web analytics
  

Rakyat Diminta Makan Buah Nanas oleh Presiden Taiwan, Kenapa?

Senin, 1 Maret 2021 16:15 WIB
Umum - Internasional, Rakyat Diminta Makan Buah Nanas oleh Presiden Taiwan, Kenapa?, Nanas,China,Taiwan,buah-buahan

Buah nanas tengah menjadi target nasional dari pemerintah Taiwan untuk dikonsumsi secara meluas oleh rakyatnya. (Pixabay/Pexels)

TAIPEI, AYOBANDUNG.COM — Buah nanas tengah menjadi target nasional dari pemerintah Taiwan untuk dikonsumsi secara meluas oleh rakyatnya. Alasannya demi mengatasi kondisi ekomoni kritis dari para petani, yang tidak lagi bisa mengimpor buah itu ke China.

Diketahui sebelumnya, China akan menghentikan impor nanas dari Taiwan mulai bulan Maret ini. Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, pun merespons kebijakan tersebut dengan menyerukan kepada warganya agar lebih banyak mengkonsumsi nanas

Langkah China tentu saja memicu kecaman dari partai yang berkuasa di Taiwan. Dalam sebuah unggahan di Facebook, Tsai mengatakan bahwa ekspor pertanian Taiwan telah memenuhi standar internasional.

"China secara sepihak menangguhkan impor nanas Taiwan. Ini jelas bukan keputusan perdagangan yang normal. Untuk mendukung petani, ayo kita makan nanas bersama-sama," ujar Tsai.

Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa di Taiwan mengatakan, di atas "intimidasi militer" yang sedang berlangsung, Beijing juga menggunakan larangan impor untuk memberikan tekanan ekonomi pada Taiwan. Diketahui, China adalah mitra dagang utama Taiwan, meskipun kedua negara mengalami ketegangan politik.

"Ini bukan pertama kalinya China menggunakan ekspor pertanian ke negara lain sebagai ancaman politik," kata DPP dalam sebuah pernyataan.

Taiwan mengekspor sekitar 46.000 metrik ton nanas tahun lalu. Sementara itu, lebih dari 90 persen nanas dari Taiwan juga diekspor ke China.

Beijing telah berulang kali menggunakan kekuatan militer untuk menekan Taiwan. China pun berulang kali melakukan misi udara di sudut barat data zona identifikasi pertahanan udara Taiwan dalam beberapa bulan terakhir.

Akhir pekan lalu, belasan pesawat tempur dan pengebom China melakukan latihan di dekat pulau-pulau yang dikuasai Taiwan di Laut China Selatan. [*]

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Selundupkan Narkoba ke Lapas, Kucing Ini Ditangkap Polisi

Internasional Senin, 19 April 2021 | 15:03 WIB

Seekor kucing putih ditangkap kepolisian Panama. Kucing tersebut diamankan setelah mencoba menyeludupkan narkoba ke dala...

Umum - Internasional, Selundupkan Narkoba ke Lapas, Kucing Ini Ditangkap Polisi, narkoba,kucing selundupkan narkoba,kucing pengedar narkoba,kucing selundupkan narkoba ke lapas

India Alami Krisis Covid-19, RS Penuh Hingga Oksigen Langka

Internasional Senin, 19 April 2021 | 11:25 WIB

Kementerian Kesehatan India mengatakan akan ada lebih banyak tempat tidur di rumah sakit yang diprioritaskan bagi pasien...

Umum - Internasional, India Alami Krisis Covid-19, RS Penuh Hingga Oksigen Langka, covid-19,covid-19 india,india krisis Covid-19,India

11 Orang Tewas Akibat Kereta Anjlok di Mesir

Internasional Senin, 19 April 2021 | 08:40 WIB

Kereta yang melintas di desa Sandahour, Provinsi Qalyubiya, Mesir, anjlok pada Ahad, 18 April 2021. Akibatnya 11 orang d...

Umum - Internasional, 11 Orang Tewas Akibat Kereta Anjlok di Mesir, Kereta anjlok Mesir,Kereta Anjlok,Kecelakaan Kereta,kecelakaan kereta di mesir

Kematian Covid-19 Global Tembus 3 Juta Jiwa

Internasional Minggu, 18 April 2021 | 07:30 WIB

Amerika Serikat (AS) menempati posisi pertama sebagai negara yang mencatatkan kematian terbanyak, yakni mencapai 566.863...

Umum - Internasional, Kematian Covid-19 Global Tembus 3 Juta Jiwa, Kematian Covid-19,Angka kematian Covid-19,Jumlah kematian Covid-19,kematian Covid-19 dunia,COVID-19

Kerajaan Inggris Gelar Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Internasional Minggu, 18 April 2021 | 06:00 WIB

Ratu duduk terpisah dari anggota keluarga pada upacara sederhana namun suram di Kastil Windsor, sesuai dengan aturan jar...

Umum - Internasional, Kerajaan Inggris Gelar Prosesi Pemakaman Pangeran Philip, Pangeran Philip meninggal,Pangeran Philip dimakamkan,Ratu Elizabeth II,Kerajaan Inggris

Syekh Yusuf Al-Qardhawi Positif Covid-19

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 21:48 WIB

Ulama kenamaan Syekh Yusuf al-Qardhawi dikabarkan terpapar Covid-19. Lewat jejaring sosial twitter resmi. Pendiri Persat...

Umum - Internasional, Syekh Yusuf Al-Qardhawi Positif Covid-19, Yusuf Alqardhawi,Yusuf Alqardhawi positif covid,COVID-19,corona

Proses Pemakaman Pangeran Philip Tertutup dan Terapkan Prokes

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 14:16 WIB

Ratu Elizabeth II akan mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada suaminya, Pangeran Philip, pada upacara pemakaman pad...

Umum - Internasional, Proses Pemakaman Pangeran Philip Tertutup dan Terapkan Prokes, Pangeran Philip,Pemakaman Pangeran Philip,Upacara Pemakaman Pangeran Philip,Pangeran Philip dimakamkan

Picu Kontroversi, Ilmuwan Kembangka Sel Manusia dalam Embrio Monyet 

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 08:07 WIB

Mereka mengembangkan embrio monyet yang mengandung sel manusia di laboratorium. 

Umum - Internasional, Picu Kontroversi, Ilmuwan Kembangka Sel Manusia dalam Embrio Monyet , embrio,manusia,monyet,Penelitian

artikel terkait

dewanpers