web analytics
  

Sekolah Tatap Muka Juli, IDI: Belum Tentu

Senin, 1 Maret 2021 22:26 WIB
Umum - Nasional, Sekolah Tatap Muka Juli, IDI: Belum Tentu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI),Sekolah Tatap Muka,Sekolah Tatap Muka Mulai Juli,Pembelajaran Tatap Muka

Sekolah Tatap Muka. (Foto/ Anadolu Agency)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menilai belum tentu semua sekolah di Indonesia bisa memulai pembelajaran tatap muka mulai Juli 2021. Ada beberapa hal perlu diperhatikan sebelum target itu dapat tercapai.

IDI mengungkapkan ini menyusul wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kegiatan sekolah tatap muka bisa dilakukan secara nasional mulai semester kedua tahun ini atau tepatnya pada Juli 2021. Target ini menyusul vaksinasi terhadap lima juta guru, dosen, dan para tenaga pendidik yang diharapkan rampung Juni.

"Apakah sekolah tatap muka bisa dimulai secara nasional? Belum tentu. Sebab, setiap daerah berbeda dari sisi karakteristik, wilayahnya, lingkungannya, positivity rate, hingga mobilisasinya," ujar Ketua Tim Pedoman dan Protokol Kesehatan dari Tim Mitigasi PB IDI, dr. Eka Ginanjar saat mengisi konferensi virtual PB IDI, Senin (1/3/2021).

Ia menyontohkan, bisa jadi wilayah Yogyakarta misalnya bisa menerapkan sekolah tatap muka karena syarat-syaratnya sudah terpenuhi. Namun, kondisinya berbeda di wilayah lain misalnya Solo yang belum boleh melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka.

"Jadi, jangan dipaksakan secara nasional karena daerah di Batak tidak bisa disamakan dengan orang Sunda atau orang Jawa dengan yang ada di Makassar," ujarnya.

Kendati demikian, ia tidak menampik sekolah tatap muka memungkinkan saja dijalankan secara nasional pada Juli. Tergantung dari kesanggupan pemerintah memberikan vaksin Covid-19 untuk 181,5 juta orang dalam waktu 4 bulan. Itu demi mencapai kekebalan kelompok (herd immunity).

Ia pun menilai ada pertimbangan lain yang harus dilihat. Apakah tren kasus terus menurun atau tidak dan bergantung pada spesimen yang dites tidak berkurang. Kemudian perilaku masyarakat yang juga harus dipastikan terjaga atau menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi, kita optimistis saja Juli bisa sekolah tatap muka. Tetapi ayo sama-sama masyarakat menjalankan semua protokol kesehatan 5M dan vaksinasi dijalankan. Meski ini perlu kerja keras karena jaraknya yang dekat (menuju Juli) tetapi kita perlu coba, tidak ada yang tak mungkin," katanya.

Presiden Jokowi mengutarakan soal target pembelajaran tatap muka nasional saat menghadiri vaksinasi di SMAN 70 Jakarta, Rabu (24/2) lalu. Ia mengatakan prioritas vaksinasi diberikan kepada guru dan tenaga kependidikan agar pembelajaran tatap muka bisa dimulai sepenuhnya pada awal semester kedua 2021/2022.

"Kita harapkan nanti setelah provinsi DKI Jakarta, semua provinsi juga melakukan hal yang sama. Karena tenaga pendidik, kependidikan, guru, kita berikan prioritas agar nanti di awal semester kedua pendidikan tatap muka bisa kita mulai lakukan," ujar Presiden Jokowi di SMAN 70 Jakarta, Rabu (24/2).

Menurutnya vaksinasi tahap kedua ditargetkan menyasar lima juta guru dan tenaga kependidikan. Harapannya bisa rampung pada Juni 2021.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim ikut mengonfirmasi itu. Nadiem juga mengatakan pembelajaran tatap muka bisa dimulai setelah vaksinasi Covid-19 pada guru selesai dilaksanakan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan vaksinasi Covid-19 pada sekitar 5 juta guru bisa selesai pada Juni 2021. "Kalau kita bisa menyelesaikan vaksinasi ini sampai dengan akhir bulan Juni, maka tahun ajaran berikutnya, pada Juli, bisa melakukan pembelajaran tatap muka," katanya pada acara peluncuran program vaksinasi guru di SMAN 70 Jakarta, Jakarta, Rabu (24/2).
"Jadi, jangan dipaksakan secara nasional karena daerah di Batak tidak bisa disamakan dengan orang Sunda atau orang Jawa dengan yang ada di Makassar," ujarnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Menko Perekonomian Airlangga Dorong Digitalisasi UMKM

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 21:41 WIB

Dari 64 juta usaha berbasis UMKM di Indonesia, baru 13% di antaranya yang telah go digital.

