web analytics
  

Olahraga di Gym Lebih Berisiko Covid-19

Senin, 1 Maret 2021 12:14 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Olahraga di Gym Lebih Berisiko Covid-19, Gym,gym saat pandemi,Pandemi Covid-19,corona,olahraga saat pandemi

Olahraga lengan. (Shutterstock)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Dalam sebuah studi terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC), diketahui bagaimana melakukan olah raga di dalam ruangan mungkin jauh lebih berisiko dibanding yang dipikirkan banyak orang, secara khusus jika masker tidak digunakan oleh setiap individu.

Sebuah studi kasus menunjukkan seorang warga di Chicago mengikuti kelas di pusat kebugaran dalam ruangan atau gym saat dirinya merasa mual. Ia kemudian dinyatakan positif Covid-19 dan tempat gym segera ditutup.

Namun, sebanyak 55 dari 81 orang yang menghadiri kelas olah raga itu juga dinyatakan positif Covid-19 antara 24 Agustus dan 1 September 2020. Beruntung, tidak ada pasien yang meninggal, namun satu orang mengalami gejala berat dan harus dirawat di rumah sakit selama delapan hari.

CDC memperkirakan bahwa 40 persen orang yang terinfeksi virus corona jenis baru menghadiri kelas pada hari itu atau lusa, hingga gejala mulai muncul. Diperkirakan sebanyak 76 persen peserta tidak mengenakan masker.

Peserta di tempat gym membawa alat beban dan matras sendiri ke kelas dan menjaga jarak masing-masing terpisah sejauh enam kaki, serta melakukan pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan suhu sebelumnya. Namun, tidak semua orang mengenakan masker saat berolah raga.

"Sebagian besar peserta tidak memakai masker selama olahraga. Penggunaan masker yang jarang saat berpartisipasi di dalam ruangan kemungkinan besar berkontribusi pada penularan," tulis CDC dalam laporan, dilansir Salon, Senin (1/3).

Para ahli menilai orang-orang mungkin harus menunggu cuaca yang lebih hangat untuk memulai aktivitas olahraga di luar rumah. Joshua Epstein, seorang profesor epidemiologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat Global NYU, mengatakan bahwa sebaiknya menunggu hingga musmi semi berlangsung di sebagian besar wilayah di dunia, karena suhu akan lebih hangat dan situasi bisa menjadi lebih aman.

"Ini respirasi tinggi di ruang tertutup. Orang-orang membawa masker tetapi ternyata kebanyakan mengatakan bahwa mereka jarang mengenakannya. Semua itu adalah keadaan yang sangat berisiko tinggi,” jelas Epstein.

Dalam laporan terpisah dari CDC, peneliti mengaitkan sebanyak 31 kasus Covid-19 dengan instruktur kebugaran di Honolulu yang mengajar kelas kebugaran di berbagai fasilitas. Menurut laporan itu, ia mengajar kelas bersepeda selama satu jam dengan 10 peserta pada 29 Juni dan tidak ada yang memakai masker.

Semua peserta yang mengikuti kelas sepeda tersebut dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru pada awal Juli 2020. Wabah tersebut menyebabkan satu orang dirawat di rumah sakit di unit perawatan intensif.

Pemerintah di Honolulu mengeluarkan perintah darurat yang membutuhkan penutup wajah di pusat kebugaran, termasuk saat berolahraga. Sebelumnya, setiap orang diizinkan melepas masker saat berolah raga.

Pejabat kesehatan masyarakat memperingatkan bahwa masker harus dipakai saat berolah raga di dalam ruangan. Untuk mengurangi risiko penularan virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) yang menyebabkan infeksi penyakit Covid-19 di fasilitas kebugaran, anggota staf dan pelanggan harus memakai masker.

Seluruh fasilitas pusat kebugaran juga harus menerapkan penggunaan masker yang konsisten dan benar, termasuk selama aktivitas berintensitas tinggi. Penerapan jaga jarak, meningkatkan ventilasi udara yang baik, dan mengingatkan para staf maupun peserta untuk tetap di rumah saat merasa sakit.

"Berolah raga di luar ruangan atau secara virtual dapat mengurangi risiko penularan SARS-CoV-2,” kata CDC menambahkan.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Cara Menjaga Kulit Sehat Selama Ramadan

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 14:21 WIB

Siapapun pasti menginginkan kulit sehat. Lalu bagaimana cara menjaga kulit sehat selama Ramadan?

Gaya Hidup - Sehat, Cara Menjaga Kulit Sehat Selama Ramadan, menjaga kulit sehat,Kulit Sehat,cara menjaga kulit sehat ramadan,cara menjaga kulit sehat

Tips Agar Anak Tak Pilih-pilih Makanan

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 13:22 WIB

'Picky Eater' membuat anak bisa kekurangan nutrisi lengkap.

Gaya Hidup - Sehat, Tips Agar Anak Tak Pilih-pilih Makanan, makanan sehat,Anak susah makan,picky eater

Hindari Kopi Saat Sahur, Dokter Tirta Ungkap Risikonya

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 09:08 WIB

Kopi adalah salah satu minuman yang tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi saat sahur. 

Gaya Hidup - Sehat, Hindari Kopi Saat Sahur, Dokter Tirta Ungkap Risikonya, Kopi,bahaya kopi,minum kopi saat sahur,Dr Tirta

Penderita Diabetes Tipe II Ingin Berpuasa? Simak Penjelasan Ahli

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 08:48 WIB

Berpuasa dapat menjadi terapi bagi penderita diabetes tipe II, di bawah bimbingan dan pengawasan dokter

Gaya Hidup - Sehat, Penderita Diabetes Tipe II Ingin Berpuasa? Simak Penjelasan Ahli, Diabetes,diabetes puasa,Puasa,Ramadan

Waspada, 5 Makanan Ini Dapat Memicu Migrain

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 08:21 WIB

10 persen orang yang alami migrain dipicu oleh kesalahan pola makan.

Gaya Hidup - Sehat, Waspada, 5 Makanan Ini Dapat Memicu Migrain, mencegah migrain,migrain,makanan penyebab migrain

Konsumsi Alpukat Setiap Hari Berbahayakah?

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 01:34 WIB

Konsumsi Alpukat Setiap Hari Berbahayakah?

Gaya Hidup - Sehat, Konsumsi Alpukat Setiap Hari Berbahayakah? , Alpukat,Manfaat Alpukat,Bahaya Alpukat,Konsumsi Alpukat,Manfaat Alpukat untuk Kesehatan

Warga Cirebon Raya Protes, Tak Masuk Aglomerasi Boleh Mudik Lokal

Sehat Jumat, 16 April 2021 | 22:20 WIB

Warga di Cirebon Raya atau diakrabi pula dengan sebutan Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) m...

Gaya Hidup - Sehat, Warga Cirebon Raya Protes, Tak Masuk Aglomerasi Boleh Mudik Lokal, Penyekatan Mudik,Cirebon Raya,mudik lokal,Warga Cirebon Raya,Mudik Cirebon Raya

4 Area Rawan Penularan Covid-19 Selama Ramadan

Sehat Jumat, 16 April 2021 | 22:15 WIB

Masyarakat diingatkan bahwa ada empat area yang kemungkinan menjadi tempat penularan Covid-19 terbanyak selama Ramadan. 

Gaya Hidup - Sehat, 4 Area Rawan Penularan Covid-19 Selama Ramadan, Area Rawan Penularan Covid-19,tempat penularan covid-19,Ngabuburit Ramadan,Tempat Ngabuburit

artikel terkait

dewanpers