web analytics
  

Mengenang Kegigihan Dina Farida, Wisudawan Tak Bertoga UIN Bandung

Minggu, 28 Februari 2021 21:05 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Pendidikan, Mengenang Kegigihan Dina Farida, Wisudawan Tak Bertoga UIN Bandung, Wisuda Virtual ke-81 UIN Bandung,Wisudawan Tak Bertoga,dina farida,dina farida uin bandung,uin bandung,wisuda uin bandung

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Mahmud mmemberikan penghargaan kepada Dina Farida, wisudawan Jurusan Hukum Keluarga, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH). (Istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Mahmud melantik 1.000 lulusan dan memberikan penghargaan kepada Dina Farida, wisudawan Jurusan Hukum Keluarga, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH).

Dina menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran yang kuat memegang prinsip “hidup ini bukan tentang apa dan berapa yang kita miliki, tetapi apa dan seberapa besar yang bisa kita beri,” bahkan di tengah rasa sakit yang dideritanya, Dina berhasil menaklukkan sidang akhir meski terbaring di rumah sakit.

Akibat meninggal karena sakit, orang tua Dina dipanggil ke depan dan mendapatkan menghargaan dari rektor sebab salah satu wasiatnya ingin wisuda.

Di mata Firmansyah, teman Dina Farida di Keluarga Mahasiswa Jawa Tengah menuturkan aktif, mudah bergaul dan tak kenal kata menyerah, begitulah gadis asal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah ini kerap dikenal. Dina hampir tak pernah absen mengikuti serangkaian kegiatan sosial kemasyarakatan bersama teman-teman sejawatnya. Tak heran jika kehadirannya selalu dinantikan.

“Hadirnya Dina diberbagai aktivitas dan kesibukannya dia bukan hanya sekedar hadir, Dina mampu berperan aktif dan memang hadirnya Dina bukan sekedar ada, pernah waktu itu kita mengadakan namanya itu Ambar Waros atau ulang tahun. Itu salah satu loncatan besar untuk organisasi dan salah satunya kontribusi besar dari Dina sendiri. Acara itu berjalan dengan sangat memuaskan karena capaian itu belum pernah kita raih di kepengurusan-kepengurusan sebelumnya,” ujar Firmansyah, Minggu (28/2/2021).

Menurut Aden Rosadi, Dosen Pembimbing I Dina Farida menuturkan Dina memiliki sejumlah prestasi membanggakan tak membuatnya tinggi hati. Baginya, hidup bukan hanya soal IPK tinggi dan sederet prestasi, tetapi juga bagaimana memberi kontribusi bagi ibu pertiwi.

“Di mata saya Dina Farida itu memiliki kecerdasan intelektual. Beliau adalah salah satu delegasi Fakultas Syariah dan Hukum dalam kegiatan student exchange di Malaysia tahun 2018. Dia juga memiliki kecerdasan sosial. Dia begitu peduli dengan teman-teman mahasiswa seangkatannya. Dia juga berbagi tanggung jawab moral. Dia ingin buktikan kepada kedua orangtuanya bahwa meskipun dalam kondisi sakit mampu menyelesaikan kuliahnya dengan baik,” paparnya.

Dewi Mayaningsih, Dosen Pembimbing II Dina Farida menjelaskan dalamnya lautan dapat diduga, dalamnya hati siapa yang tahu. Tak ada yang mengira, di balik senyuman manis yang selalu Dina tunjukkan, ia menyimpan kesakitan yang tiada terperikan. Tapi mengeluh bukan pilihan.

“Sepanjang yang saya kenal beliau orangnya ramah, gigih. Saya selalu tracking mahasiswi apa sih aktivitas di balik itu, kalau kita lihat di medsosnya Dia pernah student exchange begitu ya ke Malaysia, lantas dia aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa dan Himpunan Mahasiswa, dari situ saya paham bahwa beliau punya jiwa kepemimpinan, sehingga kemudian skripsinya harus segera diselesaikan. Jadi tidak berpikir bahwa beliau sedang sakit. Ketika bertemu langsung sudah jadi mahasiswi bimbingan saya memang sudah sakit, tapi kemudian disembunyikan. Kan ada juga yang minat berbelas kasihan karena sakit, tapi dia tidak menunjukkan itu,” kenangnya.

Sementara itu, Ibu Mulazamah dan Bapak A. Nahrowi, orang tua Dina mengatakan anaknya itu supel dan ramah. Selain itu, Dina juga orang yang positif dan selalu ingin segera menyelesaikan tugas. 