Umum - Nasional, Menko Perekonomian Airlangga Dorong Digitalisasi UMKM, UMKM,Airlangga Hartarto,Menko Perekonomian,digitalisasi,Digitalisasi UMKM

Update: Covid-19 Indonesia Bertambah 5.436 Kasus Baru

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 18:55 WIB

Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.632.248 kasus.

Umum - Nasional, Update: Covid-19 Indonesia Bertambah 5.436 Kasus Baru, COVID-19,Covid-19 Indonesia,Pandemi Covid-19,Kasus Covid-19,Indonesia

Putus Mata Rantai Covid-19, MUI Imbau Salat Idulfitri di Rumah

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 18:20 WIB

MUI berharap masyarakat bijak, karena hingga kini pandemi Covid-19 belum juga selesai.

Umum - Nasional, Putus Mata Rantai Covid-19, MUI Imbau Salat Idulfitri di Rumah, Ramadan 1442 Hijriah,Idulfitri 1442 Hijriah,Mata Rantai Covid-19,Majelis Ulama Indonesia (MUI),Salat Idulfitri di Rumah,Lebaran

Suplai Beras Nasional, Lucky Hakim Minta Indramayu Jadi Anak Emas 

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 16:55 WIB

Wakil Bupati Indramayu meminta perlakuan istimewa untuk Indramayu di bidang pertanian.

Umum - Nasional, Suplai Beras Nasional, Lucky Hakim Minta Indramayu Jadi Anak Emas , Wakil Bupati Indramayu,lucky hakim,Suplai Beras Nasional,Indramayu,Beras

Hari Buku Sedunia, Najwa Shihab Ungkap Perasaan Tentang Buku

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 16:45 WIB

Setiap tanggal 23 April diperingati masyarakat dunia sebagai World Book Day atau Hari Buku Sedunia. 

Umum - Nasional, Hari Buku Sedunia, Najwa Shihab Ungkap Perasaan Tentang Buku, najwa shihab,World Book Day,Hari Buku Sedunia,United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO)

Tsunami Covid-19, Menhub Tutup Penerbangan dari dan ke India

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 16:31 WIB

Penerbangan reguler dari India resmi ditutup, mengingat kasus harian Covid-19 di negara tersebut sedang tinggi-tingginya...

Umum - Nasional, Tsunami Covid-19, Menhub Tutup Penerbangan dari dan ke India, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,penerbangan reguler dari India resmi ditutup,kasus harian Covid-19,kasus harian Covid-19 di India,tsunami Covid-19 di India,tsunami Covid-19,penerbangan dari India,Kemenhub,pembatasan WNA dari India

Cermati, Surat Edaran Turunan Larangan Mudik Diumumkan Sore Ini

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 15:33 WIB

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan segera mengumumkan Surat Edaran (SE) turunan larangan mudik 2021.

Umum - Nasional, Cermati, Surat Edaran Turunan Larangan Mudik Diumumkan Sore Ini, Surat Edaran Turunan,Mudik Lebaran,Larangan Mudik,Surat Edaran (SE)

Penjelasan Imigrasi soal Rombongan WN India Bisa Masuk Indonesia

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 15:18 WIB

India kini menjadi negara yang diwaspadai karena terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Umum - Nasional, Penjelasan Imigrasi soal Rombongan WN India Bisa Masuk Indonesia, rombongan warga India masuk ke Indonesia,lonjakan kasus covid-19 di Indonesia,lonjakan kasus Covid-19 di India,lonjakan kasus Covid-19,Warga India ke Indonesia,Penerbangan penumpang dari India,penambahan kasus Covid-19,tsunami Covid-19,varian virus corona

artikel terkait

dewanpers