web analytics
  

10 Ribu Unit GeNose Disiapkan untuk Jawa dan Bali

Senin, 1 Maret 2021 06:44 WIB
Umum - Nasional, 10 Ribu Unit GeNose Disiapkan untuk Jawa dan Bali, GeNose,Cara kerja GeNose,Harga GeNose,GeNose Pendeteksi Covid-19,screening genose bandung

Alat GeNose di Stasiun Bandung, Jalan Kebon Kawung, Kota Bandung, Jumat (19/2/2021). Dalam kunjungan kerja tersebut, Menhub Budi Karya meninjau pelaksanaan tes cepat GeNose sebagai upaya penanganan Covid-19 bagi penumpang yang hendak menggunakan moda transportasi kereta api. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 10 ribu unit GeNose C19 disiapkan untuk membantu deteksi penyebaran Covid-19. Angka tersebut akan digunakan untuk wilayah Jawa dan Bali.

Dengan penggunaan alat tes tiup buatan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini diharapkan bisa membantu pemerintah dalam menekan laju infeksi dan penyebaran virus di tengah masyarakat.

"Target kita 10 ribu unit dulu disiapkan untuk wilayah Jawa-Bali yang akan dilakukan selama 36 hari. Selanjutnya 10 ribu lagi kami siapkan untuk wilayah di luar Jawa selama 60 hari," kata dr Mochammad Isnaini,  project leader GeNose dari PT Sigma Andalan Nusa di Yogyakarta, Ahad (28/2).

Pria yang akrab disapa dr Is ini berharap alat pendeteksi GeNose C19 ini bisa menjadi solusi dalam mendeteksi setiap orang pembawa virus. Alat ini, kata dia, memiliki tingkat akurasi deteksi virus mencapai 93 persen.

Selain itu, GeNose mampu mendeteksi virus di dalam tubuh setelah dua hari terinfeksi hanya dalam waktu kurang dari dua menit. Selanjutnya lagi alat ini memiliki harga terjangkau buat masyarakat di Indonesia dengan biaya sekali deteksi sekitar Rp 20-40 ribu.

"Alat ini menjadi harapan masyarakat yang menginginkan mutu aman, cepat, akurat dan harga murah," ujarnya.

Isnaini terobsesi dengan penggunaan alat GeNose secara massal maka ikhtiar untuk membebaskan Indonesia dari Covid-19 akan semakin cepat diwujudkan. Obsesi tersebut disampaikannya karena hingga kini masih banyak penyandang status Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid di Indonesia yang berkeliaran.

Salah satu penyebabnya adalah harga tes yang masih relatif mahal serta deteksi virus yang membutuhkan waktu infeksi 4-5 hari.

"Dengan alat GeNose yang mempunyai kemampuan mendeteksi infeksi virus di tubuh dalam waktu dua hari dan hasil yang cepat maka ini bisa lebih efektif dalam mencegah proses penyebaran Covid," ujarnya.

Isnaini juga menegaskan alat ini hadir untuk melengkapi pemeriksaan tes Covid-19 yang sudah ada lebih dulu. "Paling tidak alat ini akan bisa menjadi screening awal, untuk konfirmasinya tetap dilakukan dengan swab test secara PCR," katanya.

Saat ini, kata Isnaini, alat GeNose ini telah mendapatkan respons positif dari beberapa lembaga kementerian. Diantaranya dari Kementerian Perhubungan yang telah menyiapkan alat ini untuk ditempatkan di sejumlah stasiun kereta api.

"Rencananya 1 April nanti sudah bisa dipakai juga di semua bandara di Indonesia," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Update: Covid-19 Indonesia Bertambah 5.436 Kasus Baru

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 18:55 WIB

Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.632.248 kasus.

Umum - Nasional, Update: Covid-19 Indonesia Bertambah 5.436 Kasus Baru, COVID-19,Covid-19 Indonesia,Pandemi Covid-19,Kasus Covid-19,Indonesia

Putus Mata Rantai Covid-19, MUI Imbau Salat Idulfitri di Rumah

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 18:20 WIB

MUI berharap masyarakat bijak, karena hingga kini pandemi Covid-19 belum juga selesai.

Umum - Nasional, Putus Mata Rantai Covid-19, MUI Imbau Salat Idulfitri di Rumah, Ramadan 1442 Hijriah,Idulfitri 1442 Hijriah,Mata Rantai Covid-19,Majelis Ulama Indonesia (MUI),Salat Idulfitri di Rumah,Lebaran

Suplai Beras Nasional, Lucky Hakim Minta Indramayu Jadi Anak Emas 

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 16:55 WIB

Wakil Bupati Indramayu meminta perlakuan istimewa untuk Indramayu di bidang pertanian.

Umum - Nasional, Suplai Beras Nasional, Lucky Hakim Minta Indramayu Jadi Anak Emas , Wakil Bupati Indramayu,lucky hakim,Suplai Beras Nasional,Indramayu,Beras

Hari Buku Sedunia, Najwa Shihab Ungkap Perasaan Tentang Buku

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 16:45 WIB

Setiap tanggal 23 April diperingati masyarakat dunia sebagai World Book Day atau Hari Buku Sedunia. 

Umum - Nasional, Hari Buku Sedunia, Najwa Shihab Ungkap Perasaan Tentang Buku, najwa shihab,World Book Day,Hari Buku Sedunia,United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO)

Tsunami Covid-19, Menhub Tutup Penerbangan dari dan ke India

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 16:31 WIB

Penerbangan reguler dari India resmi ditutup, mengingat kasus harian Covid-19 di negara tersebut sedang tinggi-tingginya...

Umum - Nasional, Tsunami Covid-19, Menhub Tutup Penerbangan dari dan ke India, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,penerbangan reguler dari India resmi ditutup,kasus harian Covid-19,kasus harian Covid-19 di India,tsunami Covid-19 di India,tsunami Covid-19,penerbangan dari India,Kemenhub,pembatasan WNA dari India

Cermati, Surat Edaran Turunan Larangan Mudik Diumumkan Sore Ini

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 15:33 WIB

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan segera mengumumkan Surat Edaran (SE) turunan larangan mudik 2021.

Umum - Nasional, Cermati, Surat Edaran Turunan Larangan Mudik Diumumkan Sore Ini, Surat Edaran Turunan,Mudik Lebaran,Larangan Mudik,Surat Edaran (SE)

Penjelasan Imigrasi soal Rombongan WN India Bisa Masuk Indonesia

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 15:18 WIB

India kini menjadi negara yang diwaspadai karena terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Umum - Nasional, Penjelasan Imigrasi soal Rombongan WN India Bisa Masuk Indonesia, rombongan warga India masuk ke Indonesia,lonjakan kasus covid-19 di Indonesia,lonjakan kasus Covid-19 di India,lonjakan kasus Covid-19,Warga India ke Indonesia,Penerbangan penumpang dari India,penambahan kasus Covid-19,tsunami Covid-19,varian virus corona

DPR Semprot Imigrasi, Jangan Sembarangan Izinkan WNA Masuk

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 14:01 WIB

Imigrasi harus lebih berhati-hati dalam menerima WNA asal India. Jangan sampai menyebabkan lonjakan kasus juga di Indone...

Umum - Nasional, DPR Semprot Imigrasi, Jangan Sembarangan Izinkan WNA Masuk, DPR Semprot Imigrasi,WNA asal India,lonjakan kasus covid-19 di Indonesia,Kasus Covid-19,kedatangan 127 WNA asal India,kasus Covid-19 di India,lonjakan kasus Covid-19 di India,lonjakan kasus Covid-19

artikel terkait

dewanpers