web analytics
  

Trump Kritik Kinerja Biden Sebulan Jadi Presiden AS

Senin, 1 Maret 2021 21:34 WIB
Umum - Internasional, Trump Kritik Kinerja Biden Sebulan Jadi Presiden AS, Donald Trump,Joe Biden,Trump Kritik Biden

Mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Wikimmedia Commons (CC)/Michael Vadon)

ORLANDO, AYOBANDUNG.COM -- Mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerang dan mengkritik penerusnya Joe Biden dalam pidato di Orlando, Minggu (28/2/2021). Ia menyebut kinerja Biden dalam sebulan pertama sebagai presiden adalah terburuk dalam sejarah.

Joe Biden telah menjalankan tugas sebulan pertama paling buruk dibanding presiden lain dalam sejarah modern," kata Trump dalam Konferensi Aksi Politik Konservatif (CPAC) di sebuah hotel di Orlando, negara bagian Florida.

Trump pun mengkritik kebijakan Amerika Serikat di bawah Biden. Ia menyebut kebijakan pemerintahan Biden telah bergeser dari "Amerika yang pertama, menjadi Amerika yang terakhir." Salah satu disinggung adalah soal aturan imigrasi dan keamanan perbatasan.

"Kita semua tahu bahwa pemerintahan Biden akan berjalan buruk, tetapi tidak di antara kita membayangkan akan seburuk ini dan seberapa jauh mereka akan tertinggal," klaim Trump di hadapan peserta konferensi yang dilaporkan sebagian besar tidak menggunakan masker.

Pidato Trump di CPAC merupakan yang pertama setelah kurang dari enam minggu meninggalkan jabatan. Ini juga kemunculan resmi perdananya setelah lolos dari sidang pemakzulan keduanya 13 Februari 2021 lalu.

CPAC merupakan konferensi terbesar bagi aktivis dan politikus konservatif. Konferensi ini dimulai Kamis pekan lalu. Suasana acara ini kental pro-Trump. Loyalis seperti senator Texas Ted Cruz dan Donald Trump Jr ikut menjadi pembicara di sana.

Dalam pidatonya, Trump juga sempat mengulang tudingannya soal kekalahan dalam pilpres November lalu. Ia masih menyebut kemenangan partai lawan karena kecurangan. Klaim yang belum pernah terbukti kebenarannya hingga sekarang dan sempat memicu kerusuhan di Capitol Hill.

Trump pun ikut mensyinyalkan kuat bakal maju lagi dalam Pilpres 2024. Ia yakin bersama Partai Republik bakal kembali mengalahkan lawannya dan merebut kembali Gedung Putih.   

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Selundupkan Narkoba ke Lapas, Kucing Ini Ditangkap Polisi

Internasional Senin, 19 April 2021 | 15:03 WIB

Seekor kucing putih ditangkap kepolisian Panama. Kucing tersebut diamankan setelah mencoba menyeludupkan narkoba ke dala...

Umum - Internasional, Selundupkan Narkoba ke Lapas, Kucing Ini Ditangkap Polisi, narkoba,kucing selundupkan narkoba,kucing pengedar narkoba,kucing selundupkan narkoba ke lapas

India Alami Krisis Covid-19, RS Penuh Hingga Oksigen Langka

Internasional Senin, 19 April 2021 | 11:25 WIB

Kementerian Kesehatan India mengatakan akan ada lebih banyak tempat tidur di rumah sakit yang diprioritaskan bagi pasien...

Umum - Internasional, India Alami Krisis Covid-19, RS Penuh Hingga Oksigen Langka, covid-19,covid-19 india,india krisis Covid-19,India

11 Orang Tewas Akibat Kereta Anjlok di Mesir

Internasional Senin, 19 April 2021 | 08:40 WIB

Kereta yang melintas di desa Sandahour, Provinsi Qalyubiya, Mesir, anjlok pada Ahad, 18 April 2021. Akibatnya 11 orang d...

Umum - Internasional, 11 Orang Tewas Akibat Kereta Anjlok di Mesir, Kereta anjlok Mesir,Kereta Anjlok,Kecelakaan Kereta,kecelakaan kereta di mesir

Kematian Covid-19 Global Tembus 3 Juta Jiwa

Internasional Minggu, 18 April 2021 | 07:30 WIB

Amerika Serikat (AS) menempati posisi pertama sebagai negara yang mencatatkan kematian terbanyak, yakni mencapai 566.863...

Umum - Internasional, Kematian Covid-19 Global Tembus 3 Juta Jiwa, Kematian Covid-19,Angka kematian Covid-19,Jumlah kematian Covid-19,kematian Covid-19 dunia,COVID-19

Kerajaan Inggris Gelar Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Internasional Minggu, 18 April 2021 | 06:00 WIB

Ratu duduk terpisah dari anggota keluarga pada upacara sederhana namun suram di Kastil Windsor, sesuai dengan aturan jar...

Umum - Internasional, Kerajaan Inggris Gelar Prosesi Pemakaman Pangeran Philip, Pangeran Philip meninggal,Pangeran Philip dimakamkan,Ratu Elizabeth II,Kerajaan Inggris

Syekh Yusuf Al-Qardhawi Positif Covid-19

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 21:48 WIB

Ulama kenamaan Syekh Yusuf al-Qardhawi dikabarkan terpapar Covid-19. Lewat jejaring sosial twitter resmi. Pendiri Persat...

Umum - Internasional, Syekh Yusuf Al-Qardhawi Positif Covid-19, Yusuf Alqardhawi,Yusuf Alqardhawi positif covid,COVID-19,corona

Proses Pemakaman Pangeran Philip Tertutup dan Terapkan Prokes

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 14:16 WIB

Ratu Elizabeth II akan mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada suaminya, Pangeran Philip, pada upacara pemakaman pad...

Umum - Internasional, Proses Pemakaman Pangeran Philip Tertutup dan Terapkan Prokes, Pangeran Philip,Pemakaman Pangeran Philip,Upacara Pemakaman Pangeran Philip,Pangeran Philip dimakamkan

Picu Kontroversi, Ilmuwan Kembangka Sel Manusia dalam Embrio Monyet 

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 08:07 WIB

Mereka mengembangkan embrio monyet yang mengandung sel manusia di laboratorium. 

Umum - Internasional, Picu Kontroversi, Ilmuwan Kembangka Sel Manusia dalam Embrio Monyet , embrio,manusia,monyet,Penelitian

artikel terkait

dewanpers