"Semangatnya tinggi. Saya salut dia tidak pernah mengeluh. Ya sudah karena itu semuanya sudah takdir Allah SWT. Semua itu amanat, titipan kepada saya. Bisa ga bisa harus ikhlas. Ikhlas semua itu kembali kepada Allah SWT. Padahal ya anak itu sudah banyak harapan karena apa dikata, Tuhan berkehendak untuk meminta kembali. Ya mudah-mudahan terbaik dan khusnul khatimah dan saya ridho, ikhlas, semua itu hanya titipan Allah, hanya ujian, dan setelah selesai kuliah mau cari-cari beasiswa S2 di Turki katanya. Kalau wisuda nanti pake seragam keluarga, iya. Kalau bisa dia pulang selalu ajak teman-temanya untuk bangun desa ini lebih baik, membuat grup, khusus mahasiswa desa ini untuk memperjuangkan jalan-jalan,” kenangnya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021

Pendidikan Selasa, 13 April 2021 | 13:50 WIB

Terdapat dua negara pilihan untuk kuliah di Timur Tengah, yaitu Mesir dan Maroko.

Umum - Pendidikan, Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021, Mahasiswa Baru Timur Tengah tahun 2021,Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021,Kementerian Agama (Kemenag),Universitas Al Azhar Mesir,calon mahasiwa baru (CAMABA) Timur Tengah

Pentingnya Literasi Media Digital di Era Disrupsi Komunikasi

Pendidikan Jumat, 9 April 2021 | 18:49 WIB

Di era digital dengan kemudahan internet, penyebaran disinformasi yang ada di media sosial menjadi tak terbendung.

Umum - Pendidikan, Pentingnya Literasi Media Digital di Era Disrupsi Komunikasi, Era digital,Literasi Media Digital,Era Disrupsi Komunikasi,penyebaran disinformasi,Media Sosial,Literasi Digital,tren bermedia sosial,masyarakat Indonesia,elaborasi data dan fakta

Lima Syarat Ikut UTBK SBMPTN 2021

Pendidikan Kamis, 8 April 2021 | 12:15 WIB

Calon mahasiswa/i Indonesia yang tidak lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan kembali berjua...

Umum - Pendidikan, Lima Syarat Ikut UTBK SBMPTN 2021, syarat UTBK SBMPTN,Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2021,peserta pendaftaran UTBK,Pendaftaran UTBK,Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK),UTBK

Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability

Pendidikan Kamis, 8 April 2021 | 09:10 WIB

Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability

Umum - Pendidikan, Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability, Sustainability,Pendidikan

Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santr...

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 16:34 WIB

Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santri

Umum - Pendidikan, Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santri, pesantren Tasikmalaya,pesantren Nurul Wafa Tasikmalaya,fasilitas pesantren Nurul Wafa,Nurul Wafa

Robert Koch Jadi Tokoh Sejarah Populer Saat Pandemi, Siapa Dia?

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 13:33 WIB

Robert Koch menjadi orang pertama yang dicatat sejarah berhasil mengidentifikasi mikroorganisme penyebab penyakit.

Umum - Pendidikan, Robert Koch Jadi Tokoh Sejarah Populer Saat Pandemi, Siapa Dia?, Robert Koch,Sejarah, Pandemi Covid-19,Hadiah Nobel Kedokteran,Robert Koch Institut,mikroorganisme,Mikroba

Fungsi Ganda Asteroid: Menyuburkan Hutan Memusnahkan Dinosaurus

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 10:40 WIB

Setelah asteroid itu jatuh, huutan jadi lebih lebat dari sebelumnya.

Umum - Pendidikan, Fungsi Ganda Asteroid: Menyuburkan Hutan Memusnahkan Dinosaurus, Asteroid,Dinosaurus,Hutan,66 juta tahun lalu itu,Chicxulub,Chicxulub,Penabrak Chicxulub

Dituding Menyekap Petinggi Kampus, Aliansi Mahasiswa STIE: Buktikan de...

Pendidikan Senin, 5 April 2021 | 18:52 WIB

20 mahasiswa STIE INABA membantah tuduhan soal penyekapan terhadap ketua yayasan kampus pada saat aliansi mahasiswa meng...

Umum - Pendidikan, Dituding Menyekap Petinggi Kampus, Aliansi Mahasiswa STIE: Buktikan dengan Mediasi, mahasiswa STIE Inaba diskorsing,STIE INABA,skorsing mahasiswa STIE Inaba,gugatan Mahasiswa STIE Inaba,petinggi kampus STIE INABA,kampus STIE INABA

artikel terkait

dewanpers