Jozeph Paul Zhang,Jozeph Paul Zhang jadi tersangka,Jozeph Paul Zhang penistaan agama,penistaan agama

Jumlah Kuota Kartu Prakerja Gelombang 17 Terbatas, Simak Informasinya...

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 11:27 WIB

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja sedang memberikan waktu kepada peserta gelombang 15 untuk membeli pelatihan pertama....

Umum - Nasional, Jumlah Kuota Kartu Prakerja Gelombang 17 Terbatas, Simak Informasinya di Sini!, Program Kartu Prakerja,Kartu Prakerja,Kartu Prakerja Gelombang 17,cara mendaftar Kartu Prakerja gelombang 17,Prakerja Gelombang 17,Kapan Prakerja Gelombang 17 Dibuka

CEK FAKTA: Penyintas Covid-19 Dapat Divaksin tanpa Tunggu 3 Bulan

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 08:30 WIB

Beredar pesan berantai di Whatsapp yang berisikan diperbolehkannya penyintas Covid-19 untuk divaksin tanpa harus menungg...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: Penyintas Covid-19 Dapat Divaksin tanpa Tunggu 3 Bulan, Ayobandung cek fakta,Cek Fakta,vaksinasi covid-19 penyintas,aturan vaksinasi penyintas Covid-19,Hoaks vaksinasi covid-19
dewanpers