web analytics
  

Diskon PPnBM Berlaku Hari Ini, Simak Ketentuannya

Senin, 1 Maret 2021 14:14 WIB
Umum - Nasional, Diskon PPnBM Berlaku Hari Ini, Simak Ketentuannya, PPnBM,Relaksasi PPnBM,Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM),Bebas PPnBM

Kendaraan terparkir di Jalan Amir Machmud, Kota Cimahi, Senin (15/6/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Aturan diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mobil telah diterbitkan. Beleid itu diterbitkan dalam bentuk peraturan menteri keuangan (PMK) Nomor 20 Tahun 2021.

Insentif pajak yang ditanggung pemerintah ini pun dilaksanakan 1 Maret 2021. Aturan ini sudah ditekan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 25 Februari 2021.

Mobil Maksimal 1.500 cc

Dalam pasal 2 beleid tersebut, disebutkan dua ketentuan mengenai insentif PPnBM yang ditanggung pemerintah. Pertama, PPnBM atas kendaraan bermotor sedan dan station wagon dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel atau semi diesel) dengan kapasitas isi silinder sampai 1.500 cc.

Kedua kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang termasuk pengemudi selain sedan atau station wagon, dengan motor bakar cetus api atau nyala gardan penggerak (4x2) dengan kapasitas isi silinder sampai 1.500 cc.

PPnBM yang tertuang atas penyerahan tersebut ditanggung oleh pemerintah pada tahun anggaran 2021,” tulis pasal 2 seperti dikutip dari PMK 20/2021, Senin (1/3/2021).

Minimal Local Purchase 70%

Selanjutnya dalam Pasal 3 disebutkan, kendaraan tersebut harus memenuhi persyaratan jumlah pembelian lokal atau yang dikenal dengan sebutan local purchase.

“Persyaratan jumlah pembelian lokal meliputi pemenuhan jumlah penggunaan komponen yang berasal dari hasil produksi dalam negeri yang dimanfaatkan dalam kegiatan produksi kendaraan bermotor paling sedikit 70%,” tulis Pasal 3 ayat 2.

Ada tiga tahap

Diskon PPnBM mobil tersebut berlangsung selama sembilan bulan. Pemberian insentif akan terbagi ke dalam tiga tahap.

Adapun besaran insentif PPnBM yang diberikan sebesar 100% atau PPnBM Nol Persen pada tahap pertama berlangsung mulai Maret-Mei 2021. Kemudian diskon PPnBM sebesar 50% pada tahap kedua sejak Juni-Agustus 2021, dan sebesar 25% pada tahap ketiga dari September-Desember 2021.

Faktur pajak

Pada Pasal 6 aturan itu tertulis, pengusaha yang menghasilkan dan melakukan penyerahan barang kena pajak yang tergolong mewah berupa kendaraan bermotor, wajib membuat faktur pajak sesuai ketentuan pemerintah dan laporan realisasi PPnBM ditanggung pemerintah.

Sementara Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Hidayat Amir mengatakan pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan fiskal yang berfungsi untuk menjaga perekonomian masyarakat. Menurutnya kebijakan fiskal pemerintah telah berhasil memulihkan konsumsi rumah tangga pada awal 2021. 

“Stimulus PPnBM nol persen untuk menggugah konsumsi masyarakat dan menggerakkan kembali roda perekonomian. Kita bisa lihat beberapa kebijakan-kebijakan, seperti pajak PPnBM untuk kendaraan bermotor, tujuannya untuk menjaga ritme pemulihan semakin kuat,” ujarnya kepada Republika, Senin (1/3/2021).

Direktur Eksekutif Departemen Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Yoga Affandi menambahkan harmonisasi stimulus kebijakan antara regulator fiskal dan moneter sudah terjadi melalui pelonggaran down payment nol persen bagi kredit kendaraan bermotor (KKB) serta stimulus pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) nol persen dari Kementerian Keuangan. Kebijakan-kebijakan ini diharapkan dapat berdampak signifikan terhadap konsumsi masyarakat, sehingga perekonomian akan mulai terangkat.

“Akibat sinergi moneter dan fiskal kita telah melakukan quantitative easing dan kita lihat terjadi penurunan suku bunga perbankan. Dan longgarnya likuiditas ini mendorong PUAB turun sekitar 3,04 persen,” ucapnya.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan insentif akan berlaku mulai 1 Maret 2021, sehingga diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan insentif tersebut untuk memulihkan industri otomotif.

“Kami berharap masyarakat tentu merespons. Saya tahu ini diharapkan juga akan meningkatkan kembali permintaan kendaraan bermotor,” ujarnya saat konferensi pers virtual APBN KiTa, Selasa (23/2).

Menurutnya perbaikan industri otomotif penting dilakukan pemerintah untuk memulihkan perekonomian Indonesia. Hal ini mengingat industri otomotif memiliki supply chain yang panjang.

