web analytics
  

Hutan Amazon Brazil Dijual di Facebook, Luasnya 1.000 Lapangan Sepak Bola

Minggu, 28 Februari 2021 16:54 WIB
Umum - Internasional, Hutan Amazon Brazil Dijual di Facebook, Luasnya 1.000 Lapangan Sepak Bola, Hutan Amazon Dijual di Facebook,Hutan Amazon Brazil

Hutan Amazon Brazil. (iStock)

BRAZIL, AYOBANDUNG.COM -- Sebagian dari hutan hujan Amazon Brazil dijual secara ilegal di Facebook. Beberapa plot yang terdaftar melalui layanan iklan baris Facebook memiliki luas 1.000 lapangan sepak bola.

Facebook mengatakan, pihaknya siap bekerja dengan otoritas lokal terkait masalah ini. Namun, raksasa media sosial tersebut mengindikasikan tidak akan mengambil tindakan independen untuk menghentikan perdagangan tersebut.

"Kebijakan perdagangan kami mengharuskan pembeli dan penjual untuk mematuhi hukum dan peraturan," kata Facebook, dilansir di BBC, Minggu (28/2/2021).

Pemimpin salah satu komunitas adat yang terkena dampak telah mendesak perusahaan teknologi tersebut untuk berbuat lebih banyak. Juru kampanye telah mengklaim pemerintah Brazil tidak mau menghentikan penjualan.

"Penjajah tanah merasa sangat diberdayakan sampai-sampai mereka tidak malu menggunakan Facebook untuk membuat kesepakatan tanah ilegal," kata Ivaneide Bandeira, kepala LSM lingkungan Kanindé.

Siapapun dapat menemukan plot tanah yang diserang secara ilegal dengan mengetikkan padanan bahasa Portugis untuk istilah pencarian seperti "hutan", "hutan asli" dan "kayu" ke dalam alat pencarian Facebook Marketplace, dan memilih salah satu negara bagian Amazon sebagai lokasi.

Beberapa daftar iklan menampilkan citra satelit dan koordinat GPS. Banyak iklan penjualan tanah ini datang dari Rondonia, negara bagian yang paling gundul di kawasan hutan hujan Brazil.

Banyak penjual secara terbuka mengakui, mereka tidak memiliki hak atas tanah, satu-satunya dokumen yang membuktikan kepemilikan tanah di bawah hukum Brazil. Kegiatan ilegal tersebut dipicu oleh industri peternakan sapi Brazil.

Deforestasi di Amazon Brazil mencapai titik tertinggi dalam 10 tahun. Marketplace Facebook telah menjadi situs tujuan bagi penjual seperti Fabricio Guimaraes, yang difilmkan oleh kamera tersembunyi.

"Tidak ada risiko pemeriksaan oleh agen negara di sini," katanya saat berjalan melalui sepetak hutan hujan yang telah dibakar hingga rata dengan tanah.

Dengan tanah yang dibuka secara ilegal dan siap untuk bertani, dia telah melipatgandakan harga permintaan awalnya menjadi 35 ribu dolar AS.

Fabricio bukanlah seorang petani. Dia memiliki pekerjaan kelas menengah yang tetap di kota, dan memandang hutan hujan sebagai peluang investasi.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Selundupkan Narkoba ke Lapas, Kucing Ini Ditangkap Polisi

Internasional Senin, 19 April 2021 | 15:03 WIB

Seekor kucing putih ditangkap kepolisian Panama. Kucing tersebut diamankan setelah mencoba menyeludupkan narkoba ke dala...

Umum - Internasional, Selundupkan Narkoba ke Lapas, Kucing Ini Ditangkap Polisi, narkoba,kucing selundupkan narkoba,kucing pengedar narkoba,kucing selundupkan narkoba ke lapas

India Alami Krisis Covid-19, RS Penuh Hingga Oksigen Langka

Internasional Senin, 19 April 2021 | 11:25 WIB

Kementerian Kesehatan India mengatakan akan ada lebih banyak tempat tidur di rumah sakit yang diprioritaskan bagi pasien...

Umum - Internasional, India Alami Krisis Covid-19, RS Penuh Hingga Oksigen Langka, covid-19,covid-19 india,india krisis Covid-19,India

11 Orang Tewas Akibat Kereta Anjlok di Mesir

Internasional Senin, 19 April 2021 | 08:40 WIB

Kereta yang melintas di desa Sandahour, Provinsi Qalyubiya, Mesir, anjlok pada Ahad, 18 April 2021. Akibatnya 11 orang d...

Umum - Internasional, 11 Orang Tewas Akibat Kereta Anjlok di Mesir, Kereta anjlok Mesir,Kereta Anjlok,Kecelakaan Kereta,kecelakaan kereta di mesir

Kematian Covid-19 Global Tembus 3 Juta Jiwa

Internasional Minggu, 18 April 2021 | 07:30 WIB

Amerika Serikat (AS) menempati posisi pertama sebagai negara yang mencatatkan kematian terbanyak, yakni mencapai 566.863...

Umum - Internasional, Kematian Covid-19 Global Tembus 3 Juta Jiwa, Kematian Covid-19,Angka kematian Covid-19,Jumlah kematian Covid-19,kematian Covid-19 dunia,COVID-19

Kerajaan Inggris Gelar Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Internasional Minggu, 18 April 2021 | 06:00 WIB

Ratu duduk terpisah dari anggota keluarga pada upacara sederhana namun suram di Kastil Windsor, sesuai dengan aturan jar...

Umum - Internasional, Kerajaan Inggris Gelar Prosesi Pemakaman Pangeran Philip, Pangeran Philip meninggal,Pangeran Philip dimakamkan,Ratu Elizabeth II,Kerajaan Inggris

Syekh Yusuf Al-Qardhawi Positif Covid-19

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 21:48 WIB

Ulama kenamaan Syekh Yusuf al-Qardhawi dikabarkan terpapar Covid-19. Lewat jejaring sosial twitter resmi. Pendiri Persat...

Umum - Internasional, Syekh Yusuf Al-Qardhawi Positif Covid-19, Yusuf Alqardhawi,Yusuf Alqardhawi positif covid,COVID-19,corona

Proses Pemakaman Pangeran Philip Tertutup dan Terapkan Prokes

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 14:16 WIB

Ratu Elizabeth II akan mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada suaminya, Pangeran Philip, pada upacara pemakaman pad...

Umum - Internasional, Proses Pemakaman Pangeran Philip Tertutup dan Terapkan Prokes, Pangeran Philip,Pemakaman Pangeran Philip,Upacara Pemakaman Pangeran Philip,Pangeran Philip dimakamkan

Picu Kontroversi, Ilmuwan Kembangka Sel Manusia dalam Embrio Monyet 

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 08:07 WIB

Mereka mengembangkan embrio monyet yang mengandung sel manusia di laboratorium. 

Umum - Internasional, Picu Kontroversi, Ilmuwan Kembangka Sel Manusia dalam Embrio Monyet , embrio,manusia,monyet,Penelitian
dewanpers