“Perbaikan industri otomotif akan segera berdampak terhadap semua sektor usaha pendukungnya,” ucapnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Untuk Kebutuhan Puasa dan Sahur, Bansos Tahap II Cair Rp6,53 Triliun

Nasional Minggu, 18 April 2021 | 15:25 WIB

Kementerian Sosial (Kemensos) mengeklaim telah mentransfer bantuan sosial (Bansos) sejak awal Ramadan.

Umum - Nasional, Untuk Kebutuhan Puasa dan Sahur, Bansos Tahap II Cair Rp6,53 Triliun, Kebutuhan Puasa dan Sahur,Bansos Tahap II,Kementerian Sosial (Kemensos),Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini,Keluarga penerima manfaat (KPM),Program Keluarga Harapan (PKH)

Siklon Tropis Surigae Jadi Taifun, Cuaca Ekstrem Ancam Wilayah Ini

Nasional Minggu, 18 April 2021 | 14:20 WIB

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan, Siklon Tropis Surigae saat ini meningkat menjadi t...

Umum - Nasional, Siklon Tropis Surigae Jadi Taifun, Cuaca Ekstrem Ancam Wilayah Ini, Cuaca Ekstrem,Siklon Tropis Surigae,Taifun,Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati,hujan lebat disertai kilat petir,banjir,tanah longsor,banjir bandang,pohon tumbang

Hina Nabi Muhammad, Jozeph Paul Zhang Diburu Polri dan Interpol

Nasional Minggu, 18 April 2021 | 13:14 WIB

Polisi sejak awal menduga Jozeph Paul Zhang tidak berada di Indonesia. Polisi berkoordinasi dengan pihak imigrasi yang m...

Umum - Nasional, Hina Nabi Muhammad, Jozeph Paul Zhang Diburu Polri dan Interpol, Jozeph Paul Zhang,Menghina Nabi Muhammad,penistaan agama,Kasus Ujaran Kebencian dan Penistaan Agama

Insentif 4.686 Nakes Cair, Total Rp31,7 Miliar

Nasional Minggu, 18 April 2021 | 12:45 WIB

Jumlah itu sekitar 82% dari total pengajuan insentif yang tertuang dalam surat perintah membayar langsung (SPM-LS) seban...

Umum - Nasional, Insentif 4.686 Nakes Cair, Total Rp31,7 Miliar, Insentif Covid-19,insentif covid-19 nakes,Insentif Nakes,insentif nakes 2021,jumlah insentif nakes 2021,Menkes Budi Gunadi Sadikin

Cara Daftar ke oss.go.id untuk Dapat BLT UMKM 2021

Nasional Minggu, 18 April 2021 | 10:00 WIB

Cara Daftar ke oss.go.id untuk Dapat BLT UMKM 2021

Umum - Nasional, Cara Daftar ke oss.go.id untuk Dapat BLT UMKM 2021, cara login oss.go.id,BLT UMKM Rp1,2 Juta,blt umkm 2021,syarat blt umkm 2021

Jozeph Paul Zhang Hina Nabi Muhammad dan Islam di YouTube

Nasional Minggu, 18 April 2021 | 09:30 WIB

Jozeph Paul Zhang Hina Nabi Muhammad dan Islam di YouTube

Umum - Nasional, Jozeph Paul Zhang Hina Nabi Muhammad dan Islam di YouTube, Jozeph Paul Zhang,penistaan agama,penghinaan Nabi Muhammad,penghinaan Islam,Youtube

Cara Cek BLT UMKM 2021 Lewat eForm BRI

Nasional Minggu, 18 April 2021 | 09:15 WIB

Para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dapat mengecek di eform.bri.co.id untuk memastikan sebagai penerima bantua...

Umum - Nasional, Cara Cek BLT UMKM 2021 Lewat eForm BRI, cara cek BLT UMKM,cara cek BLT UMKM di BRI,BLT UMKM BRI,BLT UMKM Rp1,2 Juta,pencairan BPUM,eform.bri.co.id/bpum,BPUM,eform bri

CEK FAKTA: Artikel Ganjar Pranowo Paling Pantas Jadi Presiden RI 2024

Nasional Minggu, 18 April 2021 | 08:15 WIB

Narasi itu bertuliskan, "Prabowo, RK, AHY hingga Anies Keok, Ganjar Pranowo Teratas Survei Capres, Diluar Pak Jokowi, Di...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: Artikel Ganjar Pranowo Paling Pantas Jadi Presiden RI 2024, Cek Fakta,Ayobandung cek fakta,Hoaks Ganjar Pranowo Presiden RI 2024,hoaks Ganjar Pranowo,Hoaks Presiden RI 2024
dewanpers